Jambi, oegopost.id – Distribusi MinyaKita Bulog Jambi terus diperkuat oleh Perum BULOG Kanwil Jambi ke pasar SP2KP di seluruh wilayah provinsi. Langkah ini menjaga ketersediaan minyak goreng rakyat tetap aman dan harga tetap stabil menjelang Idul Adha 2026, dengan fokus utama pada distribusi MinyaKita Bulog Jambi.
Stok MinyaKita Masih Terkendali
BULOG Jambi mencatat stok MinyaKita mencapai 260.000 liter per 21 Mei 2026. BULOG juga terus menerima tambahan pasokan dari produsen untuk menjaga ketersediaan di lapangan.
Dengan stok ini, BULOG langsung mengatur distribusi agar pedagang dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan minyak goreng, terutama saat permintaan mulai naik menjelang hari besar.
SP2KP Jadi Jalur Distribusi Rutin
BULOG Jambi memilih pasar SP2KP sebagai titik utama penyaluran MinyaKita. Pasar ini membantu pemerintah memantau harga dan stok kebutuhan pokok secara langsung di lapangan.
Setiap minggu, BULOG menyalurkan sekitar 60.000 liter MinyaKita ke pasar SP2KP di seluruh kabupaten dan kota di Jambi.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, menegaskan bahwa pihaknya menjalankan distribusi secara rutin.
“Kami menyalurkan sekitar 60 ribu liter setiap minggu ke pasar SP2KP. Kami lakukan ini supaya pedagang punya stok cukup dan masyarakat tetap bisa membeli dengan harga stabil,” kata Wiwin.
Pasar Murah Bantu Tekan Harga
Selain menyalurkan MinyaKita, BULOG Jambi ikut menggelar pasar murah di berbagai daerah. BULOG bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Program ini membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok tanpa terbebani kenaikan harga pasar, terutama menjelang Idul Adha.
BULOG melihat pasar murah sebagai cara cepat untuk menjaga keseimbangan harga di tingkat konsumen.
Penyaluran Bantuan Pangan Dipercepat
BULOG Jambi juga mempercepat distribusi Bantuan Pangan (Banpang) untuk masyarakat penerima manfaat. Langkah ini membantu menjaga kebutuhan pokok tetap terpenuhi menjelang Idul Adha.
Hingga 22 Mei 2026, BULOG sudah menyalurkan 257.967 paket bantuan ke penerima di seluruh Provinsi Jambi.
Jumlah itu setara dengan lebih dari 5,1 juta kilogram beras dan lebih dari 1 juta liter minyak goreng, atau sekitar 71 persen dari total target 363.117 penerima.
Wiwin menjelaskan bahwa percepatan ini membantu pasar tetap stabil.
“Kami percepat penyaluran supaya kebutuhan masyarakat terpenuhi dan tekanan permintaan di pasar bisa berkurang,” ujarnya.
Dampak ke Stabilitas Pasar
BULOG Jambi menggabungkan tiga langkah utama: distribusi SP2KP, pasar murah, dan bantuan pangan. Kombinasi ini membantu menjaga harga tetap stabil di tingkat pengecer.
Dengan suplai yang terus mengalir, BULOG mencegah lonjakan harga yang biasanya terjadi saat permintaan meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Komitmen Jaga Distribusi
BULOG Jambi terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, kantor cabang, dan mitra pengecer. BULOG juga memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke daerah terpencil.
Wiwin menegaskan komitmen itu dengan jelas.
“Kami terus menjaga distribusi MinyaKita dan pangan pokok lainnya agar masyarakat tetap mudah mendapatkannya dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Penutup
BULOG Jambi memperkuat distribusi MinyaKita untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Idul Adha. Dengan dukungan SP2KP, pasar murah, dan bantuan pangan, masyarakat tetap mendapat akses mudah terhadap kebutuhan pokok.
Langkah ini juga membantu pemerintah daerah menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.(ar)









