Stok Beras Jambi Tembus 14.258 Ton, Cukup untuk Lima Bulan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulog Jambi memastikan stok beras mencapai 14.258 ton yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lima bulan ke depan. ( Poto : AI ).

Bulog Jambi memastikan stok beras mencapai 14.258 ton yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lima bulan ke depan. ( Poto : AI ).

Jambi, oegopost.id – Bulog Wilayah Jambi memastikan stok beras Jambi 14.258 ton berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lima bulan ke depan. Jumlah stok beras Jambi 14.258 ton tersebut juga menjadi penopang utama dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

Wiwin menjelaskan bahwa stok beras yang besar memberi Bulog kendali lebih kuat terhadap stabilitas harga. Bulog juga memanfaatkan cadangan tersebut untuk mengantisipasi kondisi darurat dan menjalankan program bantuan pangan pemerintah.

Ia menilai capaian ini mendorong seluruh jajaran Bulog untuk meningkatkan kinerja. Bulog pun terus memperluas kerja sama dengan petani, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan agar pasokan pangan tetap terjaga.

Baca Juga :  restorative justice Jambi: Kasus Pencurian Disetop oleh Kejati

Untuk menambah stok, Bulog menyerap gabah setara 5.000 ton beras. Petani di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kerinci menyumbang sebagian besar hasil panen tersebut karena kedua wilayah itu menjadi sentra produksi pertanian di Jambi.

Selain meningkatkan serapan, Bulog bersama pemerintah daerah merencanakan pembangunan lima gudang baru. Bulog akan membangun gudang tersebut di Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, Sarolangun, Bungo, dan Kerinci, masing-masing dengan kapasitas 1.000 ton.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hadiri Panen Jagung di Sungai Ning, Dukung Ketahanan Pangan Desa

Bulog juga akan melengkapi gudang di Bungo dan Tanjung Jabung Timur dengan mesin penggilingan padi untuk mempercepat proses produksi beras. Saat ini, Bulog menunggu surat hibah dari pemerintah daerah sebagai syarat pengajuan pembangunan. Setelah menerima dokumen tersebut, Bulog segera mengusulkan realisasi proyek. Melalui berbagai langkah ini, Bulog optimistis dapat menjaga ketahanan pangan di Jambi sekaligus mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak
RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055
Hotspot Jambi: BMKG Deteksi 13 Titik Panas, Warga Diminta Waspada Karhutla
Polisi Bongkar Mafia BBM Subsidi di Jambi, Operator SPBU Ikut Bermain
DPRD Jambi Soroti Dugaan PETI Jadi Pemicu Banjir di Sarolangun
251 IUP Tambang Tak Punya RKAB, BPK Soroti Lemahnya Pengawasan di Daerah
Orang Rimba dilibatkan, Bantu Cegah Karhutla Jambi
Muaro Jambi Raih Penghargaan Mitra Pemasyarakatan di HBP ke-62
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 April 2026 - 18:00 WIB

RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055

Selasa, 28 April 2026 - 17:00 WIB

Hotspot Jambi: BMKG Deteksi 13 Titik Panas, Warga Diminta Waspada Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 11:00 WIB

Polisi Bongkar Mafia BBM Subsidi di Jambi, Operator SPBU Ikut Bermain

Selasa, 28 April 2026 - 07:00 WIB

DPRD Jambi Soroti Dugaan PETI Jadi Pemicu Banjir di Sarolangun

Berita Terbaru

Banjir merendam 5 kecamatan dan 26 desa, dengan total 1.552 rumah terdampak.( Poto : kabar sarolangun.com).

Daerah

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:00 WIB