Hujan Deras Picu Longsor di Bungo, Dua Bocah Meninggal Tertimbun Tanah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan bersama warga melakukan evakuasi korban dan membersihkan material longsor yang menghantam rumah warga di Dusun Empelu, Kabupaten Bungo.( Poto : JAMBIUPDATE.CO )

Tim gabungan bersama warga melakukan evakuasi korban dan membersihkan material longsor yang menghantam rumah warga di Dusun Empelu, Kabupaten Bungo.( Poto : JAMBIUPDATE.CO )

Muaro Bungooegopost.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bungo, Jambi, memicu longsor di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, pada Rabu 13 Mei 2026.

Bencana itu merenggut nyawa dua bocah setelah material tanah menghantam rumah warga.

Longsor terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ketika hujan turun tanpa henti sejak pagi.

Tebing di belakang rumah milik Yukamri tidak mampu menahan derasnya air dan kondisi tanah yang labil.

Tanah bercampur batu serta kayu langsung meluncur dan menghancurkan rumah tersebut.

Longsor Hantam Rumah Saat Penghuni Beraktivitas

Saat longsor terjadi, Yukamri sedang memperbaiki perangkat elektronik di teras rumah. Istrinya, Suryani, berada di dapur. Sementara itu, dua anak mereka, Arya dan Revita, bermain di dalam kamar.

Baca Juga :  Distribusi 212 Air Zam Zam Jamaah Haji Batang Hari Tiba di Kemenag, Dibagikan Saat Kepulangan 27 Juni 2026

Warga sekitar mendengar suara gemuruh keras sebelum material longsor menerjang rumah korban. Sejumlah warga langsung berlari menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

Tim SAR, BPBD Kabupaten Bungo, polisi, dan warga kemudian melakukan pencarian secara manual. Mereka berusaha mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan bangunan dan tanah.

Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Selama Empat Jam

Petugas lebih dulu menemukan Suryani dalam kondisi terluka parah. Korban mengalami patah tulang akibat tertimpa puing bangunan.

Tim medis segera membawa Suryani ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Beberapa saat kemudian, tim evakuasi menemukan Arya dalam kondisi meninggal dunia. Petugas lalu melanjutkan pencarian terhadap Revita yang masih berada di bawah timbunan longsor.

Dinas PUPR Kabupaten Bungo mengerahkan alat berat excavator agar proses pencarian berjalan lebih cepat. Setelah pencarian selama beberapa jam, petugas akhirnya menemukan Revita dalam kondisi kritis.

Baca Juga :  Warga Semerah Demo, Desak Kades Dicopot di Kerinci

Tim medis sempat memberikan penanganan intensif kepada korban di rumah sakit. Namun, korban tidak mampu bertahan akibat luka serius yang dialaminya.

BPBD Minta Warga Tetap Waspada

Kepala BPBD Kabupaten Bungo, Zainadi, mengatakan tim gabungan menyelesaikan proses evakuasi dalam waktu sekitar empat jam.

Ia juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan karena hujan deras masih berpotensi mengguyur wilayah Bungo.

Menurut Zainadi, kondisi tanah yang jenuh air sangat mudah memicu longsor, terutama di kawasan perbukitan dan permukiman dekat tebing.

Petugas BPBD bersama aparat setempat masih memantau area longsor untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan sekaligus membantu warga terdampak.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PoU Bungo 2025 Naik Jadi 8,16 Persen, Tertinggi Kedua di Jambi
Kerinci Percepat Digitalisasi Desa Lewat Pengelolaan Website
Lutung Kelabu Terjebak di Kamar Mandi, Damkar Jambi Turun Evakuasi
Angka Ketidakcukupan Pangan Sungai Penuh Tertinggi di Jambi 2025
Polda Jambi Perkuat Komunikasi Publik Lewat Diskusi Bersama Media
PWI Jambi Benahi Data Anggota, Ridwan Agus Targetkan Organisasi Makin Profesional
Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13
Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:00 WIB

PoU Bungo 2025 Naik Jadi 8,16 Persen, Tertinggi Kedua di Jambi

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kerinci Percepat Digitalisasi Desa Lewat Pengelolaan Website

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:54 WIB

Angka Ketidakcukupan Pangan Sungai Penuh Tertinggi di Jambi 2025

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:00 WIB

Polda Jambi Perkuat Komunikasi Publik Lewat Diskusi Bersama Media

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:00 WIB

PWI Jambi Benahi Data Anggota, Ridwan Agus Targetkan Organisasi Makin Profesional

Berita Terbaru