Bank Jambi Perluas Pembiayaan Produktif untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Mahligai Bank Jambi.( poto : istimewa )

Gedung Mahligai Bank Jambi.( poto : istimewa )

Jambi, oegopost.id – Bank Jambi pembiayaan produktif menjadi sorotan karena dinilai memiliki peluang besar untuk memperluas penyaluran kredit di sektor unggulan daerah.

Pengamat perbankan Laila Farhat menilai kondisi ekonomi Jambi saat ini sangat mendukung peningkatan pembiayaan produktif.

Ia menegaskan bahwa Bank Jambi memiliki peran penting sebagai Bank Pembangunan Daerah.

Bank ini menjalankan fungsi intermediasi dengan menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali ke sektor produktif.

Sektor Ekonomi Jambi Jadi Peluang Besar Kredit Produktif

Laila menyebut struktur ekonomi Jambi sangat kuat di sektor perkebunan, pertanian, perdagangan, jasa, dan UMKM. Sektor tersebut menciptakan permintaan pembiayaan yang terus meningkat.

Ia menilai Bank Jambi perlu memanfaatkan peluang ini secara maksimal. Namun, bank tetap harus menjaga prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit.

“Struktur ekonomi Jambi yang ditopang sektor perkebunan, pertanian, perdagangan, jasa, dan UMKM merupakan potensi pasar yang besar bagi Bank Jambi untuk meningkatkan pembiayaan produktif. Peluang ini harus dimanfaatkan dengan tetap menjaga manajemen risiko,” ujar Laila, Senin (1/6/2026).

Baca Juga :  Bank Jambi Punya Peluang Besar Tingkatkan Pembiayaan Produktif

Menurut Laila, pembiayaan produktif memberi dampak langsung pada ekonomi masyarakat. Kredit yang tepat sasaran dapat membantu usaha berkembang lebih cepat.

Selain itu, pembiayaan ini juga menciptakan lapangan kerja baru. Pendapatan masyarakat pun ikut meningkat seiring pertumbuhan usaha.

Laila menekankan pentingnya kualitas dalam ekspansi kredit. Ia meminta bank tidak hanya mengejar pertumbuhan angka pembiayaan.

Ia menjelaskan bahwa kualitas kredit harus tetap dijaga. Bank perlu mengontrol rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL).

“Pertumbuhan pembiayaan harus seimbang dengan kualitas portofolio. NPL dan profitabilitas harus tetap terjaga,” tegasnya.

Digitalisasi Perkuat Akses UMKM

Laila juga menilai transformasi digital Bank Jambi memberi dampak besar. Digitalisasi mempermudah akses layanan keuangan bagi pelaku UMKM.

Baca Juga :  Indonesia–Filipina Perkuat Kerja Sama Nikel Lewat Jalur Industri

Pelaku usaha kecil kini lebih mudah mendapatkan layanan pembiayaan. Hal ini mempercepat inklusi keuangan di daerah.

Dukungan pemerintah daerah sebagai pemegang saham juga memperkuat posisi Bank Jambi. Sinergi ini membantu pengembangan bisnis bank lebih luas.

Bank Jambi juga bisa memperluas basis nasabah. Selain itu, daya saing bank meningkat di tengah persaingan industri perbankan.

Laila optimistis Bank Jambi bisa menjadi motor pembiayaan sektor produktif di daerah. Ia menilai peluang tersebut sangat terbuka.

Namun, ia menekankan pentingnya tata kelola yang baik. Strategi bisnis juga harus adaptif terhadap perubahan ekonomi.

Ke depan, Bank Jambi di harapkan mampu memperkuat perannya. Tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga penggerak utama ekonomi daerah Jambi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inflasi Tahunan Jambi 2026 Tembus 3,85 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama
Harga Cabai Jambi Hari Ini Naik di Angso Duo, Bawang Tetap Stabil
Platform Streaming Musik Buka Peluang Musisi Indonesia Tembus Pasar Global
Dampak Pemangkasan Anggaran dan Tunda Salur TKD Tekan Ekonomi Jambi, Kontraktor Mengeluh
Potensi Energi Terbarukan Jambi Jadi Sorotan di Seminar Nasional Electrical Fair 2026 UNJA
Harga Kentang Kayu Aro Anjlok Saat Panen Raya, Petani Kerinci Keluhkan Penurunan Pendapatan
PEP Jambi dan SKK Migas Sumbagsel Perkuat Transparansi Lewat Media Field Trip Bersama Jurnalis Migas
Polri Awasi Harga TBS Sawit di Jambi, Selisih Harga Capai Rp831 per Kg dan Rugikan Petani Swadaya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Inflasi Tahunan Jambi 2026 Tembus 3,85 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:59 WIB

Harga Cabai Jambi Hari Ini Naik di Angso Duo, Bawang Tetap Stabil

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:44 WIB

Platform Streaming Musik Buka Peluang Musisi Indonesia Tembus Pasar Global

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:00 WIB

Dampak Pemangkasan Anggaran dan Tunda Salur TKD Tekan Ekonomi Jambi, Kontraktor Mengeluh

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:00 WIB

Potensi Energi Terbarukan Jambi Jadi Sorotan di Seminar Nasional Electrical Fair 2026 UNJA

Berita Terbaru