Jambi, oegopost.id – Ratusan warga Jambi kembali mendapatkan harapan penglihatan terang melalui bakti sosial operasi katarak gratis. Tim medis gabungan berhasil mengoperasi sebanyak 209 pasien katarak dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Sebelumnya, sebanyak 506 calon pasien mendaftar untuk mengikuti program pelayanan kesehatan mata ini. Tim medis kemudian menyaring pendaftar hingga 220 orang lolos skrining menuju tindakan bedah.
Tzu Chi Sinar Mas dan RS Rapha Theresia Jambi memprakarsai kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat ini. Pemerintah Provinsi Jambi serta Pemerintah Kota Jambi turut mendukung penuh seluruh rangkaian acara.
Tenaga medis dari TIMA Indonesia juga memberikan pertolongan langsung sepanjang proses tindakan operasi. Relawan Tzu Chi Jambi dan pilar usaha Sinar Mas ikut mengawal pendampingan seluruh pasien.
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, membacakan sambutan resmi Gubernur Jambi, Al Haris. Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran penyelenggara dan tim relawan.
Gubernur menilai aksi ini bukan sekadar memberikan bantuan tindakan pengobatan medis semata. Program kesehatan ini memberi kesempatan warga untuk melihat dunia dan meningkatkan kualitas hidup.
Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Layanan Kesehatan Masyarakat
Pembina Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Cabang Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata, menyoroti pentingnya kepedulian sosial. Pihaknya mengajak semua elemen bergerak bersama membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.
Kepekaan sosial membantu petugas menemukan warga kurang mampu lebih cepat di lapangan. Gerakan bersama ini memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok wilayah.
Direktur RS Rapha Theresia Jambi, dr. FX. Budiarto, MPH, menegaskan peran vital sinergi antarlembaga. Rumah sakit memerlukan bantuan relawan dan pemerintah untuk menjangkau setiap lapisan masyarakat.
Gerakan terpadu dari berbagai pihak menghasilkan kualitas pelayanan medis yang jauh lebih baik. Pasien mendapatkan pendampingan intensif sejak tahap pendaftaran hingga penyembuhan pascaoperasi katarak.
Kehadiran relawan medis dan nonmedis menjadi kunci kelancaran seluruh tahapan bakti sosial. Sebanyak 135 relawan nonmedis mendampingi kebutuhan fisik serta emosional para pasien.
Tim medis menerjunkan 42 tenaga ahli saat proses penyaringan awal calon pasien. Sebanyak 44 tenaga medis lain memimpin tindakan bedah di ruang operasi.
Sentuhan Kasih Sayang Pulihkan Harapan dan Mandiri
Secara keseluruhan, 86 relawan medis menyumbangkan keahlian mereka demi kesembuhan warga Jambi. Dedikasi para dokter dan perawat memastikan seluruh prosedur operasi berjalan aman.
Sekretaris Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Hong Tjhin, menjelaskan esensi misi kemanusiaan lembaga. Pelayanan kesehatan ini tidak hanya menyembuhkan fisik, tetapi juga menghadirkan perhatian hangat.
Penglihatan yang pulih membuka jalan bagi pasien untuk bekerja kembali secara mandiri. Mereka dapat kembali menatap wajah anggota keluarga tercinta dengan jelas dan penuh kebahagiaan.
Hong Tjhin berharap para pasien merasakan penghormatan dan cinta kasih selama pengobatan. Seluruh tim pendamping memberikan perhatian tulus kepada setiap warga yang berobat.
Berbagai pilar bisnis Sinar Mas memberikan dukungan logistik dan operasional secara intensif. Unit usaha seperti APP, Sinar Mas Agribusiness, dan Bank Sinarmas menyokong penuh program ini.
Sinar Mas Mining, Sinar Mas Finance, serta XLSMART juga menerjunkan tim pendamping lapangan. Kolaborasi pilar usaha ini mempermudah proses penjaringan calon pasien dari wilayah terpencil.
Inisiatif Tzu Chi Sinar Mas ini membawa dampak nyata bagi kehidupan 209 penerima manfaat. Kualitas penglihatan yang membaik mendorong warga kembali produktif serta mandiri dalam bermasyarakat.(ar)









