Muaro Jambi, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 di Lapangan Kantor Bupati Muaro Jambi pada Senin, 20 Juli 2026. Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, memimpin langsung jalannya upacara peringatan tersebut sebagai Inspektur Upacara.
Peringatan tahun ini mengusung tema besar tentang pentingnya mencintai keluarga secara terencana demi mencetak sumber daya manusia unggul. Pemerintah daerah menekankan bahwa keluarga memegang peranan paling krusial dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Junaidi membacakan amanat tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd. Menteri menegaskan bahwa perayaan tahunan ini bukan sekadar agenda seremonial rutin tanpa makna mendalam.
Tiga Pilar Utama Memperkuat SDM di Era VUCA
Menteri Wihaji mengingatkan seluruh lapisan masyarakat mengenai besarnya tantangan Era VUCA yang penuh dengan perubahan dan ketidakpastian. Arus disrupsi teknologi digital kini telah merambah hingga ke dalam ruang personal setiap keluarga melalui gawai anak-anak.
Ia mengingatkan bahwa ketahanan institusi keluarga menjadi benteng utama agar generasi muda tidak tergilas oleh perkembangan zaman. Apabila pondasi keluarga rapuh, masa depan anak-anak akan terancam oleh serbuan informasi tanpa filter.
Pemerintah mendorong transformasi sumber daya manusia yang berkesinambungan melalui tiga pilar utama pembangunan keluarga. Pilar pertama berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui percepatan penurunan angka stunting dan pemenuhan gizi seimbang pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Pilar kedua mengedepankan pendidikan karakter yang kuat untuk membentuk pribadi berintegritas tinggi pada diri anak. Sementara pilar ketiga menekankan penguatan ketahanan mental agar anak-anak tumbuh menjadi sosok yang tangguh dan tidak mudah menyerah.
Secara khusus, Menteri memberikan pesan mendalam mengenai peran penting sosok ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Para ayah mendapat imbauan tegas agar meletakkan gawai, memeluk anak, serta membatasi waktu interaksi layar atau screen time.
Kurangnya perhatian serta lemahnya pengasuhan dalam lingkungan keluarga berpotensi memicu berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Fenomena negatif seperti aksi tawuran antarremaja, kasus perundungan, hingga penyalahgunaan narkoba kerap berakar dari kurangnya kasih sayang orang tua.
Penghargaan Desa Berprestasi Serta Peningkatan Usaha Ekonomi Warga
Setelah rangkaian upacara selesai, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menyerahkan berbagai bentuk penghargaan kepada sejumlah desa berprestasi. Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan desa dalam menjalankan program kependudukan dan keluarga berencana secara optimal.
Desa Bukit Makmur yang terletak di Kecamatan Sungai Bahar berhasil menyabet penghargaan sebagai Kampung KB Terbaik I. Prestasi tersebut disusul oleh Desa Tanjung Rajo sebagai Terbaik II dan Desa Sekumbung dari Kecamatan Bahar Selatan sebagai Terbaik III.
Sementara itu, Desa Tangkit yang berada di wilayah Kecamatan Sungai Gelam sukses meraih predikat Rumah Data Kependudukan Terbaik I. Keberhasilan ini membuktikan komitmen pemerintah desa dalam mengelola data kependudukan secara akurat dan akuntabel.
Prestasi tingkat kabupaten tersebut terasa makin membanggakan karena Desa Bukit Makmur dan Desa Tangkit Emas berhasil menorehkan prestasi serupa. Kedua desa tersebut sukses meraih Juara I pada perlombaan tingkat Provinsi Jambi.
Selain membagikan penghargaan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Muaro Jambi memfasilitasi program Emak-Emak Berdikari. Lembaga tersebut memproses sebanyak 671 perizinan usaha bagi para pelaku usaha mikro di wilayah setempat.
Dukungan legalitas usaha tersebut mencakup 347 izin PIRT, 159 Nomor Induk Berusaha, serta 165 sertifikat halal secara resmi. Langkah nyata ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga melalui pemberdayaan para ibu rumah tangga.
Sinergi Lintas Sektor Dalam Upaya Penurunan Stunting Daerah
Pemerintah daerah juga menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas masalah gizi buruk pada anak-anak di seluruh wilayah kabupaten. Langkah konkrit tersebut terwujud melalui penyerahan bantuan sosial bagi anak-anak yang berisiko mengalami kondisi stunting.
Panitia membagikan sebanyak 50 paket bantuan pangan serta 22 kotak susu khusus kepada keluarga penerima manfaat. Pihak penyelenggara menyalurkan bantuan tersebut secara langsung setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Keluarga Nasional selesai.
Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BAZNAS, Dinas Sosial, IPeKB, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi. Kerjasama lintas sektor ini menjadi bukti kuatnya komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi optimistis bahwa kolaborasi erat berbagai pihak akan mempercepat terwujudnya keluarga yang sejahtera. Langkah bersama ini diharapkan mampu menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, serta berdaya saing global.(ar)









