Jakarta, oegopost.id – Operasi Microsleep Hutama Karya menjadi salah satu langkah PT Hutama Karya (Persero) untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan tol. Program ini bertujuan mencegah kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat pengemudi mengalami kelelahan, mengantuk, atau kehilangan konsentrasi saat berkendara.
Hutama Karya menjalankan operasi tersebut secara berkala di berbagai ruas jalan tol yang dikelola perusahaan. Petugas melakukan pemeriksaan kondisi pengemudi, terutama pada waktu rawan seperti malam hingga dini hari ketika risiko microsleep meningkat.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan sejumlah pertanyaan sederhana kepada pengemudi untuk mengetahui tingkat kesiapan sebelum melanjutkan perjalanan. Pengguna jalan yang menunjukkan tanda kelelahan atau mengantuk diarahkan untuk beristirahat di rest area terdekat.
Sementara itu, pengemudi yang masih berada dalam kondisi prima dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan tetap memperhatikan batas kecepatan dan aturan keselamatan di jalan tol.
Edukasi Keselamatan Dorong Pengemudi Lebih Waspada
Selain pemeriksaan kondisi fisik pengemudi, Hutama Karya juga menjalankan Operasi Simpatik dengan pendekatan edukatif. Petugas memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Petugas membagikan materi edukasi, snack, dan kopi sebagai bentuk dukungan kepada pengemudi. Kegiatan tersebut mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan ketika tubuh mulai merasa lelah.
Hutama Karya juga memasang stiker scotlight atau reflektif pada kendaraan angkutan. Pemasangan tanda tersebut bertujuan meningkatkan visibilitas kendaraan, terutama saat melintas pada malam hari.
Materi edukasi yang di berikan mencakup aturan berkendara di jalan tol, bahaya microsleep, informasi peta Jalan Tol Trans Sumatera, serta layanan call center Jalan Tol Hutama Karya.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan perusahaan terus membangun budaya keselamatan berkendara melalui berbagai upaya pencegahan.
“Melalui pelaksanaan Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik di ruas-ruas tol yang dikelola Hutama Karya, kami ingin meningkatkan kesadaran pengguna jalan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga kondisi fisik pengemudi,” ujar Hamdani.
Ia mengingatkan pengguna jalan agar tidak mengabaikan rasa lelah dan mengantuk ketika berkendara. Menurutnya, pengemudi perlu memanfaatkan rest area sebagai tempat beristirahat sebelum kembali meneruskan perjalanan.
Operasi Keselamatan Berlangsung Di Berbagai Ruas Tol
Hutama Karya melaksanakan operasi keselamatan tersebut setiap bulan di seluruh ruas tol yang di kelola perusahaan. Petugas menentukan lokasi dan waktu kegiatan berdasarkan analisis jam rawan, karakteristik lalu lintas, potensi kepadatan, serta pola perjalanan pengguna jalan.
Pada Juni 2026, kegiatan berlangsung di sejumlah wilayah. Di Provinsi DKI Jakarta, petugas menggelar operasi pada 24 Juni di Jalan Tol JORR-S dan 26 Juni di Jalan Tol Akses Tanjung Priok.
Di Provinsi Lampung dan Sumatra Selatan, kegiatan berlangsung pada 13 Juni di Rest Area KM 269 B serta 16 Juni di Rest Area KM 163 A Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung.
Hutama Karya juga menggelar kegiatan pada 19 Juni di Jalan Tol Indralaya–Prabumulih dan 30 Juni di Jalan Tol Palembang–Indralaya.
Di Provinsi Bengkulu, petugas melaksanakan kegiatan pada 26 Juni di Jalan Tol Bengkulu–Taba Penanjung. Sementara di Provinsi Jambi, operasi berlangsung pada 24 Juni di Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi.
Kegiatan keselamatan juga menjangkau Jalan Tol Padang–Sicincin di Sumatra Barat pada 18 Juni serta Jalan Tol Sigli–Banda Aceh di Aceh pada 22 Juni.
Di wilayah Riau, Hutama Karya menggelar operasi pada 12 dan 19 Juni di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai, tepatnya Rest Area KM 45 A dan KM 46 B. Kegiatan serupa juga berlangsung di akses Gerbang Tol XIII Koto Kampar pada tanggal yang sama.
Sementara di Sumatra Utara, operasi berlangsung pada 17 Juni di Ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat serta pada 23 Juni di Jalan Tol Indrapura–Kisaran dan Jalan Tol Binjai–Langsa.
Patroli Harian Cegah Risiko Pengemudi Mengantuk
Selain operasi berkala, Hutama Karya menjalankan patroli rutin setiap hari di sepanjang ruas jalan tol. Petugas akan membantu pengguna jalan yang mengalami kelelahan atau menunjukkan tanda kehilangan fokus saat mengemudi.
Petugas dapat mengarahkan kendaraan untuk menepi agar pengemudi beristirahat sejenak. Langkah tersebut menjadi upaya pencegahan agar risiko kecelakaan akibat microsleep dapat di tekan.
Hamdani menambahkan bahwa keselamatan berkendara membutuhkan kepedulian seluruh pengguna jalan. Ia mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta menjaga kondisi tubuh tetap prima.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, menjaga kondisi fisik tetap prima, serta tidak ragu beristirahat apabila mulai merasa lelah atau mengantuk,” kata Hamdani.
Hutama Karya juga mengajak pengguna jalan memanfaatkan aplikasi Mozy untuk memperoleh informasi perjalanan, termasuk lokasi rest area terdekat. Aplikasi tersebut memiliki fitur Reminder Notification yang mengingatkan pengguna agar beristirahat setiap 30 menit sekali.
Apabila mengalami kendala di jalan tol, pengguna dapat menghubungi call center Jalan Tol Hutama Karya melalui 150-700 atau WhatsApp 08112-77000.
Hutama Karya terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan berkendara, menjaga kecepatan, mengecek kendaraan sebelum perjalanan, dan memastikan keselamatan menjadi prioritas utama hingga tiba di tujuan.(ar)









