Jambi, oegopost.id – Lonjakan Jalan Tol Trans Sumatera terlihat jelas saat libur panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Pada 26 Mei 2026, petugas mencatat 135.262 kendaraan melintas di seluruh ruas JTTS. Angka ini naik 44,32 persen dibanding hari biasa karena mobilitas masyarakat meningkat.
Hutama Karya langsung memperkuat pengawasan di lapangan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Petugas juga aktif memantau kondisi lalu lintas melalui sistem pemantauan real time di setiap ruas tol.
“Selama libur panjang, kami fokus menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan pengguna jalan,” kata perwakilan operasional Hutama Karya.
Lonjakan Arus Perjalanan di Banyak Ruas
Kepadatan terjadi hampir di seluruh jaringan JTTS. Banyak pengendara memanfaatkan tol untuk bepergian ke kota lain, tempat wisata, hingga pulang kampung dalam jarak dekat.
Arus kendaraan meningkat sejak awal libur. Pengendara memilih jalur tol karena bisa memangkas waktu perjalanan dan menghindari jalur arteri yang lebih padat.
Meski jumlah kendaraan naik, arus lalu lintas tetap bergerak stabil. Petugas lapangan aktif mengatur titik-titik yang berpotensi padat agar tidak terjadi antrean panjang.
Ruas Tol yang Paling Ramai
Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 1-4 mencatat volume tertinggi dengan 28.476 kendaraan. Ruas ini juga naik hampir 88 persen dibanding hari normal.
Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih ikut mencatat trafik tinggi dengan 19.004 kendaraan. Sementara itu, Tol Pekanbaru–Dumai dan Terbanggi Besar–Kayu Agung juga ramai dilewati kendaraan selama libur.
Sejumlah pengendara mengaku lebih nyaman menggunakan tol saat libur panjang. “Kalau lewat tol, perjalanan lebih cepat walaupun kadang agak padat,” ujar seorang pengguna jalan di rest area Sumatera Selatan.
Lonjakan Tertinggi Secara Persentase
Tol Padang–Sicincin mencatat lonjakan paling tinggi, mencapai 137,22 persen dengan 4.066 kendaraan. Disusul Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar yang naik 98,34 persen.
Tol Betung–Tempino–Jambi juga ikut mengalami kenaikan meski lebih kecil, yakni 3,68 persen dengan 7.718 kendaraan. Ruas ini tetap penting karena menghubungkan Sumatera Selatan dan Jambi.
Pola ini menunjukkan semakin banyak masyarakat memilih jalur tol untuk perjalanan libur karena lebih cepat dan efisien.
Kesiapan Layanan dan Imbauan Pengguna Jalan
Hutama Karya menjaga seluruh layanan JTTS tetap aktif selama periode libur panjang. Petugas siaga di lapangan, sistem CCTV terus berjalan, dan patroli rutin memperkuat pengawasan.
Perusahaan juga mengingatkan pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Kondisi kendaraan, saldo uang elektronik, dan kondisi tubuh pengemudi menjadi hal penting sebelum masuk tol.
“Keselamatan tetap prioritas utama. Kami minta pengendara berhenti jika merasa lelah,” kata pihak Hutama Karya.
Lonjakan lebih dari 135 ribu kendaraan ini menunjukkan JTTS semakin menjadi jalur utama mobilitas masyarakat Sumatera saat libur panjang.(ar)









