Ivan Wirata Dorong Revitalisasi Air Terjun Telun Berasap untuk Wisata Aman dan Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air terjun telun berasap yang terletak di kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.( poto : istimewa )

Air terjun telun berasap yang terletak di kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.( poto : istimewa )

Kerinci, oegoppst.id – Revitalisasi Air Terjun Telun Berasap menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata. Ia meminta pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan segera memperbaiki fasilitas wisata di Kabupaten Kerinci. Langkah itu bertujuan menciptakan kawasan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Sejumlah Fasilitas Wisata Membutuhkan Perbaikan Demi Keselamatan Pengunjung

Hasil identifikasi lapangan menunjukkan banyak fasilitas masih membutuhkan perbaikan. Kondisi itu berpotensi mengurangi kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko bagi pengunjung.

Petugas menemukan tangga yang licin dan berlumut, handrail berkarat, serta drainase yang belum memadai. Dek pandang juga masih licin dan pagar pengaman perlu diperkuat.

Pengelola juga perlu menambah rambu keselamatan, fasilitas P3K, dan titik evakuasi darurat. Fasilitas tersebut penting untuk meningkatkan standar keamanan kawasan wisata.

Ivan mengusulkan pembangunan tangga berpermukaan anti-slip. Ia juga mengusulkan pemasangan handrail antikarat, perbaikan drainase, pembangunan dek pandang yang lebih aman, penguatan lereng, penataan toilet, serta sistem pengelolaan sampah.

Program Rehabilitasi Dilaksanakan Bertahap Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Pemerintah membagi program rehabilitasi ke dalam beberapa tahap. Tahap pertama berlangsung selama 30 hari.

Baca Juga :  Bukit Khayangan Sungai Penuh Kurang Terawat, Warga Desak Pembenahan Destinasi Wisata

Pada tahap awal, petugas membersihkan kawasan wisata, memasang rambu darurat, dan memperbaiki fasilitas yang mengalami kerusakan ringan.

Tahap berikutnya berlangsung selama satu hingga empat bulan. Pemerintah akan memperbaiki tangga, drainase, pagar pengaman, dan dek pandang.

Setelah itu, pemerintah menata kawasan wisata beserta fasilitas pendukung. Pengelola juga akan menerapkan standar operasional keselamatan secara berkelanjutan.

Ivan turut mengusulkan perbaikan area parkir, loket tiket, gazebo, papan informasi, lampu tenaga surya, pos pengamanan, dan perlengkapan keselamatan wisata.

Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran tahap awal sekitar Rp1,025 miliar. Tim akan menyempurnakan nilai tersebut melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pelatihan Warga Perkuat Pengelolaan Wisata Berbasis Masyarakat Lokal

Ivan tidak hanya mendorong perbaikan infrastruktur. Ia juga mengusulkan pelatihan pengelolaan wisata berbasis masyarakat selama tiga hari bagi warga Desa Kayu Aro.

Baca Juga :  Al Haris Hadiri Paripurna DPRD Jambi Bahas Ranperda Baru

Pelatihan itu melibatkan pengelola warung, petugas parkir, pemandu wisata, Pokdarwis, BUMDes, dan pemerintah desa. Peserta akan mempelajari pelayanan wisata, manajemen parkir, prosedur keselamatan, dan pertolongan pertama.

Program tersebut mengajak Pemerintah Desa Kayu Aro, Dinas Pariwisata, Dinas PUPR, BPBD, Puskesmas, kepolisian, BUMDes, akademisi, Pokdarwis, DPRD, serta pihak yang menyalurkan program CSR.

Ivan menegaskan program itu bertujuan menciptakan kawasan wisata yang aman, bersih, tertib, dan profesional. Menurutnya, kondisi tersebut akan meningkatkan kepuasan wisatawan sekaligus menambah pendapatan masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Kayu Aro tidak hanya melihat wisatawan datang lalu pulang. Mereka harus menjadi pelaku utama yang memperoleh manfaat ekonomi dari sektor ini. Ketika kawasan bersih, aman, dan pelayanan semakin baik, wisatawan akan datang kembali,” tegas Ivan.

Ia berharap Air Terjun Telun Berasap menjadi contoh pengembangan wisata alam berbasis masyarakat di Provinsi Jambi. Model itu mengutamakan keselamatan, kualitas pelayanan, dan pemberdayaan warga.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluator UNESCO Kagumi Kekar Kolom Air Terjun Serintik Hujan Paneh Merangin
Tim Evaluator UNESCO Revalidasi Goa Tiangko Merangin Jambi
Destinasi Wisata Sekitar Bromo Masih Aman Dikunjungi Meski Ada Kebakaran
50 Pemandu Wisata Gunung Masurai Jambi Resmi Mengantongi Sertifikat BNSP untuk Keselamatan Pendaki
Bupati Bungo Tinjau Penataan Kota Muara Bungo dan Infrastruktur Daerah
Paket Wisata Kuala Lumpur Genting Highlands Mulai Rp2,4 Juta, Liburan Lebih Praktis Bersama Gentala Tour
Pemprov Jambi Hadiri Pesona Hoyak Tabuik Pariaman 2026, Dukung Pelestarian Budaya dan Pariwisata
Merangin Miliki 5 Gunung dan 7 Danau, Fakta Geologi Geopark Terungkap
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Evaluator UNESCO Kagumi Kekar Kolom Air Terjun Serintik Hujan Paneh Merangin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Tim Evaluator UNESCO Revalidasi Goa Tiangko Merangin Jambi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Destinasi Wisata Sekitar Bromo Masih Aman Dikunjungi Meski Ada Kebakaran

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:00 WIB

50 Pemandu Wisata Gunung Masurai Jambi Resmi Mengantongi Sertifikat BNSP untuk Keselamatan Pendaki

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bupati Bungo Tinjau Penataan Kota Muara Bungo dan Infrastruktur Daerah

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB