Jambi, oegopost.id – Universitas Jambi (UNJA) resmi melepas lima tim PPK Ormawa yang meraih pendanaan nasional dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Pelepasan berlangsung pada kegiatan bimbingan teknis di Gedung Unifac, Senin (22/6/2026).
Prestasi tersebut mengantarkan UNJA ke peringkat ketiga nasional. Kampus ini juga mencatat jumlah proposal lolos pendanaan terbanyak di wilayah Sumatra.
Capaian itu memperkuat posisi UNJA sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong mahasiswa turun langsung ke masyarakat melalui program pemberdayaan dan pengabdian.
Rektor Sebut Capaian sebagai Bukti Kampus Berdampak
Rektor Helmi menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti nyata penerapan konsep kampus berdampak di lingkungan UNJA.
Menurut Helmi, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik. Kampus juga harus menghadirkan manfaat nyata melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Ini capaian luar biasa. Program ini harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan mendapat dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Helmi meminta seluruh tim menjalankan program secara maksimal. Ia berharap masyarakat dapat merasakan manfaat program secara langsung dan berkelanjutan.
Mahasiswa Siap Hadapi Abdidaya Nasional
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Fauzi Syam, mendorong mahasiswa menampilkan kinerja terbaik pada Abdidaya Nasional di Makassar.
Fauzi mengingatkan bahwa UNJA pernah meraih gelar juara umum pada Abdidaya Nasional 2024 di Kendari. Pengalaman itu menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi tahun ini.
“UNJA pernah juara umum, jadi tidak ada alasan untuk tidak optimistis. Namun yang paling penting adalah dampak program di masyarakat,” katanya.
Selain menjalankan program pemberdayaan, mahasiswa memperoleh manfaat akademik. UNJA mengonversi keikutsertaan dalam program tersebut hingga 20 SKS.
Kampus juga menyetarakan prestasi juara nasional dengan tugas akhir. Kebijakan itu menunjukkan dukungan UNJA terhadap kegiatan mahasiswa yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pemerintah Daerah Siap Mengawal Program
Wali Kota Diza Hazra Aljosha mengapresiasi keterlibatan mahasiswa UNJA dalam program pemberdayaan masyarakat.
Menurut Diza, mahasiswa perlu mengejar prestasi sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kalau bisa juara satu, kenapa harus yang lain? Tapi yang lebih penting adalah manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut. Sekretaris Daerah Budhi Hartono mengatakan empat dari lima proposal akan berjalan di wilayah Muaro Jambi.
Pemerintah daerah siap mendampingi setiap tahapan program. Dukungan itu bertujuan memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ketua Satgas PPK Ormawa UNJA, Fuad Muchlis, menegaskan mahasiswa menyusun seluruh program berdasarkan kebutuhan riil masyarakat.
Tim mahasiswa lebih dahulu melakukan identifikasi lapangan sebelum merancang program. Langkah tersebut membantu mahasiswa menghadirkan solusi yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
Fuad berharap kolaborasi antara kampus, pemerintah daerah, dan pemerintah desa terus berkembang selama program berlangsung.
Kolaborasi itu memperkuat peluang UNJA meraih hasil terbaik pada tingkat nasional. Pada saat yang sama, kerja sama tersebut memperluas manfaat program bagi masyarakat.
Keberhasilan meloloskan lima tim PPK Ormawa ke pendanaan nasional menegaskan komitmen UNJA dalam membina mahasiswa yang unggul dan aktif menggerakkan pemberdayaan masyarakat. Capaian ini juga memperlihatkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi melalui inovasi dan pengabdian.(ar)









