Revitalisasi Satuan Pendidikan Dorong Ekonomi Daerah, Mendikdasmen Targetkan 71.744 Sekolah pada 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikdasmen Abdul Mu'ti (kanan) menandatangani prasasti 32 satuan pendidikan yang telah direvitalisasi.( poto : ANTARA )

Mendikdasmen Abdul Mu'ti (kanan) menandatangani prasasti 32 satuan pendidikan yang telah direvitalisasi.( poto : ANTARA )

Jakarta, oegopost.id – Program revitalisasi satuan pendidikan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Pemerintah ingin menghadirkan ruang belajar yang layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik melalui pembangunan sekolah secara swakelola.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan hal itu saat meresmikan hasil revitalisasi 32 satuan pendidikan tahun 2025. Ia juga menyerahkan mock up program revitalisasi tahun 2026 kepada 12 sekolah di SMP Negeri 2 Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu.

Menurut Abdul Mu’ti, program tersebut akan membuka banyak lapangan pekerjaan. Setiap proyek revitalisasi membutuhkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

“Anggap saja ada 15 pekerja di setiap satuan pendidikan dikalikan 71.744, ada sekitar 1,1 juta pekerja yang merasakan manfaatnya. Kalau revitalisasi ini berjalan, insya Allah ekonomi di daerah ini bergerak,” katanya.

Pemerintah Tambah Kuota Revitalisasi Sekolah Secara Nasional

Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah saat ini menyiapkan kuota sementara untuk 11.744 sekolah pada 2026. Presiden Prabowo Subianto kemudian mengumumkan rencana penambahan sekitar 60 ribu sekolah.

Jika penambahan itu terealisasi, total target revitalisasi mencapai 71.744 sekolah. Program tersebut akan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Hari Koperasi Nasional ke-79: SAH Sebut Koperasi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Kabupaten Purbalingga saat ini memperoleh alokasi revitalisasi bagi 12 sekolah pada 2026. Abdul Mu’ti menilai jumlah itu masih bisa bertambah setelah pemerintah menetapkan kuota nasional.

“Tahun 2026 memang baru alokasi 12 sekolah. Saya katakan ‘baru’ karena itu dari kuota sementara sebanyak 11.744 sekolah. Pak Presiden sudah menyampaikan berulang bahwa tahun ini akan ada tambahan alokasi 60 ribu sekolah lagi,” ujarnya.

Peresmian revitalisasi berlangsung dengan penandatanganan prasasti untuk 32 satuan pendidikan. Program tersebut menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI.

Mendikdasmen Tegaskan Program Harus Bebas Korupsi Seluruhnya

Abdul Mu’ti meminta semua pihak menjaga integritas selama program berlangsung. Ia mengingatkan sekolah agar tidak melayani pihak yang meminta imbalan dengan alasan membantu memperoleh program revitalisasi.

Ia memastikan Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen akan menindak setiap laporan dugaan penyimpangan. Langkah itu bertujuan menjaga pelaksanaan program tetap sesuai aturan.

“Tolong dipastikan jangan ada yang dikorupsi. Kalau ada pihak yang menjanjikan sekolah mendapat program ini dan minta fee, tolong dilaporkan. Inspektorat Jenderal akan turun di mana pun berada karena ini komitmen kami memastikan revitalisasi berjalan sesuai arahan Presiden dan anak-anak bisa sekolah yang aman dan nyaman,” tegasnya.

Baca Juga :  3M Kunci Mutu Pendidikan, Abdul Mu’ti Tekankan Mindset hingga Misi

Purbalingga Terima Anggaran Pendidikan Puluhan Miliar Rupiah

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyambut baik berbagai program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Menurutnya, program tersebut meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Program itu meliputi digitalisasi pembelajaran melalui Interactive Flat Panel (IFP), Program Indonesia Pintar (PIP), dan revitalisasi satuan pendidikan.

Fahmi mengatakan Purbalingga menerima bantuan revitalisasi untuk 44 satuan pendidikan selama 2025 hingga 2026. Sebanyak 32 sekolah menerima bantuan pada 2025, sedangkan 12 sekolah mendapat alokasi pada 2026.

Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp39,58 miliar untuk program tersebut. Dana itu mendukung peningkatan sarana pendidikan di Purbalingga.

Pada PIP 2026 fase pertama, Purbalingga juga menerima anggaran Rp32,25 miliar. Dana itu menyasar 45.651 siswa mulai jenjang Paket A hingga SMA/SMK.

Fahmi juga meminta pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Purbalingga. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare dan kini menunggu penetapan lokasi serta regulasi pendukung.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi
Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa
Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi
Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026
Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan
KEMORI Peduli UNJA 2026 Sambut Mahasiswa Baru Melalui Kegiatan Kepramukaan
UNJA Dorong Riset Digital Lewat Workshop PIPS FKIP
Tiga Tim PPK Ormawa UNJA Lolos Verifikasi Abdidaya 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:28 WIB

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB