3.000 Pelajar Sungai Penuh–Kerinci Deklarasi Tolak Radikalisme, Terorisme, dan Perundungan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan pelajar di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci deklarasi penolakan paham radikal dan terorisme, Kamis (18/6/2026).( poto : ANTARA )

Ribuan pelajar di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci deklarasi penolakan paham radikal dan terorisme, Kamis (18/6/2026).( poto : ANTARA )

Kerinci, oegopost.id – Sebanyak 3.000 pelajar mengikuti deklarasi tolak radikalisme terorisme perundungan di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pada Kamis.

Kegiatan ini menjadi langkah bersama untuk memperkuat karakter generasi muda sekaligus mencegah penyebaran paham radikal, terorisme, dan perilaku perundungan di lingkungan pendidikan.

Pemerintah daerah bersama unsur pendidikan dan aparat keamanan menggerakkan kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan nilai kebangsaan. Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP hingga SMA dan madrasah, baik negeri maupun swasta.

Wakil Gubernur Tekankan Stabilitas Generasi Muda

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menegaskan bahwa stabilitas sosial menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah maupun nasional. Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan sosial sejak dini.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa stabilitas di kalangan pelajar. Menurutnya, penguatan karakter menjadi kebutuhan mendesak di tengah perubahan sosial dan arus informasi yang semakin cepat.

Tantangan Digital dan Penguatan Karakter

Perkembangan teknologi informasi turut memengaruhi pola pikir generasi muda. Pemerintah mencatat pengguna internet di Indonesia telah mencapai 221 juta orang atau 79,5 persen dari total populasi berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital.

Baca Juga :  Beasiswa Miskin SD SMP Sungai Penuh 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kondisi tersebut mendorong perlunya penguatan literasi digital dan pendidikan karakter di sekolah. Pemerintah daerah menilai akses informasi yang luas harus diimbangi dengan pemahaman nilai kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh konten negatif.

Perundungan Masih Jadi Sorotan Pendidikan

Kasus perundungan di lingkungan pendidikan masih menjadi perhatian serius. Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia mencatat 641 kasus perundungan pada 2025, dengan 57 persen terjadi di lingkungan sekolah.

Di Provinsi Jambi, angka perundungan tercatat sekitar 0,49 persen. Pemerintah menilai kondisi ini berdampak langsung pada kesehatan mental siswa, prestasi belajar, dan masa depan anak. Karena itu, sekolah diminta memperkuat pengawasan dan pembinaan karakter.

Kolaborasi Pencegahan Radikalisme

Pemerintah daerah juga menggandeng Satgas Densus 88 Antiteror Wilayah Jambi dalam upaya pencegahan paham radikal di lingkungan pendidikan. Kolaborasi ini dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kepada peserta didik serta tenaga pendidik.

Baca Juga :  Puluhan Siswa MAN 1 Tebo Ikuti Seleksi Paskibra Tebo Ulu

Wakil Gubernur menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci untuk menutup ruang berkembangnya paham ekstrem di kalangan pelajar. Ia meminta seluruh pihak aktif membangun lingkungan sekolah yang aman dan sehat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Muhammad Umar, menyebut kegiatan ini melibatkan 3.000 peserta. Mereka terdiri dari kepala sekolah, guru bimbingan konseling, komite sekolah, serta perwakilan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kerinci dan Sungai Penuh.

Kegiatan ini mengusung tema “Generasi Muda Jambi Merajut Keberagaman, Merawat Persatuan, Utamakan Pendidikan dan NKRI Harga Mati”. Tema tersebut menegaskan pentingnya persatuan dalam dunia pendidikan.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menyampaikan dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter di sekolah. Ia menilai kegiatan ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang aman dari radikalisme dan perundungan.

Sementara itu, Wakil Bupati Kerinci, Murison, mengajak peserta mengikuti kegiatan dengan serius. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga daerah tetap bebas dari paham radikal dan tindakan kekerasan sosial.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Jambi Al Haris Ingatkan Bahaya Judi Online Pelajar di Bungo
Fakultas Humaniora UBR Jambi Menandatangani MoU Bersama FPIS INISMA Jambi
Pemkab Merangin Jalin Kerja Sama dengan Kemendikdasmen Perkuat Literasi dan Bahasa
Drumband SMPN 1 Merangin Sabet Tiga Piala di STIGMA Bupati Cup 2026
Rektor Universitas Islam Tebo Tinjau Kesiapan Sarana Kampus Jelang Ujian Akhir Semester
Marching Band Bahana Syahdu MTsN 7 Bungo Sabet 5 Gelar Juara di STIGMA Competition 2026
Rektor UIN STS Jambi Jadi Narasumber Seminar Nasional Diniyyah Al Azhar
Menteri Kebudayaan Dorong Pemajuan Kebudayaan Jambi Lewat Sektor Ekonomi Budaya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Gubernur Jambi Al Haris Ingatkan Bahaya Judi Online Pelajar di Bungo

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Fakultas Humaniora UBR Jambi Menandatangani MoU Bersama FPIS INISMA Jambi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Pemkab Merangin Jalin Kerja Sama dengan Kemendikdasmen Perkuat Literasi dan Bahasa

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Drumband SMPN 1 Merangin Sabet Tiga Piala di STIGMA Bupati Cup 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Rektor Universitas Islam Tebo Tinjau Kesiapan Sarana Kampus Jelang Ujian Akhir Semester

Berita Terbaru