Jambi, oegopost.id – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melanjutkan pembangunan rest area Tol Betung–Jambi sebagai bagian dari pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Perusahaan tidak hanya mengerjakan ruas Jalan Tol Betung–Jambi Seksi 1A sepanjang 30,8 kilometer, tetapi juga menghadirkan dua kawasan istirahat untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan dan memperkuat aktivitas ekonomi lokal.
HKI menempatkan dua rest area tersebut di STA 24+600. Lokasi pertama berada di sisi A untuk arah Betung–Jambi, sedangkan lokasi kedua berada di sisi B untuk arah Jambi–Betung.
Perusahaan membangun keduanya sebagai rest area tipe A dengan kapasitas hingga 250 kendaraan. Melalui proyek ini, HKI menargetkan layanan perjalanan yang lebih nyaman dan efisien.
Hadirkan Fasilitas Lengkap untuk Pengguna Jalan
HKI melengkapi rest area dengan berbagai fasilitas pendukung. Pengguna jalan nantinya dapat memanfaatkan toilet umum, toilet difabel, ruang laktasi, area makan, SPBU, tempat istirahat, stand UMKM, minimarket, kantin, foodcourt, dan restoran.
Susunan fasilitas tersebut memberi ruang bagi pengguna jalan untuk beristirahat tanpa harus keluar dari koridor tol. HKI juga menyiapkan area yang mendukung kebutuhan keluarga dan perjalanan jarak jauh.
Angkat Identitas Lokal Lewat Desain Arsitektur
HKI memasukkan unsur budaya Sumatra Selatan ke dalam desain kawasan rest area. Perusahaan menerapkan konsep arsitektur yang menampilkan ragam hias flora khas daerah.
Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya, menyampaikan bahwa Rest Area Betung–Jambi 1A menggunakan motif Pucuk Rebung sebagai elemen utama desain.
Motif tersebut merepresentasikan nilai kebaikan, pertumbuhan, dan harapan terhadap perkembangan yang berkelanjutan. Melalui konsep itu, HKI ingin menghadirkan identitas lokal dalam pembangunan infrastruktur modern.
Sediakan Ruang Usaha bagi UMKM
HKI menempatkan aspek ekonomi sebagai salah satu fokus pembangunan rest area. Perusahaan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang bersama infrastruktur baru.
Setiap rest area menyediakan hingga 24 tenant UMKM. Kehadiran tenant tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk lokal kepada pengguna jalan.
Selain menciptakan ruang usaha, proyek ini juga membuka peluang kerja di sekitar kawasan pembangunan.
Terapkan Konsep Hemat Energi
HKI menerapkan prinsip keberlanjutan selama proses pembangunan rest area. Perusahaan memaksimalkan pencahayaan alami untuk membantu penerangan area dalam ruangan.
HKI juga memasang sistem lampu otomatis di area kawasan. Sistem tersebut menyala saat kondisi sekitar mulai redup sehingga penggunaan energi menjadi lebih efisien.
Pendekatan ini membantu pengelolaan operasional yang lebih hemat dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Manfaatkan Teknologi BIM untuk Konstruksi
Selama proses pembangunan, HKI menggunakan teknologi Building Information Modelling (BIM). Teknologi ini membantu tim proyek melihat visualisasi pekerjaan dalam bentuk tiga dimensi.
BIM juga membantu proses penjadwalan dan mendukung pelaksanaan pekerjaan lapangan secara lebih terukur. Dengan pendekatan tersebut, HKI berupaya menjaga kualitas dan efisiensi pembangunan.
Progres Tol Betung–Jambi Sentuh 65 Persen
Hingga akhir Mei 2026, progres pembangunan Jalan Tol Betung–Jambi Seksi 1A mencapai 65 persen.
Setelah beroperasi, ruas ini akan menghubungkan Betung dan Supat Induk dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Saat ini pengguna jalan masih memerlukan sekitar 90 menit melalui jalur nasional.
Resnu menilai penyelesaian Jalan Tol Betung–Jambi Seksi 1A menjadi langkah penting untuk memperkuat jaringan Jalan Tol Trans Sumatera.
Ia berharap proyek tersebut selesai sesuai target sehingga masyarakat dapat menikmati akses perjalanan yang lebih cepat dan distribusi logistik yang lebih lancar.(ar)









