Fase Armuzna Haji 2026 Tuntas, Seluruh Jemaah Indonesia Tinggalkan Mina

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tinggalkan Mina( poto : jambiekspres.co.id )

Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tinggalkan Mina( poto : jambiekspres.co.id )

Jakarta, oegopost.id– Fase Armuzna haji 2026 resmi berakhir. Seluruh jemaah haji Indonesia yang menjalani Nafar Awal maupun Nafar Tsani telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah serta mempersiapkan kepulangan ke Indonesia.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan informasi tersebut saat meninjau proses akhir pergerakan jemaah Indonesia di Mina pada Sabtu, 30 Mei 2026, yang bertepatan dengan 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Menurut Dahnil, keberangkatan jemaah Nafar Tsani menjadi tahap terakhir dalam pergerakan jemaah Indonesia dari Mina menuju Makkah.

Jemaah Nafar Tsani Menutup Rangkaian Pergerakan dari Mina

Dahnil menjelaskan bahwa petugas telah menyelesaikan proses pemulangan jemaah yang mengambil Nafar Tsani. Sebelumnya, petugas lebih dulu mengantar jemaah Nafar Awal meninggalkan Mina sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dengan selesainya keberangkatan kelompok terakhir tersebut, seluruh jemaah Indonesia yang telah menyelesaikan lontar jumrah berhasil menuntaskan tahapan ibadah di Mina.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses berjalan sesuai rencana. Petugas juga mengawal perpindahan jemaah hingga mereka tiba kembali di hotel masing-masing di Makkah.

“Ini merupakan rombongan terakhir setelah kemarin jemaah Nafar Awal juga telah berangkat. Artinya seluruh jemaah kita yang telah menyelesaikan lontar jumrah, baik Nafar Awal maupun Nafar Tsani, sudah tuntas,” ujar Dahnil.

Keberhasilan proses ini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan haji karena melibatkan mobilitas jemaah dalam jumlah besar dalam waktu yang terbatas.

Seluruh Tenda Indonesia di Mina Sudah Kosong

Dahnil memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah meninggalkan Mina hingga pukul 15.00 Waktu Arab Saudi.

Petugas juga memastikan seluruh tenda yang sebelumnya ditempati jemaah Indonesia sudah kosong. Mereka tidak menemukan jemaah yang tertinggal di kawasan tersebut.

Kondisi itu menunjukkan bahwa petugas berhasil menyelesaikan proses pergerakan jemaah sesuai target operasional.

Setelah kembali ke Makkah, para jemaah melanjutkan aktivitas ibadah dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan berikutnya sebelum pulang ke Indonesia.

“Seluruh jemaah haji kita sudah meninggalkan Mina. Mina sudah clear dari jemaah-jemaah kita. Mereka kembali ke hotel dan bersiap untuk berkegiatan selanjutnya di Tanah Haram,” katanya.

Pemerintah Nilai Pelaksanaan Armuzna Berjalan Baik

Dahnil menilai pelaksanaan fase Armuzna haji 2026 berjalan dengan baik. Ia melihat sejumlah kemajuan dalam sistem layanan dan tata kelola yang mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Indonesia pada 8 Mei 2026

Pemerintah menerapkan berbagai penyesuaian selama operasional haji untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah Indonesia.

Menurutnya, berbagai perubahan tersebut membantu petugas menjalankan tugas di lapangan dan mendukung kelancaran aktivitas jemaah selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Alhamdulillah, fase Armuzna sudah kita lalui dengan baik, dengan beberapa kemajuan dan perubahan-perubahan yang sangat signifikan,” ujarnya.

Kementerian Catat Sejumlah Evaluasi

Meski fase puncak haji telah berakhir, Kementerian Haji dan Umrah tetap mengumpulkan berbagai masukan dari jemaah dan petugas.

Dahnil mengatakan kementerian menerima berbagai catatan terkait pelayanan selama pelaksanaan Armuzna. Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan perbaikan pada penyelenggaraan haji mendatang.

Kementerian memberi perhatian khusus pada pelayanan di tenda Arafah dan Mina. Selain itu, kementerian juga mengevaluasi tata kelola mabit di Muzdalifah serta pelaksanaan skema murur.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mempelajari seluruh catatan tersebut secara menyeluruh agar kualitas pelayanan terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Catatan-catatan dari berbagai pihak kami terima dengan baik. Terkait pelayanan di tenda Mina, tenda Arafah, juga tata kelola mabit di Muzdalifah maupun murur, tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami,” jelasnya.

Pemerintah Minta Maaf atas Kekurangan Layanan

Dalam kesempatan yang sama, Dahnil menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah haji Indonesia apabila masih menemukan kekurangan selama pelaksanaan fase Armuzna.

Ia mengakui bahwa penyelenggaraan ibadah haji melibatkan banyak unsur dan berlangsung dalam kondisi yang sangat dinamis. Karena itu, sejumlah kendala maupun kekurangan masih mungkin muncul selama operasional berlangsung.

Meski demikian, pemerintah menerima seluruh kritik dan masukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan.

Menurut Dahnil, kementerian bertanggung jawab atas setiap kekurangan yang muncul selama fase puncak haji.

“Kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah memohon maaf. Selama puncak Armuzna tentu ada beberapa catatan, ada beberapa kesalahan, ada beberapa kekhilafan. Semua kekurangan itu menjadi tanggung jawab kami,” tuturnya.

Dahnil Apresiasi Jemaah dan Petugas Haji

Dahnil memberikan apresiasi kepada jemaah haji Indonesia yang menjaga ketertiban selama berada di Mina.

Baca Juga :  Satgas 3 Juta Rumah Dibentuk, OJK Bantu Atasi Kendala KPR

Menurutnya, kepatuhan jemaah terhadap arahan petugas membantu menjaga kelancaran pergerakan dan pelaksanaan ibadah selama fase Armuzna.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas yang mengabdikan waktu dan tenaga untuk melayani jemaah selama puncak haji berlangsung.

Para petugas menjalankan tugas di berbagai sektor untuk memastikan jemaah memperoleh pelayanan yang optimal selama berada di Tanah Suci.

“Terima kasih untuk jemaah-jemaah yang sudah sangat tertib. Terima kasih juga kepada seluruh petugas yang mendedikasikan dirinya di Mina. Mudah-mudahan semua upaya kita diridai oleh Allah SWT,” ujarnya.

Fokus Beralih ke Fase Pemulangan

Setelah menuntaskan fase Armuzna, penyelenggara haji kini mengalihkan fokus ke fase pemulangan jemaah ke Tanah Air.

Dahnil meminta seluruh petugas tetap menjaga semangat pelayanan hingga seluruh jemaah kembali ke daerah asal masing-masing.

Ia mengingatkan petugas agar tetap hadir dan responsif di hotel-hotel tempat jemaah menginap. Selain itu, ia meminta petugas mempertahankan sikap simpatik dan empatik saat melayani kebutuhan jemaah.

Menurutnya, kualitas pelayanan pada fase pemulangan memiliki peran penting dalam keseluruhan penyelenggaraan ibadah haji.

“Setelah ini kita memasuki fase pemulangan. Kami meminta seluruh petugas untuk tetap bertugas sepenuh hati, penuh dedikasi, tetap responsif di hotel-hotel, serta tetap simpatik dan empatik kepada jemaah,” katanya.

Jemaah Diminta Menjaga Kesehatan Hingga Pulang

Dahnil juga mengimbau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta seluruh jemaah Indonesia untuk menjaga ketertiban selama menunggu jadwal kepulangan.

Ia meminta jemaah mengurangi aktivitas yang tidak perlu di luar hotel agar kondisi fisik tetap terjaga.

Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting agar seluruh jemaah dapat menjalani proses pemulangan dengan aman dan nyaman.

“Kami mengimbau kepada KBIHU yang membawa jemaah, juga kepada seluruh jemaah, untuk tetap tertib. Tidak berlebihan melakukan kegiatan, agar kondisi kesehatan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air,” pungkasnya.

Berakhirnya fase Armuzna haji 2026 menandai selesainya salah satu tahapan terpenting dalam ibadah haji. Setelah seluruh jemaah Indonesia meninggalkan Mina, pemerintah dan petugas kini memusatkan perhatian pada pelayanan pemulangan agar seluruh jemaah dapat kembali ke Indonesia dengan aman, nyaman, dan dalam kondisi sehat.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim
BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi
26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN
Demo Mahasiswa 20 Oktober di Jakarta: Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Tuntutannya
Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Rilis Wilayah Hujan dan Kabut
Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri di Istana Bogor Evaluasi Program Asta Cita Malam Ini
Profil Suroso Isnandar: Doktor ITB yang Ditunjuk Jadi Dirut Baru PLN
Waspada Modus Pinjam Nama Pembeli Mobil Hingga Pengemplang Pajak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:40 WIB

BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:13 WIB

26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Demo Mahasiswa 20 Oktober di Jakarta: Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Tuntutannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Rilis Wilayah Hujan dan Kabut

Berita Terbaru

Ilustrasi Pengemudi mencoba fitur T Intouch with Toyota Remote pada Kijang Innova Zenix terbaru di area parkir.(poto: AI).

Otomotif

Toyota Rilis Innova Zenix Terbaru 2026, Fitur Berubah Drastis

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:30 WIB

Ilustrasi Seorang karyawan membawa kotak barang di kantor Barclays saat pemangkasan 5.000 staf akibat integrasi AI.(poto: AI).

Bisnis

Barclays Pangkas 5.000 Karyawan demi Efisiensi AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:25 WIB

Ilustrasi Suasana sidang pembacaan putusan pembatalan denda pinjol oleh majelis hakim di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.(poto: AI).

Bisnis

Hakim Batalkan Sanksi KPPU Rp 755 Miliar ke 97 Pinjol

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:20 WIB