Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Rilis Wilayah Hujan dan Kabut

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pengendara jas hujan dan pejalan kaki berpayung melintasi jalan raya kota saat hujan ringan mengguyur, Minggu (18/10).(poto: AI).

Ilustrasi Pengendara jas hujan dan pejalan kaki berpayung melintasi jalan raya kota saat hujan ringan mengguyur, Minggu (18/10).(poto: AI).

Jakarta, Oegopost.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis prakiraan cuaca hari ini untuk seluruh wilayah Indonesia pada Minggu (18/10/2026). Mayoritas kota besar di tanah air berpotensi menyambut guyuran hujan ringan hingga udara berkabut tebal.

Prakirawan BMKG Zen Putri menyampaikan perkembangan atmosfer terkini melalui siaran resmi yang dipantau langsung dari Jakarta. Warga perlu mengantisipasi dinamika atmosfer lokal sebelum memulai aktivitas luar ruangan bersama keluarga.

Kondisi udara kabur mendominasi sejumlah wilayah Sumatra meliputi Banda Aceh, Jambi, Palembang, serta Pangkal Pinang. Sementara itu, fenomena asap atau kabut pekat berpeluang menyelimuti kawasan Bandar Lampung.

Kota Medan, Pekanbaru, Padang, dan Bengkulu berpeluang besar menyambut turunnya rintik hujan ringan. Warga Tanjung Pinang wajib meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi kilatan petir yang menyertai hujan lebat.

Wilayah Pulau Jawa menunjukkan dominasi cuaca cerah berawan di kawasan Jakarta serta Semarang sepanjang hari. Daerah Istimewa Yogyakarta bertahan dengan kondisi langit berawan sejak pagi hingga sore nanti.

Kondisi langit Bandung dan Surabaya justru menunjukkan penumpukan awan tebal yang cukup merata. Berbeda dengan wilayah sekitarnya, Kota Serang bersiap menghadapi rintik hujan dengan intensitas ringan.

Beranjak ke Kalimantan, Palangka Raya menghadapi ancaman sebaran kabut tebal maupun sisa partikel asap. Kota Banjarmasin mencatatkan jarak pandang terbatas akibat kemunculan fenomena udara kabur.

Baca Juga :  Pemohon Tarik Gugatan UU APBN 2026 soal Program MBG di MK

Hujan ringan siap membasahi daratan Tanjung Selor, Samarinda, hingga area pesisir barat Pontianak. Masyarakat yang melintas di jalan raya perlu mengontrol laju kendaraan demi menjaga keselamatan perjalanan.

Kepulauan Bali dan Nusa Tenggara menampilkan langit teduh berawan di Kota Denpasar maupun Kupang. Namun, rintik air hujan ringan bakal mengguyur jalanan Kota Mataram sepanjang siang hari.

Kota Makassar menikmati cuaca cerah berawan yang cukup nyaman untuk kegiatan berlibur akhir pekan. Sebaliknya, Kota Manado justru menghadapi udara kabur meski hujan ringan tetap berpeluang turun.

Daftar Wilayah Waspada Ancaman Awan Cumulonimbus Jalur Udara

Kabut asap terpantau menyelimuti Kota Kendari, sedangkan Mamuju dan Palu diprediksi menerima curahan hujan ringan. Perubahan kondisi atmosfer ini menuntut kehati-hatian seluruh operator transportasi darat di Sulawesi.

Wilayah Maluku Utara bersiap menyambut guyuran rintik hujan ringan yang melanda kawasan Ternate. Sementara itu, atmosfer Kota Ambon tampak muram akibat selimut partikel udara kabur.

Sorong, Nabire, serta Merauke di tanah Papua juga menunjukkan jarak pandang pendek akibat udara kabur. Wilayah dataran tinggi Jayawijaya mencatatkan kemunculan fenomena kabut maupun kepulan asap dingin pegunungan.

Baca Juga :  Panas Jambi Capai 36 Derajat, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Warga Manokwari dan Jayapura tetap perlu membawa payung untuk mengantisipasi datangnya hujan berintensitas ringan. Dinamika cuaca kawasan timur Indonesia bergerak cukup dinamis mengikuti pola tiupan angin regional.

Imbauan Keselamatan Penerbangan Menghadapi Dinamika Cuaca Ekstrem Nasional

BMKG turut mengingatkan seluruh penyedia jasa transportasi udara untuk memperhatikan pertumbuhan awan Cumulonimbus. Formasi awan badai pekat ini kerap memicu guncangan hebat pada badan pesawat.

Titik rawan awan gelap terpantau di Selat Malaka bagian utara, perairan tengah, hingga Samudera Hindia barat Aceh. Bahaya serupa mengintai wilayah laut barat Kepulauan Nias serta perairan Natuna bagian utara.

Pertumbuhan awan aktif juga membentang di daratan Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan sekitarnya. Pilot pesawat komersial harus mewaspadai jalur perlintasan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, serta Kalimantan Utara.

Wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, hingga Samudera Pasifik utara Papua turut memicu terbentuknya awan hujan pekat. Penumpang pesawat terbang sebaiknya memantau informasi operasional penerbangan langsung dari pihak maskapai resmi.

Zen Putri menegaskan pentingnya memperbarui laporan cuaca berkala sebelum melakukan perjalanan rute domestik. Kesiapsiagaan bersama sanggup menekan risiko kecelakaan transportasi di tengah kondisi alam yang cepat berubah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim
BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi
26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN
Demo Mahasiswa 20 Oktober di Jakarta: Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Tuntutannya
Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri di Istana Bogor Evaluasi Program Asta Cita Malam Ini
Profil Suroso Isnandar: Doktor ITB yang Ditunjuk Jadi Dirut Baru PLN
Waspada Modus Pinjam Nama Pembeli Mobil Hingga Pengemplang Pajak
KPK Resmi Tahan Lima Tersangka Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa BNPB
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:40 WIB

BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:13 WIB

26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Demo Mahasiswa 20 Oktober di Jakarta: Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Tuntutannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Rilis Wilayah Hujan dan Kabut

Berita Terbaru

Konsol PlayStation dan Nintendo Switch bersanding dengan tumpukan kaset game fisik serta kartu permainan di atas meja.(poto: AI).

Games

Sony Hapus Kaset Game, Nintendo Pertahankan Format Fisik

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:05 WIB

Mahasiswa GERAM Kaltim kecewa atas respons Gubernur Rudy Mas'ud saat temui massa aksi di Samarinda, Rabu (21/10/2026).(poto: kompas.com).

Nasional

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:57 WIB

Ilustrasi Aktivitas pengisian bahan bakar kendaraan oleh petugas di salah satu SPBU Pertamina.(poto: AI).

Kriminal

Polres Ciamis Tangkap Truk Fuso Penguras Ribuan Liter Solar

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:48 WIB

Pengguna mengatur fitur investasi reksa dana otomatis di ponsel pintar untuk mendukung konsistensi menabung rutin.(poto: AI).

Bisnis

Ajaib Rilis Fitur Investasi Reksa Dana Otomatis dari OJK

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:45 WIB