Kajian Fly Over Sungai Penuh–Kerinci Resmi Diusulkan ke Gubernur Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pembangunan fly over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo kini resmi masuk dalam agenda Pemerintah Provinsi Jambi.( Poto :chatGPT )

Ilustrasi pembangunan fly over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo kini resmi masuk dalam agenda Pemerintah Provinsi Jambi.( Poto :chatGPT )

Sungai Penuh, oegopost.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh resmi menyerahkan usulan kajian pembangunan fly over untuk jalur Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo kepada Gubernur Jambi.

Dokumen usulan itu disampaikan dalam agenda Diskusi Rabuan Roadshow Tenaga Ahli Gubernur Jambi Tahun 2026 di Sungai Penuh, Kamis 21 Mei 2026. Ketua Tim Tenaga Ahli Gubernur Jambi menerima langsung berkas tersebut.

Langkah ini muncul sebagai respons atas kebutuhan peningkatan konektivitas di wilayah barat Provinsi Jambi yang selama ini terkendala jarak dan kondisi geografis.

Keterbatasan Akses Masih Tekan Mobilitas Warga

Wilayah Kerinci memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi lokal. Namun, keterbatasan akses jalan masih menjadi hambatan utama.

Warga harus menempuh perjalanan jauh untuk mencapai pusat ekonomi di Jambi maupun Sumatera Barat. Kondisi ini meningkatkan biaya logistik sekaligus memperlambat distribusi barang dan jasa.

Situasi tersebut membuat pemerintah daerah terus mendorong solusi infrastruktur yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Pemkot Tekankan Perlunya Kajian Teknis Mendalam

Pemkot Sungai Penuh menilai usulan ini harus masuk ke tahap kajian teknis agar tidak berhenti sebagai gagasan semata.

Pemerintah daerah juga meminta DPRD Provinsi Jambi dari dapil Sungai Penuh–Kerinci ikut mengawal proses tersebut dalam pembahasan pembangunan daerah.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, Pemkot berharap konektivitas wilayah dapat masuk dalam prioritas pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang.

Gubernur Jambi Minta Perencanaan Berbasis Data

Gubernur Jambi Al Haris menyambut usulan tersebut, namun menekankan bahwa keputusan pembangunan harus berbasis kajian lengkap.

Baca Juga :  Tender Rekonstruksi Jalan Latsitarda Bungo Masuk Tahap Evaluasi, Ini Fakta Lengkapnya

Ia meminta agar setiap rencana infrastruktur besar mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, lingkungan, dan pembiayaan secara menyeluruh.

“Usulan ini akan kita tindak lanjuti, tetapi harus dimulai dari kajian teknis, ekonomi, lingkungan, trase, dan manfaat bagi masyarakat,” kata Al Haris.

Tim Lintas Sektor Disiapkan untuk Kajian Awal

Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan tim kajian yang melibatkan berbagai perangkat daerah dan instansi teknis.

Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Tim Tenaga Ahli Gubernur akan duduk bersama dalam tim tersebut.

Pemerintah daerah di Sungai Penuh dan Kerinci juga ikut dilibatkan untuk memberikan data dan kondisi lapangan secara langsung.

Alternatif Infrastruktur Tidak Hanya Fly Over

Gubernur menegaskan bahwa hasil kajian tidak harus mengarah pada pembangunan fly over semata.

Beberapa opsi lain tetap terbuka, seperti peningkatan jalan eksisting, pembangunan jalan tembus baru, pelebaran ruas jalan, atau kombinasi beberapa solusi transportasi.

Ia menekankan bahwa pemerintah akan memilih opsi yang paling efisien dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Kondisi Geografis Jadi Pertimbangan Utama

Wilayah Kerinci dan Sungai Penuh berada di kawasan pegunungan dengan tingkat kerentanan geologis yang tinggi.

Tim kajian harus memperhitungkan risiko longsor, kawasan konservasi, serta aturan lingkungan yang ketat sebelum menentukan trase pembangunan.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap pembangunan harus tetap menjaga keseimbangan antara aksesibilitas dan kelestarian lingkungan.

Dukungan Pusat Dibutuhkan untuk Proyek Besar

Pemprov Jambi menilai proyek konektivitas berskala besar tidak dapat sepenuhnya mengandalkan APBD provinsi.

Baca Juga :  Jalan Khusus Batu Bara Jambi Percepat Produksi, Pendapatan Daerah Meningkat

Dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Bappenas menjadi faktor penting dalam realisasi pembangunan.

Namun, pemerintah daerah wajib menyiapkan data yang kuat agar usulan dapat di terima di tingkat nasional.

DPRD Didorong Aktif Mengawal Proses

Pemkot Sungai Penuh meminta DPRD Provinsi Jambi dari dapil Sungai Penuh–Kerinci ikut berperan aktif dalam mengawal usulan ini.

Peran legislatif di nilai penting dalam mendorong pembahasan anggaran, menetapkan prioritas pembangunan, serta memperkuat komunikasi lintas pemerintah.

Kolaborasi ini di harapkan mampu mempercepat proses pengambilan keputusan di tingkat provinsi maupun pusat.

Isu Konektivitas Jadi Sorotan Utama

Ketua Tim Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Ir. H. Syahrasaddin, M.Si, menegaskan bahwa konektivitas menjadi isu paling dominan di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.

Ia menyebut akses jalan berdampak langsung pada berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pariwisata.

Seluruh aspirasi yang masuk akan di susun menjadi rekomendasi resmi untuk Gubernur Jambi sebagai bahan tindak lanjut.

Kajian Menentukan Arah Pembangunan

Pemerintah Provinsi Jambi menyusun sejumlah indikator penting dalam kajian awal, mulai dari prioritas ruas, bentuk infrastruktur, biaya pembangunan, hingga dampak lingkungan.

Status lahan dan sumber pembiayaan juga masuk dalam variabel utama yang akan di analisis oleh tim teknis.

Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar penentuan apakah proyek akan berbentuk fly over, jalan tembus, atau alternatif lainnya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ombudsman Jambi Dorong FORKI dan Pemda Perkuat Pembinaan Karate Daerah
DPRD Sarolangun Desak Pemkab Bertindak Tegas Atasi Anjloknya Harga TBS Sawit
Danrem Nyamin Resmi Buka Karya Bakti TNI AD 2026 di Sarolangun
Mulai 2026, Muaro Jambi Stop Sewa Kendaraan Dinas, Ini Alasannya
Tiga Ruang SMPN 9 Kebon IX Hangus, Api Muncul Saat Subuh
Festival Baselang Padi Tanah Darat Hidupkan Tradisi Tebo, Warga Antusias
Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab, Kasat Polairud dan Kapolsek Berganti
Polres Tebo Tempel Stiker 110 di 67 Kendaraan, Ini Tujuan Sebenarnya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ombudsman Jambi Dorong FORKI dan Pemda Perkuat Pembinaan Karate Daerah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:00 WIB

Danrem Nyamin Resmi Buka Karya Bakti TNI AD 2026 di Sarolangun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:14 WIB

Kajian Fly Over Sungai Penuh–Kerinci Resmi Diusulkan ke Gubernur Jambi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:00 WIB

Mulai 2026, Muaro Jambi Stop Sewa Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:00 WIB

Tiga Ruang SMPN 9 Kebon IX Hangus, Api Muncul Saat Subuh

Berita Terbaru