Jambi, oegopost.id – Pemadaman listrik Jambi 2026 terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi pada Kamis, 28 Mei 2026 akibat gangguan sistem kelistrikan interkoneksi Sumatera bagian selatan (S2JB). Kondisi ini langsung memengaruhi aktivitas warga karena aliran listrik berhenti sejak pagi di beberapa titik.
Warga di sejumlah kawasan merasakan dampaknya pada rumah tangga, layanan publik, hingga kegiatan usaha. PLN kemudian bergerak menangani gangguan agar sistem kembali stabil.
Gangguan Sistem S2JB Picu Pemadaman Bertahap
Gangguan pada sistem interkoneksi S2JB mulai terlihat sejak pagi hari. Sistem kelistrikan yang mengalirkan listrik ke wilayah Sumatera bagian selatan, termasuk Jambi, mengalami ketidakstabilan.
Sekitar pukul 08.53 WIB, beberapa wilayah langsung kehilangan pasokan listrik. Kondisi berlanjut pada pukul 09.34 WIB di titik lain, sehingga pemadaman terjadi secara bertahap.
PLN menjelaskan bahwa sistem otomatis melakukan penyesuaian beban untuk mencegah gangguan meluas ke jaringan yang lebih besar.
Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya Terdampak
Sejumlah wilayah di Kota Jambi dan sekitarnya ikut terdampak pemadaman ini. Kota Baru, Sungai Gelam, hingga jalur Jambi–Muara Bulian termasuk daerah yang mengalami gangguan listrik.
Beberapa desa seperti Bertam Dalam, Desa Baru, Tanjung Pauh, Plempang, Talang Kerinci, Panerokan, dan kawasan lain juga merasakan kondisi serupa.
Aktivitas warga ikut terganggu, termasuk layanan pendidikan, kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan sebagian usaha kecil.
Seorang warga Kota Baru mengaku aktivitas pagi hari langsung terhenti.
“Baru mau mulai kerja, listrik langsung mati. Jadi semua kegiatan ikut berhenti,” katanya.
PLN Lakukan Penanganan dan Pemulihan Sistem
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UIW S2JB) langsung menurunkan tim teknis untuk menangani gangguan sistem.
PLN menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tim di lapangan bekerja untuk memulihkan aliran listrik secara bertahap agar sistem kembali normal.
PLN juga menegaskan bahwa langkah ini bertujuan menjaga keandalan jaringan listrik jangka panjang, bukan hanya pemulihan sementara.
“Tim kami terus bekerja untuk memulihkan sistem agar listrik kembali normal secara bertahap,” ujar perwakilan PLN dalam keterangan resminya.
Proses Pemulihan Masih Berlangsung
Hingga siang hari, PLN masih melakukan perbaikan di sejumlah titik terdampak. Petugas teknis memantau kondisi jaringan agar tidak terjadi gangguan lanjutan.
Warga mulai merasakan pemulihan listrik di beberapa wilayah secara bertahap, meski sebagian area masih mengalami pemadaman sementara.
PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan listrik secara bijak setelah aliran kembali normal.(ar)









