Pendaki Tersambar Petir di Gunung Monrolo, Satu Meninggal

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR menyiapkan proses penurunan jenazah. Pada Senin pagi (25/5/2026), 20 personel tambahan naik ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi.( Poto : ANTARA )

Tim SAR menyiapkan proses penurunan jenazah. Pada Senin pagi (25/5/2026), 20 personel tambahan naik ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi.( Poto : ANTARA )

Marosoegopost.id – Lima pendaki mengalami pendaki tersambar petir maros saat berada di puncak Gunung Monrolo, Kabupaten Maros. Fauzan (25) meninggal di lokasi, sementara empat rekannya selamat setelah cuaca ekstrem tiba-tiba melanda kawasan tersebut.

Cuaca Berubah Cepat di Puncak Gunung

Rombongan mulai mendaki pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 17.20 WITA menuju puncak Gunung Monrolo di wilayah Tompobulu.

Awalnya cuaca terlihat mendukung. Namun, saat mereka mencapai puncak, hujan deras langsung turun dan petir mulai menyambar di sekitar area.

Meski kondisi berbahaya, rombongan tetap mengambil dokumentasi di puncak. Tak lama kemudian, petir menyambar area tersebut dan mengenai para pendaki.

“Kami menerima laporan bahwa cuaca berubah sangat cepat dan petir langsung mengenai rombongan di puncak,” ujar Muhammad Arif Anwar dari Basarnas Kelas A Makassar.

Tim SAR Bergerak di Tengah Malam

Warga dan tim pendaki lain melaporkan kejadian itu ke Basarnas pada pukul 20.28 WITA. Setelah itu, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi.

Baca Juga :  bule masuk tol Mandara, Viral di Medsos dan Langsung Dievakuasi

Sebanyak 22 personel dari Basarnas, BPBD Maros, Damkar, SAR Unhas, relawan, dan warga lokal turun membantu pencarian.

Tim tiba di kaki gunung sekitar pukul 23.30 WITA. Tanpa menunggu lama, mereka langsung mendaki malam menuju lokasi korban.

Medan terjal, licin, dan berbatu membuat perjalanan sangat berat. Tim beberapa kali berhenti untuk memasang tali di jalur curam agar bisa terus naik dengan aman.

Evakuasi di Jalur Ekstrem

Tim akhirnya mencapai lokasi korban pada pukul 05.50 WITA setelah perjalanan panjang di malam hari.

Gunung Monrolo memiliki ketinggian sekitar 1.109 mdpl. Jalurnya terkenal curam dan penuh batu besar, sehingga tim harus bekerja ekstra hati-hati.

Salah satu petugas SAR menjelaskan tantangan di lapangan.

Baca Juga :  ESDM Tangani 7 Kasus Tambang Ilegal, Negara Rugi Rp857 Miliar

“Kami harus pasang tali di beberapa titik karena jalurnya sangat curam dan licin. Kondisi ini memperlambat proses evakuasi,” ujarnya.

Proses Turun Gunung Berjalan Bertahap

Setelah menemukan korban, tim SAR menyiapkan proses penurunan jenazah. Pada Senin pagi (25/5/2026), 20 personel tambahan naik ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi.

Tim bekerja bersama-sama menurunkan jenazah melalui jalur yang sama. Mereka menyelesaikan proses sekitar 3,5 jam hingga akhirnya mencapai kaki gunung.

Jenazah Fauzan tiba di bawah pada pukul 09.20 WITA. Tim langsung membawa jenazah ke Puskesmas Tompobulu menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.

Imbauan untuk Pendaki

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya membaca kondisi cuaca sebelum mendaki. Petir di area puncak sangat berbahaya dan bisa terjadi tiba-tiba.

Tim SAR mengingatkan pendaki untuk segera turun jika cuaca mulai memburuk, terutama di area terbuka seperti puncak gunung.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah
KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda
Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Akses Jalan NTT Tertutup Longsor, BNPB Kerahkan Helikopter dan Starlink
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan terus memperkuat standar layanan peserta JKN kesehatan melalui peluncuran program Customer eXcellence 126 atau CX126.(poto: ist).

Kesehatan

BPJS Kesehatan Dorong Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

Senin, 7 Sep 2026 - 19:37 WIB

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan puncak Karhutla secara virtual pada Senin (7/9/2026).(poto: jamberita.com).

Daerah

Pemprov Jambi Merangkul Pemegang HGU Cegah Karhutla 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 19:30 WIB