Jambi, oegopost.id – Pemerintah pusat memperluas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan lembaga pemasyarakatan di Provinsi Jambi.
Program ini berjalan di lima lokasi yang sudah ditetapkan. Wilayah tersebut meliputi Tebo, Sarolangun, Kuala Tungkal, dan beberapa daerah lain yang masih dalam tahap persiapan teknis.
Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menyampaikan bahwa pemerintah pusat memilih lokasi berdasarkan kebutuhan dan kesiapan daerah.
Ia mengatakan tim masih memeriksa kesiapan lapangan secara detail agar program berjalan lancar.
Lapas Fokus Latih Warga Binaan
Irwan menegaskan bahwa pihak pemasyarakatan tidak hanya menyiapkan fasilitas pendukung. Ia juga meminta lapas melatih warga binaan agar memiliki keterampilan kerja.
Setiap lapas di Jambi mulai menggelar pelatihan tata boga. Warga binaan ikut pelatihan teori dan praktik di dapur lapas.
Mereka belajar cara mengolah makanan dan mengelola dapur dengan standar kerja yang baik.
Skema Tenaga Kerja Dapur MBG
Dapur MBG tidak beroperasi di dalam lapas. Pemerintah menempatkan dapur di luar area pemasyarakatan.
Setiap dapur melibatkan 46 pekerja. Komposisinya terdiri dari 26 tenaga profesional dan 20 warga binaan yang memenuhi syarat kerja.
Tujuan Program MBG di Jambi
Program MBG tidak hanya menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat. Program ini juga membuka kesempatan kerja bagi warga binaan. Pemerintah ingin meningkatkan keterampilan mereka melalui pelatihan langsung di lapangan.(ar)









