Komisi II DPRD Sungai Penuh Soroti Tata Kelola Retribusi Parkir dan Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi II DPRD Sungai Penuh menyoroti tata kelola retribusi parkir dan pasar yang dinilai belum optimal. ( Poto : JAMBIEKSPRES.CO.ID ).

Komisi II DPRD Sungai Penuh menyoroti tata kelola retribusi parkir dan pasar yang dinilai belum optimal. ( Poto : JAMBIEKSPRES.CO.ID ).

Sungai Penuh, oegopost.id – Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh menyoroti serius lemahnya pengelolaan retribusi parkir dan layanan pasar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pada Kamis, 7 Mei 2026.

Wakil Ketua Komisi II, Indra Apdi Saputra, memimpin rapat tersebut dan membahas potensi kebocoran pendapatan asli daerah akibat lemahnya sistem pengawasan.

Pengelola Parkir Dinilai Belum Tertib Administrasi

Dalam rapat itu, DPRD mengungkap bahwa pengelolaan titik parkir di Kota Sungai Penuh belum berjalan tertib secara administrasi.

Dinas Perhubungan mencatat 36 titik parkir berada di kawasan dalam kota dan 9 titik lainnya di area Pasar Tanjung Bajure. Namun, petugas parkir di lapangan belum memiliki Surat Perintah Tugas (SPT) yang terbaru.

Kondisi ini membuat Komisi II menilai sistem pengelolaan parkir masih lemah dan berpotensi menimbulkan ketidakteraturan dalam pemungutan retribusi.

Baca Juga :  Kritik Pedas Bimtek BPD Sungai Penuh: Habiskan Anggaran Daerah, Pengawasan Desa Tetap Mandul

DPRD Temukan Potensi Pungutan Tidak Resmi

Anggota Komisi II DPRD mempertanyakan mekanisme pengawasan yang belum berjalan maksimal.

Mereka menilai kondisi tersebut membuka peluang terjadinya pungutan yang tidak sesuai dengan aturan resmi.

DPRD menegaskan bahwa ketidakjelasan legalitas petugas di lapangan dapat memicu praktik tidak sah dalam pengelolaan retribusi parkir.

Karena itu, DPRD meminta pemerintah kota segera menertibkan administrasi dan menetapkan dasar hukum yang jelas bagi seluruh petugas.

Pemerintah Jelaskan Retribusi Resmi Masih Terbatas

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah menjelaskan bahwa Dinas Perdagangan dan Perindustrian hanya mengelola retribusi resmi dari layanan distribusi pasar.

Penjelasan ini kemudian memicu pertanyaan lanjutan dari DPRD terkait praktik pungutan parkir yang masih berlangsung di lapangan tanpa kejelasan regulasi.

DPRD Minta Tindakan Nyata di Lapangan

Komisi II DPRD meminta pemerintah kota tidak hanya mengimbau masyarakat untuk melapor, tetapi juga memperkuat pengawasan serta melakukan penindakan langsung terhadap potensi pungutan liar.

Baca Juga :  Bakti Sosial Operasi Katarak Jambi Bantu 209 Pasien Kembali Melihat Dunia

DPRD menilai langkah konkret lebih penting untuk menutup celah penyimpangan retribusi.

DPRD Soroti Keterlambatan Gaji Petugas Kebersihan

Selain retribusi, DPRD juga menyoroti keterlambatan pembayaran gaji petugas kebersihan. Kondisi ini berdampak pada kualitas pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.

DPRD meminta pemerintah daerah memastikan pembayaran hak tenaga lapangan dilakukan tepat waktu agar layanan tetap berjalan optimal.

Komitmen Pengawasan Berkelanjutan

Rapat ditutup dengan penegasan Komisi II DPRD yang akan terus mengawasi perbaikan sistem pengelolaan retribusi dan pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.

DPRD menargetkan perbaikan tata kelola agar pendapatan daerah meningkat dan pelayanan masyarakat berjalan lebih transparan serta tertib.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resep Gulai Keladi Khas Kerinci yang Gurih
Subuh Keliling di Jambi, Kapolda Ingatkan Narkoba Vape
Wakapolda Jambi Hadiri Pengajian Al-Hidayah, Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Kebakaran Maut di Rimbo Ulu Tebo Hanguskan Rumah dan Renggut Nyawa
WPI Jambi Resmi Dilantik, Perkuat Literasi Perempuan
Prakiraan Cuaca Jambi 25 Oktober: Waspada Potensi Hujan Petir
Polres Muaro Jambi Kenalkan Call Center 110 di Mendalo Darat
Kapolda dan Kajati Jambi Bahas Penegakan Hukum Transparan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Resep Gulai Keladi Khas Kerinci yang Gurih

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Subuh Keliling di Jambi, Kapolda Ingatkan Narkoba Vape

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Wakapolda Jambi Hadiri Pengajian Al-Hidayah, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Kebakaran Maut di Rimbo Ulu Tebo Hanguskan Rumah dan Renggut Nyawa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

WPI Jambi Resmi Dilantik, Perkuat Literasi Perempuan

Berita Terbaru

Gulai Keladi.(poto: youtube Alzam UA).

Daerah

Resep Gulai Keladi Khas Kerinci yang Gurih

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:45 WIB

Ilustrasi Dirut Bank BSN Alex Sofjan Noor mengisi kuliah umum perbankan syariah di UINSU Medan.(poto: AI).

Ekonomi

Pangsa Pasar Bank Syariah RI Masih 7,36 Persen, Ini Pemicunya

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:30 WIB

Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Nurul Huda, Sungai Putri, Kec. Telanaipura, Kota Jambi, pada Sabtu (24/10/2026).(poto: tribratanews.jambi.polri.go.id).

Daerah

Subuh Keliling di Jambi, Kapolda Ingatkan Narkoba Vape

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:23 WIB