Beasiswa MTCP Malaysia 2026 Dibuka, Peluang S2 Fully Funded di Negeri Jiran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beasiswa MTCP Malaysia 2026 resmi dibuka untuk jenjang S2 dengan pendanaan penuh. Program ini menawarkan kuliah gratis di Malaysia. ( Poto : dok. scholarships Future ).

Beasiswa MTCP Malaysia 2026 resmi dibuka untuk jenjang S2 dengan pendanaan penuh. Program ini menawarkan kuliah gratis di Malaysia. ( Poto : dok. scholarships Future ).

Jakarta, oegopost.id – Pemerintah Malaysia melalui Malaysian Technical Cooperation Programme (MTCP) resmi membuka pendaftaran beasiswa S2 untuk tahun akademik 2026/2027.

Program ini memberi kesempatan kepada pelamar dari negara mitra, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan studi di berbagai universitas di Malaysia dengan pendanaan penuh.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Malaysia mengelola MTCP sebagai bagian dari kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di negara berkembang.

Tujuan program mendukung pengembangan SDM

MTCP bertujuan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong lulusan agar berkontribusi pada pembangunan di negara asal mereka

. Dengan demikian, program ini tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pada dampak jangka panjang.

Persyaratan pelamar yang harus dipenuhi

Untuk mendaftar, pelamar harus memenuhi beberapa kriteria berikut. Pertama, pelamar berasal dari negara mitra MTCP. Kedua, pelamar sudah menyelesaikan pendidikan S1 dengan IPK minimal 3.00 atau setara.

Selanjutnya, pelamar harus berusia maksimal 45 tahun saat mendaftar. Selain itu, pelamar juga harus memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS minimal 6.0 atau TOEFL iBT minimal 60.

Baca Juga :  Universitas Jambi Gembleng 14 Finalis Duta Kampus UNJA 2026

Di samping itu, pelamar perlu menyertakan bukti kesehatan yang menunjukkan kondisi fisik yang baik.

Fasilitas beasiswa yang diberikan

MTCP memberikan sejumlah fasilitas kepada penerima beasiswa. Pertama, program ini menanggung biaya kuliah secara penuh. Kemudian, penerima juga mendapatkan tunjangan hidup bulanan selama masa studi.

Tidak hanya itu, program ini juga menyediakan tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi. Selain itu, penerima juga memperoleh bantuan tambahan seperti buku dan kebutuhan akademik lainnya.

Dokumen pendaftaran yang perlu disiapkan

Pelamar perlu menyiapkan beberapa dokumen penting sebelum mendaftar. Pertama, pelamar harus menyiapkan paspor dengan masa berlaku minimal 12 bulan.

Kemudian, pelamar juga harus melampirkan transkrip akademik resmi.

Selanjutnya, pelamar perlu mengunggah sertifikat bahasa Inggris dan Curriculum Vitae (CV) terbaru. Di samping itu, pelamar juga harus melampirkan dua surat rekomendasi dari dosen atau atasan.

Terakhir, pelamar wajib menyertakan Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di Malaysia serta laporan kesehatan.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Perpanjang PJJ Akibat Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat

Bidang studi prioritas yang didukung

MTCP memprioritaskan beberapa bidang studi strategis. Misalnya, program ini mendukung bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Ekonomi dan Perdagangan, serta STEM.

Selain itu, MTCP juga mendukung bidang Ketahanan Pangan, Keuangan Islam, Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Lingkungan.

Namun demikian, program ini tidak mencakup jurusan Kedokteran, Keperawatan, dan Farmasi Klinis.

Jadwal pendaftaran dan proses seleksi

Pemerintah Malaysia membuka pendaftaran MTCP mulai 4 Mei hingga 12 Juni 2026. Setelah itu, panitia melakukan seleksi dan mengumumkan peserta yang lolos wawancara pada 6 Juli 2026.

Kemudian, peserta yang lolos akan memulai perkuliahan pada September atau Oktober 2026.

Mekanisme pendaftaran beasiswa

Pelamar melakukan pendaftaran secara online melalui situs resmi MTCP. Selain itu, pelamar wajib memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di Malaysia.

Namun, jika pelamar belum mendapatkan LoA penuh, mereka masih dapat mengunggah conditional offer atau bukti pendaftaran.

Sementara itu, biaya pendaftaran universitas tetap menjadi tanggungan pribadi pelamar.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 Prodi Pascasarjana UNJA Raih Akreditasi Internasional ASIIN
Ancaman Nyata Pembajakan Kebijakan Sumber Daya Alam
Al Haris Tinjau Proyek Sekolah Rakyat Bungo Berkapasitas 2.520 Siswa
Dosen PGSD UNJA Latih Guru Kerinci Buat Media Pembelajaran Digital
Kabut Asap Kepung Jambi, Jadwal Kalender Pendidikan SMP Dipastikan Aman
SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi
Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa
Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:54 WIB

5 Prodi Pascasarjana UNJA Raih Akreditasi Internasional ASIIN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Ancaman Nyata Pembajakan Kebijakan Sumber Daya Alam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Al Haris Tinjau Proyek Sekolah Rakyat Bungo Berkapasitas 2.520 Siswa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Dosen PGSD UNJA Latih Guru Kerinci Buat Media Pembelajaran Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Kabut Asap Kepung Jambi, Jadwal Kalender Pendidikan SMP Dipastikan Aman

Berita Terbaru

Ilustarsi Seorang pemuda melihat kotak iPhone 18 yang dipajang di etalase toko elektronik Charsou Mall, Teheran.(poto: AI).

Gadget

iPhone 18 Masuk Pasar Gelap Iran Meski Ditekan Sanksi

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:48 WIB

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(poto: istimewa).

Internasional

Panas Pemilu Israel: Netanyahu dan Rival Saling Serang Pakai AI

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:41 WIB

Simulasi empat agen AI Gemini saat berkoordinasi melawan Ender Dragon di game Minecraft.(poto: AI).

Games

Empat Agen AI Gemini Sukses Tamatkan Minecraft

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:51 WIB

Ilustrasi Gamer memainkan game via Xbox Cloud Playtime di smartphone dengan kuota waktu tanpa konsol fisik di ruang keluarga.(poto: AI).

Games

Xbox Uji Cloud Playtime, Main Game Tanpa Konsol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:46 WIB