Jambi, oegopost.id – Penilaian ASN Kemenkum Jambi melanjutkan pelaksanaan hari kedua Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural bagi pejabat manajerial dan pegawai negeri sipil (non manajerial) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kanwil Kemenkum Jambi pada Rabu (6/5/2026), serta berjalan tertib dan terarah.
Selain itu, Kanwil Kemenkum Jambi bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum untuk memperkuat penerapan sistem merit.
Kerja sama ini juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur secara berkelanjutan.
Peserta Ikuti Analisis Kasus hingga Wawancara Kompetensi
Pada hari kedua, para peserta mengikuti tahapan lanjutan penilaian kompetensi. Tim asesor dari BPSDM Hukum menguji peserta melalui analisis kasus, kemudian melanjutkan dengan wawancara kompetensi manajerial, serta penilaian sosial kultural.
Selanjutnya, asesor ahli utama dan asesor madya mengawasi langsung proses penilaian tersebut. Dengan demikian, seluruh tahapan berjalan sesuai standar dan metode yang telah ditetapkan.
Kakanwil Tekankan Pentingnya Objektivitas Penilaian
Di samping itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi, Jonson Siagian, menegaskan pentingnya penilaian kompetensi sebagai alat ukur objektif kemampuan pegawai.
Ia juga menambahkan bahwa hasil penilaian menjadi dasar utama dalam pengembangan karier ASN.
Menurutnya, melalui pemetaan kompetensi ini, organisasi dapat menempatkan pegawai secara lebih tepat. Oleh karena itu, pengelolaan SDM dapat berjalan lebih efektif dan sesuai kebutuhan.
“Penilaian kompetensi ini membantu kami memetakan kemampuan pegawai secara objektif sehingga penempatan dan pengembangan SDM lebih sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujar Jonson Siagian.
BPSDM Hukum Dukung Proses Penilaian Kompetensi
Sementara itu, Kepala Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM Hukum, Eva Gantini, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia bersama jajaran pimpinan tinggi pratama Kanwil Kemenkum Jambi mengawasi langsung pelaksanaan kegiatan.
Di sisi lain, para peserta mengikuti seluruh rangkaian penilaian dengan disiplin. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas ASN di lingkungan Kemenkum.
Hasil Penilaian Jadi Dasar Pengembangan SDM
Akhirnya, Kanwil Kemenkum Jambi menargetkan hasil penilaian ini menghasilkan pemetaan kompetensi ASN yang lebih akurat dan komprehensif.
Dengan demikian, data tersebut dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pengembangan sumber daya manusia.
Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat birokrasi yang profesional, adaptif, serta berdaya saing tinggi di lingkungan Kementerian Hukum.(ar)









