MGBKI Kawal Kematian Dokter Internship di Jambi, Desak Audit dan Reformasi Sistem Pendidikan Kedokteran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MGBKI Kawal Kasus Kematian Dokter Internship di Jambi, Desak Audit Independen.( Poto : ANTARA News ).

MGBKI Kawal Kasus Kematian Dokter Internship di Jambi, Desak Audit Independen.( Poto : ANTARA News ).

Jambi, oegopost.id – Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) menyatakan akan mengawal kasus kematian dokter internship Jambi, Myta Aprilia Azmy. Kasus ini langsung menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan kedokteran Indonesia.

Myta menjalani program internship di Rumah Sakit K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal. Ia kemudian dirawat di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang. Ia meninggal saat menjalani perawatan.

Ketua MGBKI, Budi Iman Santoso, menyebut pihaknya akan mengawal kasus kematian dokter internship Jambi secara akademik, etik, dan moral. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas pendidikan kedokteran.

MGBKI Desak Audit Independen

MGBKI meminta Kementerian Kesehatan, KKI, institusi pendidikan, dan rumah sakit pendidikan segera melakukan audit independen.

Audit harus mencakup kronologi kejadian. Audit juga harus menilai sistem supervisi, beban kerja, dan respons medis. Selain itu, tim harus memeriksa tata kelola rumah sakit.

Baca Juga :  Posyandu 6 SPM Kota Jambi Digenjot Nadiyah Maulana

Soroti Beban Kerja dan Sistem Pendidikan

MGBKI menilai pendidikan kedokteran harus membentuk dokter yang kompeten dan beretika.

Namun, mereka menilai sistem tidak boleh membiarkan kelelahan ekstrem. Sistem juga tidak boleh membiarkan tekanan kerja berlebihan.

Mereka menegaskan keselamatan peserta didik harus menjadi prioritas utama.

Tolak Intimidasi dan Perlakuan Tidak Layak

MGBKI menolak semua bentuk perlakuan yang merugikan peserta pendidikan.

Mereka menolak beban kerja berlebihan tanpa pengawasan yang cukup. Mereka juga menolak kondisi kerja yang mengabaikan kesehatan peserta.

MGBKI menegaskan peserta pendidikan berhak mendapat perlindungan hukum dan etik. Mereka juga harus mendapat lingkungan belajar yang aman.

Baca Juga :  Warga Jambi Diminta Waspada Penipuan Mengatasnamakan Gubernur Al Haris

Dorong Reformasi Sistem Internship

MGBKI meminta pemerintah mereformasi sistem pendidikan klinik.

Reformasi harus mencakup batas jam kerja yang jelas. Sistem juga harus memperkuat supervisi klinis.

Selain itu, rumah sakit perlu memperbaiki sistem pelaporan insiden. Pemerintah juga harus menjamin kesehatan kerja peserta pendidikan.

Kemenkes Lakukan Investigasi

Kementerian Kesehatan mengirim tim investigasi terpadu. Tim ini menelusuri seluruh aspek kasus.

Tim memeriksa pelayanan medis dan beban kerja. Mereka juga menilai sistem supervisi dan proses penempatan.

Kemenkes mengumpulkan keterangan dari keluarga dan tenaga medis terkait.

Kemenkes menyatakan tidak akan berspekulasi. Mereka akan menunggu hasil investigasi selesai.

Jika ditemukan pelanggaran, Kemenkes akan bertindak tegas. Termasuk kemungkinan pembekuan fasilitas pendidikan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Tebal Hambat Helikopter Padamkan Karhutla Gambut Jambi
Pemkot Jambi Salurkan Bansos Beras Tahap 4 untuk 49 Ribu KPM
Ribuan Santri Padati Lapangan MTQ Rayakan Hari Santri di Bungo
Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Jumat 23 Oktober 2026
Cuaca Jambi Hari Ini: Kerinci Hujan, Sarolangun Tembus 36 Derajat
Krisis Air Bersih di Tabir Teratasi Lewat Pasokan Tangki Darurat
Mahasiswa Demo Kantor Gubernur Jambi, Sorot Karhutla dan MBG
Mahasiswa Geruduk DPRD Jambi, Tuntut Karhutla Bencana Nasional
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Asap Tebal Hambat Helikopter Padamkan Karhutla Gambut Jambi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pemkot Jambi Salurkan Bansos Beras Tahap 4 untuk 49 Ribu KPM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Ribuan Santri Padati Lapangan MTQ Rayakan Hari Santri di Bungo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Jumat 23 Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Cuaca Jambi Hari Ini: Kerinci Hujan, Sarolangun Tembus 36 Derajat

Berita Terbaru

Ilustrasi Pengemudi mencoba fitur T Intouch with Toyota Remote pada Kijang Innova Zenix terbaru di area parkir.(poto: AI).

Otomotif

Toyota Rilis Innova Zenix Terbaru 2026, Fitur Berubah Drastis

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:30 WIB

Ilustrasi Seorang karyawan membawa kotak barang di kantor Barclays saat pemangkasan 5.000 staf akibat integrasi AI.(poto: AI).

Bisnis

Barclays Pangkas 5.000 Karyawan demi Efisiensi AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:25 WIB

Ilustrasi Suasana sidang pembacaan putusan pembatalan denda pinjol oleh majelis hakim di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.(poto: AI).

Bisnis

Hakim Batalkan Sanksi KPPU Rp 755 Miliar ke 97 Pinjol

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:20 WIB