KKP Buka 20 Ribu Lowongan Awak Kapal Perikanan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKP membuka 20 ribu lowongan awak kapal perikanan untuk program modernisasi 1.582 kapal hingga 2028.( Poto : AI)

KKP membuka 20 ribu lowongan awak kapal perikanan untuk program modernisasi 1.582 kapal hingga 2028.( Poto : AI)

Jakarta, oegopost.id – Lowongan awak kapal perikanan dibuka oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendukung program modernisasi 1.582 kapal hingga tahun 2028. Pemerintah menargetkan perekrutan sekitar 20 ribu tenaga kerja guna memperkuat sektor perikanan tangkap nasional.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat modernisasi sektor perikanan nasional. Ia menegaskan, pemerintah ingin membangun sistem yang lebih terintegrasi sekaligus meningkatkan daya saing industri perikanan.

Kebutuhan Awak Kapal Capai Puluhan Ribu Orang

KKP menghitung kebutuhan tenaga kerja mencapai lebih dari 20 ribu orang. Kebutuhan tersebut mencakup berbagai ukuran kapal dan posisi kerja di atas kapal.

Untuk kapal ukuran 30 GT, KKP membutuhkan sekitar 10 ribu orang. Kapal 200 GT memerlukan 9.469 orang, sementara kapal 500 GT membutuhkan 625 orang.

Dari sisi jabatan, KKP membutuhkan 1.582 nakhoda dan jumlah yang sama untuk kepala kamar mesin (KKM). Selain itu, tersedia kebutuhan untuk 577 fishing master, 4.935 perwira, serta 11.418 anak buah kapal (ABK).

Baca Juga :  KKP Rampungkan 65 Kampung Nelayan Merah Putih, Operasional Satgas Baru Dipercepat

KKP mengarahkan lulusan sekolah pelayaran dan politeknik perikanan dalam negeri untuk mengisi posisi tersebut.

Tahapan Rekrutmen Disusun Secara Terstruktur

KKP telah menetapkan jadwal rekrutmen secara rinci agar proses seleksi berjalan tertib. Pendaftaran akan berlangsung mulai 4 Mei hingga 4 Juni 2026. Selanjutnya, KKP akan mengumumkan hasil seleksi pada 27 Juli 2026.

Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan dan sertifikasi pada 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026. Setelah itu, KKP akan menempatkan tenaga kerja mulai 1 November hingga 23 Desember 2026.

Melalui tahapan ini, KKP memastikan setiap awak kapal memiliki kemampuan teknis yang memadai. Peserta akan mempelajari penggunaan alat tangkap ramah lingkungan serta sistem penyimpanan ikan berbasis rantai dingin.

Pembangunan 1.582 Kapal Perkuat Industri Perikanan

KKP menjalankan program pembangunan 1.582 kapal untuk mendukung modernisasi armada nasional. Program ini meliputi 1.000 kapal ukuran 30 GT, 557 kapal 200 GT, serta 20 kapal dan 5 kapal pengangkut berukuran 500 GT.

Baca Juga :  KKP Tangkap 3 Kapal Malaysia yang Curi Ikan di Selat Malaka

Pemerintah akan mengintegrasikan kapal-kapal kecil dalam program Kampung Nelayan Merah Putih yang dikelola koperasi desa. Sementara itu, kapal besar akan beroperasi di laut lepas bersama BUMN perikanan, Agrinas Jaladri Nusantara.

Program ini berpotensi menyerap lebih dari 500 ribu tenaga kerja dalam ekosistem industri perikanan, bahkan bisa mendekati 600 ribu orang.

Kerja Sama Internasional Dorong Investasi Maritim

Pemerintah turut menggandeng mitra internasional untuk memperkuat program ini. Dalam kunjungan ke London pada Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menjalin kerja sama dengan pemerintah Inggris.

Kerja sama tersebut menghasilkan komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp91,6 triliun. Pemerintah akan memproduksi seluruh kapal di dalam negeri guna memperkuat industri galangan nasional.

Melalui program ini, pemerintah tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga mempercepat transformasi sektor perikanan Indonesia menjadi lebih modern dan kompetitif di pasar global.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah
Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas
Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK
Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan
Indomaret Tutup Sementara di Sejumlah Daerah, Warganet Soroti Penyebabnya
Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi Tahap 2, Pendaftaran Dibuka
Ekspor Sawit, Batu Bara, dan Ferro Alloy Wajib Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:51 WIB

Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:59 WIB

Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:00 WIB

Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00 WIB

Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan

Berita Terbaru

Sepanjang Mei 2026, Provinsi Jambi membukukan nilai ekspor sebesar US$194,72 juta. Nilai itu turun 5,27 persen dari US$205,55 juta pada April 2026.( ilustrasi poto : istimewa)

Bisnis

Ekspor Batu Bara Jambi Anjlok 81,78 Persen hingga Mei 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 21:00 WIB