Menhub dan Dirut KAI Takziah ke Rumah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhub dan Dirut KAI melakukan takziah ke rumah korban kecelakaan kereta di Bekasi.( Poto : detiknews)

Menhub dan Dirut KAI melakukan takziah ke rumah korban kecelakaan kereta di Bekasi.( Poto : detiknews)

Jambi, oegopost.id – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono mendatangi rumah duka korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Mereka menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban sekaligus meminta maaf atas insiden tersebut.

Bobby menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga memastikan pihak KAI akan terus mendampingi para korban dan keluarganya.

Kunjungan ke Sejumlah Rumah Duka

Rombongan memulai takziah di kediaman almarhumah Nurlaela di Cikarang Timur. Mereka kemudian melanjutkan kunjungan ke dua rumah duka lainnya di wilayah Tambun, yakni kediaman almarhumah Arinjani Novita Sari dan almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna.

Baca Juga :  Formasi Guru CASN 2026 Diajukan 400 Ribu oleh Kemendikdasmen, Ini Rinciannya

Selain itu, jajaran direksi KAI juga bergerak ke berbagai lokasi rumah duka lainnya. Mereka menyerahkan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian perusahaan.

KAI Sampaikan Permintaan Maaf dan Lakukan Investigasi

Bobby menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh keluarga korban. Ia juga menegaskan bahwa KAI tengah melakukan investigasi bersama pihak terkait untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

Menurutnya, hasil investigasi tersebut akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan operasional kereta api agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Dokter Internship Myta Aprilia Azmy Meninggal, Beban Kerja Berat RSUD Jambi Disorot

Harapan Keluarga Korban

Keluarga korban berharap proses investigasi berjalan cepat dan transparan. Hary Marwata, ayah dari almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, mengungkapkan bahwa putrinya merupakan pengguna rutin KRL untuk bekerja setiap hari dari Tambun ke Palmerah.

Ia berharap pihak berwenang segera menemukan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kronologi Singkat Kecelakaan

Kecelakaan terjadi pada Senin (27/4/2026) di Stasiun Bekasi Timur. Insiden tabrakan antara kereta jarak jauh dan KRL mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 91 orang mengalami luka-luka.

Dari total korban luka, sebanyak 43 orang telah diperbolehkan pulang, sementara korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahasia Merebus Telur : Hasil Lembut, Mudah Dikupas, dan Anti Gagal
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Indonesia pada 8 Mei 2026
Hari Palang Merah Internasional 8 Mei 2026: Sejarah Gerakan Kemanusiaan Dunia
Jemaah Haji Indonesia Diminta Aktif Gunakan Aplikasi Kawal Haji
Kemenhaj Larang Ziarah Jemaah Sebelum Puncak Haji
Kemenag Percepat Integrasi SIMPEG dan Sistem Gaji Berbasis Web
5 Peralatan Rumah Tangga Boros listrik Meski Dimatikan
OJK Ungkap Empat Tantangan Besar untuk Perkuat Industri Kripto di Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:00 WIB

Rahasia Merebus Telur : Hasil Lembut, Mudah Dikupas, dan Anti Gagal

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:06 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Indonesia pada 8 Mei 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:52 WIB

Hari Palang Merah Internasional 8 Mei 2026: Sejarah Gerakan Kemanusiaan Dunia

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:00 WIB

Jemaah Haji Indonesia Diminta Aktif Gunakan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kemenhaj Larang Ziarah Jemaah Sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru