Daging Sapi Berpotensi Naik Akibat Kenaikan Harga Impor Sapi Bakalan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga daging sapi berpotensi naik akibat kenaikan harga impor sapi bakalan yang meningkatkan biaya produksi dan berdampak pada pasar. ( Poto : dok.Pasardana.id )

Harga daging sapi berpotensi naik akibat kenaikan harga impor sapi bakalan yang meningkatkan biaya produksi dan berdampak pada pasar. ( Poto : dok.Pasardana.id )

Jakarta, oegopost.idHarga daging sapi di Indonesia berpotensi naik dalam waktu dekat. Pelaku usaha melaporkan bahwa harga impor sapi bakalan dari negara pemasok utama seperti Australia terus meningkat. Kondisi ini langsung mendorong naiknya biaya yang harus dikeluarkan importir untuk mendatangkan sapi hidup ke Indonesia.

Importir menjelaskan bahwa mereka membayar lebih mahal untuk setiap ekor sapi bakalan akibat kenaikan biaya logistik internasional dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar. Mereka juga menghadapi peningkatan permintaan dari negara lain sehingga harga di pasar global ikut naik.

Peternak Menanggung Kenaikan Biaya Produksi

Peternak sapi di dalam negeri ikut merasakan dampak kenaikan harga impor tersebut. Mereka membeli sapi bakalan dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Setelah membeli sapi, peternak mengalokasikan lebih banyak dana untuk pakan, perawatan, dan proses penggemukan.

Baca Juga :  Pedagang Mengeluh Minyakita Hilang, Pemerintah Langsung Ubah Jalur Distribusi

Karena biaya produksi meningkat, peternak menaikkan harga jual sapi hidup kepada pedagang. Mereka menyesuaikan harga agar tetap mendapatkan keuntungan dan bisa melanjutkan usaha peternakan.

Pedagang Menyesuaikan Harga di Pasar

Pedagang daging sapi mulai menyesuaikan harga jual di pasar tradisional dan modern. Mereka menghitung kembali biaya pembelian sapi dari peternak dan menambahkan margin keuntungan yang sesuai. Akibatnya, harga daging sapi di tingkat konsumen ikut bergerak naik.

Sejumlah pedagang juga mengurangi jumlah pembelian stok sapi karena mereka khawatir daya beli masyarakat menurun. Mereka memperkirakan konsumen akan mengurangi pembelian daging jika harga terus naik.

Konsumen dan Pelaku Usaha Kuliner Terdampak

Kenaikan harga daging sapi berdampak langsung pada konsumen rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Rumah tangga mulai menyesuaikan pola konsumsi dengan mengurangi pembelian daging sapi. Sementara itu, restoran dan pedagang makanan menaikkan harga menu atau mengurangi porsi daging sapi dalam hidangan.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Asia, Saat Mata Uang Regional Kompak Menguat

Pelaku usaha kuliner juga mencari alternatif bahan baku lain yang lebih murah untuk menjaga stabilitas harga jual kepada pelanggan.

Pemerintah Diminta Jaga Stabilitas Harga

Pelaku usaha dan masyarakat meminta pemerintah mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga daging sapi. Mereka mendorong pemerintah mengatur impor sapi bakalan secara lebih efisien dan memperkuat produksi sapi dalam negeri. Dengan langkah tersebut, pelaku pasar berharap harga daging sapi tidak terus meningkat dan tetap terjangkau bagi masyarakat luas.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Merangin Minta PKS Ikuti Harga TBS Jambi, Larang Penurunan Harga Sepihak
Dolar Tembus Rp18 Ribu, UMKM Tempe di Jambi Tertekan Akibat Harga Kedelai Naik
DPW IAEI Jambi 2026–2031 Resmi Dilantik, Al Haris Dorong Ekonomi Syariah
Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Juni 2026: Dexlite Turun, Pertamax Turbo Naik
123 PKS Langgar Aturan Harga Sawit, Pemerintah Siap Cabut Izin
Trafik Tol Betung–Tempino–Jambi Turun 7,44 Persen, JTTS Tetap Tumbuh Saat Libur Panjang 2026
Dollar AS Diburu Saat Rupiah Melemah, Money Changer Pastikan Stok Tetap Aman
Rupiah Dekati Rp17.900, Begini Cara ESDM Menjaga Harga BBM Subsidi Tetap Stabil
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:00 WIB

Bupati Merangin Minta PKS Ikuti Harga TBS Jambi, Larang Penurunan Harga Sepihak

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:00 WIB

Dolar Tembus Rp18 Ribu, UMKM Tempe di Jambi Tertekan Akibat Harga Kedelai Naik

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:00 WIB

DPW IAEI Jambi 2026–2031 Resmi Dilantik, Al Haris Dorong Ekonomi Syariah

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:26 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Juni 2026: Dexlite Turun, Pertamax Turbo Naik

Senin, 1 Juni 2026 - 17:00 WIB

123 PKS Langgar Aturan Harga Sawit, Pemerintah Siap Cabut Izin

Berita Terbaru