Tidur Setelah Subuh Dinilai Mengganggu Kesehatan dan Produktivitas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah ulama menilai kebiasaan tidur setelah Subuh sebagai sesuatu yang kurang dianjurkan. ( Poto : Cahaya Islam )

Sejumlah ulama menilai kebiasaan tidur setelah Subuh sebagai sesuatu yang kurang dianjurkan. ( Poto : Cahaya Islam )

Jakarta, oegopost.id – Banyak orang belum menyadari dampak tidur setelah Subuh terhadap kesehatan dan produktivitas harian. Kebiasaan kembali tidur setelah salat Subuh sering dilakukan karena rasa kantuk, padahal hal ini dapat memengaruhi ritme tubuh dan aktivitas sepanjang hari.Banyak orang kembali tidur setelah mereka menunaikan salat Subuh. Mereka melakukan kebiasaan ini karena merasa masih mengantuk atau belum memiliki aktivitas yang harus dikerjakan. Namun, berbagai pandangan agama dan kesehatan menilai kebiasaan tersebut dapat menimbulkan dampak kurang baik jika terus berlangsung.

Ulama menjelaskan bahwa waktu setelah Subuh memiliki nilai keberkahan yang tinggi. Mereka mendorong umat Islam untuk memanfaatkan waktu tersebut dengan aktivitas bermanfaat seperti berdzikir, membaca Al-Qur’an, belajar, atau mulai bekerja lebih awal.

Pandangan Ulama tentang Kebiasaan Tidur Setelah Subuh

Sejumlah ulama menilai kebiasaan tidur setelah Subuh sebagai sesuatu yang kurang dianjurkan. Mereka berpendapat bahwa seseorang yang memilih tidur kembali pada waktu tersebut berisiko kehilangan kesempatan untuk mencari rezeki dan keberkahan pagi.

Baca Juga :  DPR Tambah 5 RUU Baru ke Prolegnas Prioritas 2026

Para ulama juga menegaskan bahwa pagi hari menjadi waktu yang sangat produktif. Mereka menyarankan setiap orang memanfaatkan waktu tersebut untuk bekerja, belajar, atau menyelesaikan aktivitas penting lainnya agar hari berjalan lebih optimal.

Dampak terhadap Kesehatan dan Pola Hidup

Dari sisi kesehatan, kebiasaan tidur setelah Subuh dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Ketika seseorang tidur kembali di pagi hari, tubuh akan menyesuaikan ulang pola istirahatnya sehingga siklus tidur menjadi tidak stabil.

Kondisi ini sering membuat seseorang merasa lemas ketika bangun kembali. Selain itu, kebiasaan tersebut juga mengurangi waktu aktivitas fisik di pagi hari, sehingga tubuh tidak bergerak secara optimal pada waktu yang seharusnya aktif.

Baca Juga :  BKN Tegaskan Tidak Ada Peralihan PPPK ke CPNS 2026

Pengaruh terhadap Produktivitas Harian

Tidur setelah Subuh juga menurunkan produktivitas seseorang. Orang yang kembali tidur sering kehilangan waktu produktif di pagi hari yang sebenarnya bisa mereka gunakan untuk bekerja atau belajar.

Dari sisi kesehatan, dampak tidur setelah Subuh dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh. Ketika pola tidur tidak teratur, seseorang lebih mudah merasa lemas dan kurang fokus saat beraktivitas.

Sebaliknya, orang yang memanfaatkan waktu setelah Subuh biasanya menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.

Kesimpulan

Tidur setelah Subuh tidak selalu menimbulkan bahaya secara medis dalam semua kondisi. Namun, kebiasaan ini dapat memengaruhi produktivitas, pola tidur, dan manajemen waktu seseorang. Karena itu, banyak pihak mendorong masyarakat untuk memanfaatkan waktu pagi dengan aktivitas yang lebih bermanfaat agar kehidupan sehari-hari menjadi lebih efektif dan teratur.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Bumi Sumatera Utara 2026, Warga Sempat Panik
Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Capai Rp15 Juta, Ini Faktanya
KPK selidiki kepala daerah dalam dugaan kasus korupsi
Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK Agar Skor Kredit Kembali Aman
kebiasaan orang IQ tinggi yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari
Jalan layang Sitinjau Lauik: Pembangunan Kembali Dilanjutkan di Sumbar
Ekspor CPO Indonesia 2026 Meningkat, Indonesia Kokoh Jadi Raja Sawit Dunia
Hukum Trading dalam Islam: Memahami Batas Halal dan Haram
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 21:00 WIB

Gempa Bumi Sumatera Utara 2026, Warga Sempat Panik

Minggu, 19 April 2026 - 19:00 WIB

Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Capai Rp15 Juta, Ini Faktanya

Minggu, 19 April 2026 - 16:00 WIB

Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK Agar Skor Kredit Kembali Aman

Minggu, 19 April 2026 - 10:00 WIB

kebiasaan orang IQ tinggi yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari

Minggu, 19 April 2026 - 09:00 WIB

Jalan layang Sitinjau Lauik: Pembangunan Kembali Dilanjutkan di Sumbar

Berita Terbaru

Gempa bumi dengan kekuatan sedang mengguncang wilayah Sumatera Utara, Indonesia. ( Astro Awani )

Nasional

Gempa Bumi Sumatera Utara 2026, Warga Sempat Panik

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:00 WIB

Koperasi Merah Putih membuka peluang kerja manajer dengan gaji Rp5 juta hingga Rp15 juta per bulan. ( Ilustrasi Poto : AI)

Nasional

Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Capai Rp15 Juta, Ini Faktanya

Minggu, 19 Apr 2026 - 19:00 WIB