Jakarta,oegopost.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat jumlah rekening bank tidak aktif atau rekening tidur (dormant account) di Indonesia terus meningkat. LPS menyampaikan bahwa jumlah rekening tidur kini mencapai sekitar 50 ribu rekening yang tersebar di berbagai bank nasional.
LPS mengamati data perbankan dan menemukan banyak nasabah membuka rekening, tetapi mereka tidak lagi menggunakannya untuk transaksi harian. Kondisi ini membuat rekening tersebut tidak bergerak dalam waktu lama dan masuk kategori tidak aktif.
Bank Mengidentifikasi Rekening Dormant Secara Rutin
Perbankan secara aktif memantau seluruh rekening nasabah untuk melihat aktivitas transaksi. Bank kemudian mengidentifikasi rekening yang tidak menunjukkan aktivitas seperti transfer, penarikan, atau penyetoran dalam periode tertentu.
Bank langsung mengelompokkan rekening tersebut sebagai dormant setelah memenuhi kriteria tidak aktif. Langkah ini membantu bank menjaga kualitas data nasabah dan meningkatkan efisiensi operasional.
LPS menyoroti potensi risiko yang muncul dari rekening tidur. LPS menegaskan bahwa rekening yang tidak aktif tetap menyimpan dana nasabah dan tetap tercatat dalam sistem perbankan.
Namun, LPS mengingatkan bahwa pihak yang tidak bertanggung jawab dapat memanfaatkan kelalaian pengawasan jika bank dan nasabah tidak memantau rekening tersebut. Karena itu, LPS mendorong bank untuk meningkatkan pengawasan secara berkala dan memperketat sistem keamanan data.
Pemerintah Dorong Masyarakat Lebih Aktif Menggunakan Rekening
LPS mendorong masyarakat untuk mengaktifkan kembali rekening yang jarang digunakan. LPS mengajak masyarakat usia produktif untuk rutin menggunakan layanan perbankan dalam transaksi sehari-hari, seperti transfer digital, pembayaran, dan tabungan.
Bank dan pemerintah juga terus memperkuat program inklusi keuangan. Mereka mendorong masyarakat tidak hanya membuka rekening, tetapi juga menggunakannya secara aktif agar sistem keuangan berjalan lebih sehat dan efisien.
Kesimpulan: Aktivitas Rekening Perlu Ditingkatkan
Fenomena rekening tidur yang mencapai puluhan ribu menunjukkan masih rendahnya aktivitas sebagian rekening nasabah. LPS mengajak bank dan masyarakat bekerja sama meningkatkan penggunaan rekening agar sistem perbankan tetap aman, aktif, dan terpantau dengan baik.









