Rekening Tidur Tembus 50 Ribu, LPS Tingkatkan Pengawasan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekening Tidur Tembus 50 Ribu, LPS Tingkatkan Pengawasan (Poto : dok.Humas LPS/CNBC Indonesia)

Rekening Tidur Tembus 50 Ribu, LPS Tingkatkan Pengawasan (Poto : dok.Humas LPS/CNBC Indonesia)

Jakarta,oegopost.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat jumlah rekening bank tidak aktif atau rekening tidur (dormant account) di Indonesia terus meningkat. LPS menyampaikan bahwa jumlah rekening tidur kini mencapai sekitar 50 ribu rekening yang tersebar di berbagai bank nasional.

LPS mengamati data perbankan dan menemukan banyak nasabah membuka rekening, tetapi mereka tidak lagi menggunakannya untuk transaksi harian. Kondisi ini membuat rekening tersebut tidak bergerak dalam waktu lama dan masuk kategori tidak aktif.

Bank Mengidentifikasi Rekening Dormant Secara Rutin

Perbankan secara aktif memantau seluruh rekening nasabah untuk melihat aktivitas transaksi. Bank kemudian mengidentifikasi rekening yang tidak menunjukkan aktivitas seperti transfer, penarikan, atau penyetoran dalam periode tertentu.

Baca Juga :  RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo Hadirkan Makan Gratis untuk Penunggu Pasien

Bank langsung mengelompokkan rekening tersebut sebagai dormant setelah memenuhi kriteria tidak aktif. Langkah ini membantu bank menjaga kualitas data nasabah dan meningkatkan efisiensi operasional.

LPS menyoroti potensi risiko yang muncul dari rekening tidur. LPS menegaskan bahwa rekening yang tidak aktif tetap menyimpan dana nasabah dan tetap tercatat dalam sistem perbankan.

Namun, LPS mengingatkan bahwa pihak yang tidak bertanggung jawab dapat memanfaatkan kelalaian pengawasan jika bank dan nasabah tidak memantau rekening tersebut. Karena itu, LPS mendorong bank untuk meningkatkan pengawasan secara berkala dan memperketat sistem keamanan data.

Pemerintah Dorong Masyarakat Lebih Aktif Menggunakan Rekening

LPS mendorong masyarakat untuk mengaktifkan kembali rekening yang jarang digunakan. LPS mengajak masyarakat usia produktif untuk rutin menggunakan layanan perbankan dalam transaksi sehari-hari, seperti transfer digital, pembayaran, dan tabungan.

Baca Juga :  Gempa Lombok Utara Dini Hari Bikin Warga Mataram Ikut Merasakan

Bank dan pemerintah juga terus memperkuat program inklusi keuangan. Mereka mendorong masyarakat tidak hanya membuka rekening, tetapi juga menggunakannya secara aktif agar sistem keuangan berjalan lebih sehat dan efisien.

Kesimpulan: Aktivitas Rekening Perlu Ditingkatkan

Fenomena rekening tidur yang mencapai puluhan ribu menunjukkan masih rendahnya aktivitas sebagian rekening nasabah. LPS mengajak bank dan masyarakat bekerja sama meningkatkan penggunaan rekening agar sistem perbankan tetap aman, aktif, dan terpantau dengan baik.

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah
Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas
Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK
Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan
Indomaret Tutup Sementara di Sejumlah Daerah, Warganet Soroti Penyebabnya
Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi Tahap 2, Pendaftaran Dibuka
Ekspor Sawit, Batu Bara, dan Ferro Alloy Wajib Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026
Harga Daging Sapi Stabil di Berbagai Daerah Usai Idul Adha 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:59 WIB

Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:00 WIB

Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00 WIB

Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:00 WIB

Indomaret Tutup Sementara di Sejumlah Daerah, Warganet Soroti Penyebabnya

Berita Terbaru