Jambi, Oegopost.id – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto menyambangi ratusan jamaah di Pendopo Majelis Ilmi wa Dzikri Al-Hidayah, Kota Jambi, Minggu (25/10/2026). Kehadirannya memadukan agenda silaturahmi keagamaan sekaligus penyampaian edukasi keamanan lingkungan secara langsung.
Sekitar 400 jamaah putra dan putri memadati lokasi pengajian yang dipimpin oleh KH. Drs. Abdul Latif tersebut. Suasana guyub terlihat sejak awal acara pembacaan zikir hingga sesi dialog berlangsung.
Melalui pertemuan tatap muka ini, Brigjen Pol. K. Yani Sudarto menitipkan pesan penting mengenai ketertiban masyarakat. Aparat kepolisian memerlukan peran aktif warga guna mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini di lingkungan masing-masing.
Sinergi Warga dan Pemanfaatan Layanan Darurat 110
Masyarakat memegang peran kunci dalam menjaga ketenteraman lingkungan tempat tinggal mereka. Polisi tidak bisa bekerja sendirian tanpa dukungan informasi dari warga sekitar.
“Terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan kerja sama nyata antara kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat,” tegas Brigjen Pol. K. Yani Sudarto saat berdialog dengan para jamaah.
Ia meminta warga segera menghubungi saluran darurat Call Center Polri 110 jika melihat indikasi tindak kriminal. Layanan bebas pulsa ini mempercepat respons personel di lapangan saat warga membutuhkan bantuan darurat.
Kewaspadaan bersama juga menekan peluang terjadinya kejahatan konvensional yang kerap meresahkan masyarakat. Brigjen Pol. K. Yani Sudarto mengingatkan jamaah agar memperketat pengawasan terhadap risiko pencurian kendaraan bermotor, penipuan, hingga aksi kekerasan fisik di sekitar tempat tinggal.
Lawan Hoaks, Bahaya Narkoba, dan Aksi Perundungan
Selain kejahatan fisik, kewaspadaan di ruang digital turut menjadi sorotan utama kepolisian. Jamaah perlu menyaring setiap kabar burung sebelum membagikannya ke grup percakapan ponsel.
Penyebaran kabar bohong atau hoaks terbukti kerap memicu kepanikan dan merusak keharmonisan antartetangga. Warga mesti membiasakan diri mengecek kebenaran sumber informasi sebelum ikut menyebarkannya ke publik luas.
Wakapolda Jambi turut menggarisbawahi ancaman peredaran narkotika yang merusak masa depan generasi penerus. Para orang tua harus mengawasi pergaulan anak-anak mereka dan berani melapor jika menemukan peredaran barang terlarang tersebut.
Ia juga menegaskan larangan segala bentuk perundungan atau bullying, baik yang terjadi di lingkungan sekolah, tempat bermain, maupun media sosial. Sikap saling menghargai antarsesama warga menjadi fondasi utama kehidupan bermasyarakat yang damai.
Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan tausiah mendalam yang dibawakan langsung oleh KH. Drs. Abdul Latif. Seluruh jamaah menyimak nasihat agama tersebut dengan khusyuk hingga acara tuntas dengan tertib.
Mewakili Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan komitmen korps bhayangkara dalam merawat kedekatan dengan tokoh agama. Forum pengajian menjadi jembatan komunikasi yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan kamtibmas secara humanis.
Polda Jambi terus mendorong warga agar berani melapor dan tidak mudah terpancing isu liar demi mewujudkan wilayah yang aman serta damai.(ar)









