Menko PMK Pastikan Pencarian Korban Banjir Bandang Solok Terus Berjalan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau kondisi wilayah terdampak banjir bandang atau galodo di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (24/9/2026).(poto: kompas.com).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau kondisi wilayah terdampak banjir bandang atau galodo di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (24/9/2026).(poto: kompas.com).

Solok, oegopost.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memastikan pencarian korban banjir bandang solok terus berjalan tanpa henti. Tim gabungan di lapangan masih menyisir lokasi bencana untuk menemukan satu warga yang belum teridentifikasi keberadaannya hingga saat ini.

Pratikno menyampaikan kepastian tersebut setelah meninjau secara langsung kondisi wilayah terdampak galodo di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Ia menegaskan seluruh personel penanggulangan bencana tetap mengoptimalkan proses tanggap darurat dan pencarian di titik-titik rawan.

Selain fokus pada pencarian, pemerintah memprioritaskan percepatan pendataan terhadap wilayah, rumah, serta masyarakat terdampak. Langkah pendataan yang cepat dan akurat menjadi syarat mutlak agar penanganan darurat segera beralih ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga :  BPBD Tebo Usulkan Pembangunan Pengaman Tebing Sungai Batanghari

Percepatan Pendataan Rumah Terdampak Bencana Banjir Bandang

Pemerintah pusat siap menyalurkan bantuan penuh bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan bangunan. Bantuan tersebut mencakup perbaikan untuk kategori rumah rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat.

Pratikno juga meminta pemerintah daerah segera memastikan ketersediaan lahan yang benar-benar aman dari potensi risiko bencana. Ketersediaan lahan aman ini menjadi pilar utama sebelum Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memulai pembangunan hunian baru.

Proses penataan kembali pemukiman warga menerapkan prinsip utama pembangunan pascabencana, yaitu build back better atau membangun dengan kualitas yang lebih baik. Pemerintah berkomitmen penuh menjaga kualitas bangunan agar kawasan pemukiman baru jauh lebih kokoh dibanding kondisi sebelum terjadinya bencana.

Baca Juga :  OMC Jambi Digencarkan, 15 Ton NaCl Disemai untuk Cegah Karhutla

Kajian Ilmiah Berbasis Sains Untuk Mitigasi Risiko

Penentuan lokasi penataan hunian warga tidak boleh hanya berpatokan pada ketersediaan tanah kosong di lapangan. Pemerintah menekankan pentingnya kajian mendalam berbasis sains untuk menguji keamanan tingkat kerawanan lokasi tersebut dari potensi bencana di masa depan.

Kajian komprehensif ini menjadi fondasi penting dalam mengantisipasi ancaman bencana susulan secara dini. Penilaian ketat sangat mendesak karena peristiwa banjir bandang ini terjadi saat intensitas musim penghujan belum mencapai resiko resiko puncaknya.

Kondisi cuaca saat ini menjadi momentum krusial bagi seluruh pihak untuk segera menyisir potensi risiko bencana jangka pendek. Langkah antisipasi yang tepat dapat meminimalkan dampak buruk dan melindungi keselamatan masyarakat di kawasan terdampak.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah
MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini
Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk
Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9
HUT ke-81 TNI Digelar, Kawasan Mabes Cilangkap Berpotensi Padat Pagi Ini
Putusan MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Kemendagri Ungkap Mekanisme Lanjutan
Kepala BGN Siap Putus Kontrak Yayasan Penarik Setoran Mitra Dapur MBG
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:18 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:56 WIB

MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9

Berita Terbaru