OMC Jambi Digencarkan, 15 Ton NaCl Disemai untuk Cegah Karhutla

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan OMC di Jambi untuk cegah karhutla saat puncak kemarau( poto :detiknews)

Kegiatan OMC di Jambi untuk cegah karhutla saat puncak kemarau( poto :detiknews)

Jambi, oegopost.id – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Jambi karhutla menjadi langkah utama pemerintah Provinsi Jambi untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak musim kemarau 2026.

Pemerintah menjalankan operasi ini dengan menyemai awan menggunakan 15 ton natrium klorida (NaCl) guna memicu hujan buatan di wilayah rawan.

Pemerintah daerah mempercepat OMC karena curah hujan mulai menurun di sejumlah wilayah. Kondisi itu meningkatkan potensi kemunculan titik api, terutama di kawasan lahan gambut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi, Andre Eko Rinjani, menyampaikan bahwa tim menyiapkan 15 ton NaCl untuk operasi selama satu pekan. Tim OMC kemudian menyebarkan bahan tersebut ke awan potensial hujan di wilayah target.

Andre menegaskan bahwa operasi berlangsung pada 5–12 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa pemerintah menjalankan OMC sebagai respons atas meningkatnya ancaman karhutla akibat penurunan curah hujan.

Baca Juga :  Pantau Area Rawan, Danrem Jambi Pastikan Titik Api Karhutla Padam Total

“Untuk bahan semai disiapkan sebanyak 15 ton NaCl selama operasi berlangsung,” ujar Andre, Minggu (7/6/2026).

BNPB, BMKG, dan TNI AU Turun Tangan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan TNI Angkatan Udara untuk menjalankan operasi hujan buatan ini. Ketiga lembaga tersebut mengoordinasikan penerbangan penyemaian awan secara terukur.

Tim OMC menerbangkan pesawat dari Bandara Sultan Thaha Jambi untuk menjangkau awan potensial hujan. Mereka kemudian menyemai awan di beberapa wilayah rawan karhutla.

Pada tahap awal, tim menyasar wilayah Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi. Hasil awal menunjukkan hujan turun di sejumlah titik setelah penyemaian dilakukan.

Pemerintah menetapkan seluruh wilayah Provinsi Jambi sebagai sasaran OMC, tetapi tim memprioritaskan kawasan lahan gambut. Tim teknis memetakan wilayah tersebut karena memiliki risiko kebakaran lebih tinggi saat musim kemarau.

Baca Juga :  Bank Jambi Kurban 47 Hewan, Peternak Lokal Ikut Tersenyum

Andre menjelaskan bahwa lahan gambut mudah terbakar saat kering. Ia juga menegaskan bahwa kebakaran di wilayah ini sulit di padamkan dan dapat memicu kabut asap dalam skala luas.

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi jika tidak segera di tangani.

Status Siaga Darurat Karhutla Berlaku Hingga November

Pemerintah Provinsi Jambi menetapkan status Siaga Darurat Karhutla sejak 27 April 2026 hingga akhir November 2026. Pemerintah menggunakan status ini untuk memperkuat langkah pencegahan di lapangan.

Melalui OMC, pemerintah menargetkan peningkatan curah hujan di wilayah rawan agar kelembapan tanah tetap terjaga. Strategi ini membantu menekan potensi kebakaran sebelum memasuki puncak musim kemarau.

Sinergi lintas lembaga terus berjalan untuk memastikan upaya pencegahan karhutla berlangsung maksimal di seluruh wilayah Jambi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Penurunan Debit Batanghari, Pemkot Jambi Siapkan Langkah Darurat Pasokan Air Bersih
BP Kebudayaan Jambi Usut Izin Stockpile Batu Bara KCBN Muarajambi
Tanjabtim Gaet Investor Malaysia Kembangkan Industri Pengolahan Sabut Kelapa
UNJA Resmi Buka Peksimida 2026: Digitalisasi Seni Melayu Jambi Siap Menuju Kancah Nasional
Kanwil Kemenkum Jambi dan Polres Kerinci Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM
Kanwil Kemenkum Jambi Dan STIE Sakti Alam Kerinci Resmikan PKS Sentra Kekayaan Intelektual
Kemenkum Jambi Turun Langsung Cicipi Kopi Arabika Kerinci
Hari Bakti Adhyaksa Tebo: Bupati Dorong Penegakan Hukum Humanis
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:00 WIB

Antisipasi Penurunan Debit Batanghari, Pemkot Jambi Siapkan Langkah Darurat Pasokan Air Bersih

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:00 WIB

BP Kebudayaan Jambi Usut Izin Stockpile Batu Bara KCBN Muarajambi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:00 WIB

Tanjabtim Gaet Investor Malaysia Kembangkan Industri Pengolahan Sabut Kelapa

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:00 WIB

UNJA Resmi Buka Peksimida 2026: Digitalisasi Seni Melayu Jambi Siap Menuju Kancah Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi dan Polres Kerinci Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM

Berita Terbaru