Kinerja Meledak! Surge (WIFI) Raup Pertumbuhan Pendapatan 238 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surge (WIFI) mencatat lonjakan kinerja keuangan pada kuartal I-2026 dengan pendapatan Rp 783,56 miliar.(Ilustrasi Poto : AI ).

Surge (WIFI) mencatat lonjakan kinerja keuangan pada kuartal I-2026 dengan pendapatan Rp 783,56 miliar.(Ilustrasi Poto : AI ).

Jakarta, oegopost.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge berhasil mencatat peningkatan kinerja keuangan yang sangat kuat pada kuartal I-2026.

Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 783,56 miliar, melonjak 238,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 231,56 miliar.

Kenaikan ini terjadi karena perusahaan agresif memperluas layanan internet serta memperkuat bisnis perdagangan.

FTTH Jadi Penopang Utama Pendapatan

Surge mengandalkan segmen Fiber to the Home (FTTH) sebagai motor utama pertumbuhan bisnis. Segmen ini menyumbang Rp 435,70 miliar atau sekitar 55,6 persen dari total pendapatan.

Selain itu, beberapa segmen lain juga ikut bergerak:

  • Segmen bandwidth menghasilkan Rp 141,21 miliar dan naik 27,26 persen
  • Segmen perdagangan besar mulai memberikan kontribusi sebesar Rp 124,76 miliar
  • Segmen periklanan justru mengalami penurunan menjadi Rp 68,75 miliar dari sebelumnya Rp 99,39 miliar
Baca Juga :  Mutasi ASN ke Daerah 3T Diperkuat, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Laba Bruto dan Laba Usaha Menguat Tajam

Peningkatan pendapatan langsung mendorong kenaikan profitabilitas perusahaan.

  • Perusahaan mencatat laba bruto Rp 439,24 miliar, naik 152,04 persen
  • Laba usaha juga melonjak menjadi Rp 356,12 miliar, atau tumbuh 158,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya

Capaian ini menunjukkan perusahaan mampu menjaga efisiensi operasional di tengah ekspansi bisnis yang agresif.

Laba Bersih Naik Hampir Dua Kali Lipat

Surge membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 164,50 miliar, meningkat 99,21 persen dibandingkan kuartal I-2025 yang hanya Rp 82,57 miliar.

Namun, perusahaan juga menanggung beban baru berupa amortisasi lisensi Fixed Wireless Access (FWA) sebesar Rp 111 miliar yang tercatat dalam beban pokok pendapatan.

Potensi Laba Lebih Tinggi Tanpa Beban Amortisasi

Jika tidak memasukkan beban amortisasi non-kas tersebut, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk diperkirakan mencapai Rp 275,50 miliar.

Baca Juga :  Pemerintah Kaji KPR 40 Tahun dengan Skema Asuransi untuk Perluas Akses Rumah

Hal ini menunjukkan kinerja operasional perusahaan masih sangat kuat di balik pencatatan akuntansi beban non-kas.

Ekspansi Infrastruktur Dorong Penguatan Struktur Keuangan

Surge terus memperluas infrastruktur jaringan yang berdampak pada perubahan struktur permodalan. Perusahaan memperkuat ekuitas melalui akumulasi laba yang terus meningkat.

Di sisi operasional, laba tetap tumbuh lebih dari 150 persen seiring ekspansi jaringan FTTH dan pengembangan bisnis perdagangan besar.

Kesimpulan

Surge (WIFI) mencatat kinerja solid pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba yang sangat tinggi.

Ekspansi FTTH, penguatan bisnis perdagangan, serta efisiensi operasional mendorong perusahaan mencatat pertumbuhan signifikan meskipun menghadapi tambahan beban amortisasi baru.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah
MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini
Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk
Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9
HUT ke-81 TNI Digelar, Kawasan Mabes Cilangkap Berpotensi Padat Pagi Ini
Putusan MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Kemendagri Ungkap Mekanisme Lanjutan
Kepala BGN Siap Putus Kontrak Yayasan Penarik Setoran Mitra Dapur MBG
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:18 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:56 WIB

MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB