Merangin, oegopost.id – Sensus Ekonomi 2026 resmi dimulai di Kabupaten Merangin, Selasa (16/6), melalui pencanangan dan pendataan perdana.
Pemerintah daerah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Merangin langsung menggerakkan seluruh perangkat lapangan untuk memulai pendataan ekonomi di wilayah tersebut.
Bupati Merangin, M Syukur, membuka kegiatan sekaligus menjadi orang pertama yang menerima pendataan. Ia juga melepas 411 petugas sensus yang akan menyebar ke seluruh kecamatan untuk mengumpulkan data ekonomi masyarakat.
Bupati Tekankan Data Harus Akurat dan Jujur
M Syukur menegaskan pentingnya data akurat sebagai dasar pembangunan daerah. Ia meminta masyarakat memberikan informasi yang jujur kepada petugas agar hasil sensus benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi Merangin.
“Data ini sangat vital. Saya meminta masyarakat tidak ragu memberikan informasi yang jujur dan transparan kepada petugas. Data yang akurat akan menjadi dasar pemerintah menyusun kebijakan yang tepat sasaran demi kemajuan ekonomi Merangin,” ujar M Syukur, Selasa (16/6).
Ia menambahkan, pemerintah daerah sangat bergantung pada hasil sensus untuk merancang program pembangunan yang lebih efektif.
BPS Turunkan 411 Petugas Lapangan
Kepala BPS Merangin, Yudhi Fri Amara, menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 menjadi sensus kelima yang dilaksanakan sejak 1986. Ia menegaskan BPS menjalankan kegiatan ini berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997.
Menurut Yudhi, BPS telah melatih 411 petugas sebelum menurunkan mereka ke lapangan. Mereka akan mendata seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga besar di Kabupaten Merangin.
Petugas Dibekali Identitas Berbarcode
BPS Merangin membekali setiap petugas dengan rompi resmi, tanda pengenal berbarcode, dan surat tugas. Petugas juga wajib menunjukkan identitas resmi saat melakukan pendataan di lapangan.
BPS meminta masyarakat memverifikasi identitas petugas dengan memindai barcode jika muncul keraguan. Langkah ini membantu menjaga keamanan data sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses sensus.
Sensus Ekonomi 2026 mencakup seluruh pelaku usaha di Merangin tanpa terkecuali. Petugas mencatat usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar yang tersebar di berbagai wilayah.
Hasil pendataan ini akan membantu pemerintah daerah memetakan kondisi riil ekonomi masyarakat. Pemerintah kemudian menggunakan data tersebut untuk menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Dengan pelaksanaan ini, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi Merangin dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.(ar)









