Jambi, oegopost.id – DPW FK KBIHU bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi berkolaborasi dengan Guru Besar Ilmu Olahraga dan Kesehatan Universitas Jambi (UNJA) menggelar kegiatan Senam Sehat Berkah bagi calon jemaah haji Provinsi Jambi tahun 2026. Mereka melaksanakan kegiatan ini di Asrama Haji Provinsi Jambi pada Minggu (26/4/2026).
Panitia menghadirkan Prof. Dr. Drs. Sukendro, M.Kes., AIFO., Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jambi Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., Ketua DPW FK KBIHU H. Muhammad Nuh, S.Ag., serta Ketua Pelaksana H. M. Amin Qodri. Selain itu, para calon jemaah haji se-Kota Jambi turut mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Senam Berbasis Penelitian Ilmiah
Dalam sambutannya, Prof. Sukendro menjelaskan bahwa ia mengembangkan senam ini melalui penelitian ilmiah yang ia susun menjadi buku ber-ISBN. Ia juga memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas karya tersebut. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ia hanya mengembangkan senam haji berbasis usia ini di Provinsi Jambi.
“Senam ini berasal dari penelitian yang saya bukukan dan sudah memiliki ISBN serta HAKI. Saat ini, saya mengembangkan satu-satunya senam haji berbasis usia di Provinsi Jambi,” ujarnya.
Fokus pada Kebugaran Jemaah Haji
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, menjelaskan bahwa pihaknya menggelar kegiatan ini untuk meningkatkan kebugaran calon jemaah haji. Dengan begitu, para jemaah dapat mempersiapkan kondisi fisik mereka sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Kami menyelenggarakan senam ini untuk membantu meningkatkan kebugaran calon jemaah haji agar mereka lebih siap menjalankan ibadah,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua DPW FK KBIHU Provinsi Jambi, H. Muhammad Nuh, mengapresiasi antusiasme para peserta. Ia menilai para calon jemaah haji mengikuti kegiatan ini dengan semangat tinggi sehingga acara berjalan lancar.
“Kami berterima kasih atas partisipasi para calon jemaah haji. Mereka mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga manfaatnya terasa langsung,” katanya.
Senam Disesuaikan dengan Usia Peserta
Selain itu, panitia merancang gerakan senam sesuai kelompok usia agar setiap peserta dapat mengikutinya dengan aman dan efektif. Kemudian, panitia membagikan doorprize kepada peserta yang beruntung, termasuk buku hasil penelitian karya Prof. Sukendro. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama.***









