Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin terus memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah melalui pemanfaatan Sistem Informasi Pembangunan Daerah. Oleh karena itu, Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni mengikuti rapat koordinasi virtual guna membahas pemenuhan data BUMD Merangin pada Kamis (10/9).
Langkah strategis ini menjadi landasan penting dalam mendorong keterbukaan informasi publik serta akuntabilitas finansial di tingkat daerah. Selain itu, Zulhifni menghadiri seluruh rangkaian acara secara langsung bersama jajaran pejabat Bappeda dari lokasi Merangin Planning Centre.
Penguatan Transparansi Keuangan Badan Usaha Milik Daerah
Pemerintah pusat menyelenggarakan kegiatan rapat koordinasi virtual ini untuk menyelaraskan tata kelola BUMD di seluruh Indonesia. Selanjutnya, seluruh peserta menyimak pemaparan materi dari pejabat pusat secara cermat guna memahami alur pengisian data daerah.
Dengan demikian, Zulhifni menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Merangin dalam mendukung keterbukaan data BUMD melalui platform digital nasional. Pemkab Merangin kemudian mengarahkan seluruh pengelola BUMD agar membenahi sistem manajemen keuangan secara berkelanjutan dan profesional.
Di samping itu, manajemen BUMD yang transparan akan membantu meningkatkan kualitas layanan publik bagi seluruh warga Kabupaten Merangin. Hal ini membuktikan keseriusan jajaran pemerintah daerah dalam membenahi sektor bisnis daerah secara menyeluruh.
Sementara itu, ruang Merangin Planning Centre Bappeda menjadi pusat kegiatan bagi jajaran pejabat daerah selama mengikuti rakor virtual ini. Hasilnya, acara berjalan dengan khidmat dan tertib sejak pembukaan hingga seluruh tahapan alur pemaparan selesai.
Optimalisasi Integrasi Data Digital Untuk Peningkatan PAD
Untuk itu, jajaran Bappeda Kabupaten Merangin mengikuti petunjuk teknis pemenuhan data dari tim teknis pemerintah pusat. Koordinasi intensif ini akhirnya memastikan proses penyelarasan data berjalan lancar tanpa kendala teknis pada sistem aplikasi.
Di sisi lain, penerapan sistem terintegrasi ini mempermudah pemerintah daerah dalam memantau kinerja finansial badan usaha secara terukur. Oleh sebab itu, pemerintah daerah mengawasi setiap perkembangan bisnis BUMD agar memberikan dampak nyata bagi roda pembangunan masyarakat.
Melalui optimalisasi SIPD, Pemkab Merangin dapat mengevaluasi kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah secara akurat. Dengan kata lain, integrasi data yang mantap ini memicu terciptanya iklim kerja yang akuntabel di tubuh perusahaan daerah.
Oleh karena itu, Pemkab Merangin meyakini bahwa keterbukaan data BUMD akan mempercepat pencapaian target pendapatan daerah secara maksimal. Selain itu, tata kelola keuangan yang bersih menjadi kunci utama dalam memajukan seluruh entitas bisnis di Merangin.
Sebab, seluruh jajaran pejabat Bappeda Merangin siap mendampingi proses penginputan data BUMD ke dalam aplikasi SIPD nasional. Langkah kolaboratif ini lantas memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengelola aset publik.
Dengan demikian, Pemkab Merangin optimistis seluruh BUMD mampu menyajikan laporan keuangan yang sangat akuntabel. Lebih lanjut, tata kelola BUMD yang semakin sehat akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Merangin secara konsisten.
Akhirnya, Pemerintah Kabupaten Merangin terus mendorong integrasi data secara rutin agar pemantauan kinerja dapat berjalan real-time. Hal ini memastikan bahwa setiap kontribusi BUMD memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan masyarakat Merangin.(ar)









