Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar peringatan puncak HKG PKK Merangin ke-54 di Desa Tiangko, Kecamatan Sungai Manau, pada Sabtu (3/10). Acara tahunan ini berlangsung meriah di kawasan wisata Geopark Merangin Gua Tiangko dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah.
Bupati Merangin M. Syukur memimpin langsung agenda penting tersebut bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hj. Lavita Syukur. Sekretaris Daerah Zulhifni turut mendampingi bupati bersama jajaran kepala OPD, para camat, dan para kepala desa dari seluruh penjuru wilayah.
Rombongan pejabat daerah menempuh rute perjalanan menuju lokasi acara menggunakan deretan sepeda motor. Pilihan berkendara roda dua ini sengaja mencerminkan semangat kesederhanaan sekaligus efisiensi kerja jajaran birokrasi pemerintahan daerah.
Kehadiran seluruh unsur pemangku kebijakan membuktikan kuatnya keselarasan program pemerintah dengan gerakan pembinaan keluarga. Kegiatan di alam terbuka tersebut sekaligus menegaskan posisi strategis kader dalam menyukseskan agenda prioritas pembangunan daerah.
Peran Strategis Kader Menggerakkan Perekonomian dan Kesehatan Warga
Pemerintah daerah memandang ketahanan keluarga sebagai pondasi paling mendasar bagi kemajuan seluruh penjuru Merangin. Pembangunan daerah maupun bangsa tidak akan pernah tercapai tanpa penguatan struktur masyarakat paling dasar tersebut.
Bupati M. Syukur meminta seluruh kader segera mengimplementasikan hasil pertemuan ke dalam aksi lapangan yang konkrit. Ia tidak ingin momentum pertemuan besar ini berhenti sekadar agenda seremonial tahunan tanpa hasil yang jelas.
Kader PKK harus mendampingi warga desa secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari selepas kembali dari acara. Semangat baru ini diharapkan segera memicu pergerakan sektor UMKM lokal agar perekonomian warga terus bertumbuh sehat.
Selain itu, para kader wajib terus mengajak masyarakat membiasakan pola hidup bersih dan menjaga sanitasi lingkungan. Sinergi antara pemerintah daerah dan kader wanita menjadi kunci utama perubahan perilaku hidup sehat di pedesaan.
Langkah pendampingan ini juga menyasar peningkatan pendapatan rumah tangga melalui pelatihan wirausaha mandiri bagi kaum ibu. Pendekatan langsung dari rumah ke rumah dinilai paling efektif dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat pedesaan.
Pelestarian Kawasan Wisata Geopark Melarang Keras Tambang Ilegal
Peringatan momentum bersejarah ini juga mempertegas komitmen daerah dalam menjaga kelestarian bentang alam kawasan wisata. Pemkab Merangin memanfaatkan kesempatan ini untuk menggaungkan kampanye pelestarian lingkungan hidup di sekitar lokasi cagar alam.
Kawasan Gua Tiangko dan Gua Sengering kini menyandang status bergengsi sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark Merangin Jambi. Keberadaan warisan dunia ini menuntut perhatian penuh dari seluruh lapisan masyarakat agar keasrian alamnya tetap lestari.
Bupati M. Syukur melarang keras warga mengalihfungsikan sawah maupun lahan produktif menjadi area tambang emas ilegal (PETI). Kerusakan ekosistem akibat penambangan liar dinilai sangat membahayakan masa depan generasi penerus serta mengancam ketahanan pangan daerah.
Guna mendukung kemajuan sektor pariwisata lokal, bupati memastikan program perbaikan infrastruktur jalan menuju Desa Tiangko segera terlaksana. Akses transportasi yang mulus dan nyaman tentu mempermudah wisatawan luar daerah mengunjungi lokasi warisan geologi dunia tersebut.
Kelancaran jalur darat ini secara otomatis akan membuka peluang usaha baru bagi pelaku industri kreatif setempat. Kolaborasi pelestarian alam dan penguatan keluarga pada akhirnya menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat Merangin seutuhnya.(ar)









