Naik Motor ke Tiangko, Bupati Merangin Tinjau Gua Purba dan HKG PKK

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati M. Syukur memimpin langsung rombongan pejabat daerah menembus jalan raya menuju pelosok desa dengan mengendarai skuter matik bongsor Yamaha X-Max.(poto: kominfo).

Bupati M. Syukur memimpin langsung rombongan pejabat daerah menembus jalan raya menuju pelosok desa dengan mengendarai skuter matik bongsor Yamaha X-Max.(poto: kominfo).

Marangin, oegopost.id – Pemandangan tidak biasa mewarnai agenda dinas jajaran Pemerintah Kabupaten Merangin pada Sabtu (3/10) pagi. Bupati M. Syukur memimpin langsung rombongan pejabat daerah menembus jalan raya menuju pelosok desa dengan mengendarai skuter matik bongsor Yamaha X-Max.

Agenda bertajuk kunjungan kerja Bupati Merangin ini menyasar Desa Tiangko yang terletak di Kecamatan Sungai Manau. Sekretaris Daerah Zulhifni bersama deretan Kepala Organisasi Perangkat Daerah ikut memacu kendaraan roda dua mereka dalam rombongan tersebut.

Rombongan pejabat Pemkab Merangin memulai perjalanan dari Rumah Dinas Bupati tepat pukul 08.00 WIB. Mereka membelah jalur darat selama satu jam penuh hingga tiba di lokasi tujuan pada pukul 09.00 WIB.

Tim Liputan Kominfo Merangin turut mengawal barisan touring tersebut dengan menunggangi sepeda motor Kawasaki Eliminator. Formasi konvoi roda dua ini mencuri perhatian masyarakat di sepanjang rute perjalanan menuju kawasan barat Merangin.

M. Syukur menegaskan pilihannya memakai kendaraan roda dua ketimbang mobil dinas bukan tanpa alasan khusus. Ia memandang sepeda motor memberikan kepraktisan tinggi saat melintasi jalur antarwilayah kabupaten.

“Kenapa naik motor? Karena lebih santai, lebih mobile, dan lebih efisien,” kata Syukur saat menjelaskan alasan di balik gaya berkendara tersebut.

Perjalanan lapangan ini membawa dua misi utama pemerintah daerah sekaligus dalam satu rangkaian kegiatan. Bupati hadir membuka peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 tingkat kabupaten serta memeriksa langsung kawasan cagar alam Gua Tiangko Ulu.

Nostalgia Masa Kecil Sambut Peringatan Puncak HKG PKK

Panitia memusatkan perayaan puncak HKG PKK ke-54 persis di pelataran kaki bukit Gua Tiangko Ulu. Suasana akrab segera menyelimuti dialog tatap muka antara jajaran kepala daerah dan para pengurus PKK setempat.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Buka Peluang Magang Jepang 2026 untuk Puluhan Tenaga Kerja Muda

Bupati Syukur langsung menyapa hangat seluruh kader organisasi wanita yang berkumpul memadati area terbuka tersebut. Ia mengaitkan wajah ceria para peserta dengan kesejukan panorama alam di sekitar lokasi pertemuan.

“Hari ini saya lihat wajah Ibu-ibu dan Bapak-bapak agak cerah. Ini mungkin karena kita berada di lingkungan tempat pariwisata, salah satunya Gua Tiangko. Nanti setelah ini boleh kunjungan ke gua,” tutur Syukur.

Kawasan perbukitan karst ini ternyata menyimpan ikatan emosional masa lalu yang sangat lekat bagi sang bupati. Wilayah asri tersebut kini telah mengantongi status bergengsi sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark Merangin Jambi.

Syukur lalu mengenang petualangan masa kecilnya saat menyusuri celah bebatuan dan sungai di kawasan tersebut. Keakraban masa kecil itu ia bagikan dengan nada santai hingga memecah tawa hadirin.

“Ini gua tempat saya main kecil-kecil dulu, tapi kami jalan dari belakang situ. Kemudian lanjut lagi ada namanya Dam Tiangko,” cerita Syukur di hadapan para peserta.

Ia menyebut bendungan air di dekat gua itu menjadi lokasi favorit anak-anak desa untuk berenang dan melompat bebas. Syukur bahkan melontarkan kelakar segar yang mengundang gelak tawa para undangan.

“Nah, itu tempat kami mandi loncat, mandi terjun. Jadi kalau ada yang kurang bahagia, nanti coba terjun ke situ, insya Allah bahagia,” canda Syukur yang disambut tepuk tangan riuh.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Menelusuri Jejak Purba Warisan Geologi Gua Tiangko Ulu

Begitu agenda temu kader PKK usai, Bupati Syukur bergegas melangkahkan kaki menuju mulut Gua Tiangko Ulu. Sekretaris Badan Pengelola Geopark Merangin Eko Wahyudi mendampingi bupati menginspeksi lorong bebatuan kapur tersebut.

Keduanya mengamati secara dekat formasi batuan purba yang menjadi aset bernilai tinggi bagi dunia geologi internasional. Keberadaan gua ini memperkuat posisi Merangin sebagai laboratorium alam dunia yang diakui badan PBB.

Syukur mengingatkan rombongan mengenai nilai sejarah batuan gua yang telah melintasi rentang waktu ratusan juta tahun. Ia membeberkan catatan ilmiah mengenai evolusi bentang alam purba di kawasan tersebut.

“Jadi, gua ini terbentuk 140 juta tahun yang lalu. Kalau bicara sejarah, ini dulu laut,” terang Syukur kepada rombongan yang mengelilinginya.

Proses geologis mengangkat dasar samudra purba tersebut ke permukaan daratan jauh sebelum daratan Sumatra menyatu seutuhnya. Keutuhan fosil dan struktur gua sampai hari ini menjadi bukti penting sejarah bumi.

“Nah, kemudian menjadi daratan jauh sebelum Pulau Sumatera terbentuk. Dan alhamdulillah, ini masih ada,” lanjut Syukur menegaskan rasa syukurnya.

Ia mengajak jajaran dinas dan masyarakat menjaga kekayaan alam langka ini demi masa depan daerah. Syukur mengakhiri tinjauannya dengan pekikan semangat pembangunan daerah yang membakar antusiasme rombongan.

“Bersyukurlah! Merangin Baru: Jaya, Jaya, Jaya!” seru Bupati Syukur menutup agenda kunjungan kerja lapangannya di Tiangko.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026
Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Berita Terbaru