Jambi, oegopost.id – Pemerintah Kota Jambi terus mempercepat penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu melalui program Operasional Bersih Bersama Masyarakat (OBBM).
Tahun ini, pemerintah menargetkan seluruh Rukun Tetangga (RT) ikut serta dalam program tersebut agar lingkungan kota tetap bersih dan terbebas dari tempat pembuangan sampah sementara (TPS) liar.
Wali Kota Jambi menegaskan bahwa program ini menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.
Masyarakat Kelola dari Rumah ke Transfer Depo
Dalam skema OBBM, warga bertanggung jawab mengangkut sampah dari rumah menuju transfer depo melalui komunitas.
Pemerintah kota kemudian melanjutkan proses pengelolaan dari titik tersebut hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Wali Kota menjelaskan bahwa masyarakat bebas menentukan kontribusi operasional, sementara pemerintah menjamin perlindungan operator melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, warga juga mengatur perawatan kendaraan pengangkut seperti bentor serta honor petugas secara mandiri.
Pembangunan Tujuh Transfer Depo
Untuk mendukung kelancaran sistem ini, Pemkot Jambi akan membangun tujuh transfer depo di sejumlah wilayah strategis.
Fasilitas ini akan menjadi titik pengumpulan sampah sebelum petugas mengangkutnya ke TPA Talang Gulo.
Keberadaan transfer depo membuat proses pengangkutan lebih efisien karena armada tidak perlu lagi berhenti di setiap TPS yang tersebar di pinggir jalan.
TPS Pinggir Jalan Akan Dihapus
Seiring penerapan sistem baru, pemerintah akan menutup seluruh TPS yang berada di tepi jalan. Langkah ini bertujuan menghilangkan titik penumpukan sampah yang selama ini mengganggu kebersihan dan keindahan kota.
Pemerintah juga memperketat pengawasan serta penegakan peraturan daerah terkait kebersihan lingkungan agar masyarakat lebih disiplin dalam mengelola sampah.
Ajak Warga Jaga Kebersihan Kota
Wali Kota Jambi mengajak seluruh masyarakat berperan aktif dalam mendukung program OBBM. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi warga.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kota Jambi diharapkan mampu menjadi kota yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.(ar)









