Jambi, oegopost.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Jambi pada 31 Mei 2026. B
MKG memprediksi sebagian besar wilayah mengalami cuaca berawan hingga kabut dan udara kabur sepanjang hari.
BMKG juga mencatat hanya satu wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan pada periode tersebut. Kondisi ini menunjukkan cuaca Jambi relatif stabil, meski kelembaban udara tetap tinggi di hampir seluruh daerah.
Tanjung Jabung Timur Jadi Satu-Satunya Wilayah Hujan Ringan
BMKG memprakirakan Tanjung Jabung Timur mengalami hujan ringan pada 31 Mei 2026. Wilayah ini berada di pesisir timur Jambi dan menjadi satu-satunya daerah dengan potensi hujan.
Suhu udara di wilayah ini berada pada kisaran 25–32 derajat Celsius. BMKG juga mencatat kelembaban udara mencapai 67–98 persen, sehingga peluang terbentuknya awan hujan tetap terbuka.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan di wilayah ini diminta menyesuaikan kondisi cuaca, terutama pada pagi hingga siang hari.
Kota Jambi Alami Cuaca Berawan Sepanjang Hari
BMKG memprakirakan Kota Jambi mengalami cuaca berawan sepanjang hari. Suhu udara berada pada rentang 25–32 derajat Celsius dengan kelembaban 63–99 persen.
Cuaca berawan ini membuat sinar matahari tidak terlalu terik, tetapi tingkat kelembaban tetap tinggi. Kondisi ini sering terjadi pada periode peralihan cuaca di wilayah perkotaan.
Wilayah Tengah dan Barat Jambi Didominasi Kabut
Beberapa wilayah di bagian tengah dan barat Jambi juga mengalami kondisi cuaca yang cenderung tertutup.
Merangin dan Sarolangun
BMKG memprakirakan Merangin mengalami udara kabur dengan suhu 21–32 derajat Celsius. Kondisi ini muncul karena kelembaban udara yang mencapai 61–97 persen.
Di Sarolangun, BMKG mencatat kondisi kabut dengan suhu 24–32 derajat Celsius dan kelembaban hingga 99 persen. Kondisi ini membuat jarak pandang dapat menurun pada waktu tertentu.
Bungo dan Tebo
BMKG juga mencatat Bungo dan Tebo mengalami udara kabur. Suhu di dua wilayah ini berada pada kisaran 24–32 derajat Celsius.
Kelembaban udara yang tinggi, yaitu 68–98 persen, membuat awan mudah terbentuk dan menutup sebagian langit pada siang hingga malam hari.
Muaro Jambi dan Batang Hari Tunjukkan Kondisi Stabil
BMKG memprediksi Muaro Jambi mengalami udara kabur dengan suhu 25–32 derajat Celsius. Wilayah ini mencatat kelembaban hingga 99 persen.
Sementara itu, Batang Hari juga mengalami kondisi serupa dengan suhu sedikit lebih tinggi, yaitu 25–33 derajat Celsius. BMKG tidak mencatat potensi hujan di kedua wilayah ini.
Kondisi ini menunjukkan cuaca relatif stabil meski udara terasa lembap sepanjang hari.
Tanjung Jabung Barat Alami Udara Kabur
BMKG memprakirakan Tanjung Jabung Barat mengalami udara kabur pada 31 Mei 2026. Suhu udara berada di kisaran 24–33 derajat Celsius.
Kelembaban udara yang tinggi, antara 61–99 persen, membuat wilayah ini tetap terasa panas-lembap meski tanpa hujan.
Wilayah Pegunungan Kerinci dan Sungai Penuh Lebih Dingin
BMKG mencatat kondisi berbeda di wilayah pegunungan Jambi, terutama di Kerinci dan Sungai Penuh.
Kerinci
Kerinci mengalami kabut dengan suhu 20–25 derajat Celsius. Kondisi ini muncul akibat tingginya kelembaban udara yang mencapai 64–99 persen.
Sungai Penuh
BMKG juga memprakirakan Sungai Penuh mengalami kabut dengan suhu lebih rendah, yaitu 17–25 derajat Celsius. Kelembaban mencapai 72–99 persen dan membuat udara terasa lebih dingin.
Cuaca Jambi Didominasi Lembap dan Minim Hujan
Secara umum, BMKG mencatat cuaca Jambi pada 31 Mei 2026 didominasi kondisi lembap. Awan, kabut, dan udara kabur muncul di sebagian besar wilayah.
BMKG hanya mencatat satu wilayah yang berpotensi hujan ringan, yaitu Tanjung Jabung Timur. Wilayah lain tetap berada dalam kondisi tanpa hujan signifikan.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca, terutama bagi yang beraktivitas di pagi dan malam hari saat kabut lebih mudah terbentuk.(ar)









