Jambi, oegopost.id – Program Studi Ilmu Politik Universitas Jambi menggelar Studium Generale di Gedung FISIPOL UNJA Mendalo pada Selasa (15/9/2026). Selain itu, forum ilmiah ini secara khusus mengusung tema Politik Gender di Indonesia: Representasi, Kekuasaan, dan Tantangan Kesetaraan.
Sementara itu, pihak penyelenggara mengemas acara secara interaktif untuk membedah peran perempuan dalam panggung politik. Oleh karena itu, pengelola akun media sosial resmi FISIPOL UNJA turut mendokumentasikan serta mengunggah seluruh rangkaian kegiatan tersebut.
Selanjutnya, panitia menghadirkan tokoh perempuan asal Jambi, Ratu Munawaroh, sebagai narasumber utama dalam perkuliahan umum ini. Lebih lanjut, Anggota DPR RI Periode 2009–2010 tersebut membagikan pengalaman praktisnya selama berkarir di dunia politik nasional.
Pada kesempatan tersebut, Ratu Munawaroh membedah pelbagai rahasia serta dinamika kekuasaan yang kerap dihadapi perempuan. Bahkan, beliau memaparkan strategi nyata agar perempuan mampu berperan aktif di ruang pengambilan keputusan.
Hasilnya, para mahasiswa FISIPOL UNJA menyimak pemaparan materi serta mengajukan berbagai pertanyaan kontekstual selama sesi diskusi. Kehadiran mantan legislator tersebut akhirnya memberikan gambaran nyata mengenai perjuangan kesetaraan gender di lembaga legislatif.
Di samping itu, sektor pendidikan tinggi terus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam mengkritisi isu-isu kesetaraan gender. Dengan demikian, ruang dialog seperti ini berhasil membuka wawasan akademisi mengenai berbagai hambatan struktural yang ada.
Sebab, perempuan yang duduk di kursi pemerintahan memiliki peran sentral dalam merumuskan kebijakan publik. Oleh sebab itu, pembahasan mengenai keterwakilan perempuan menjadi topik krusial yang terus bergulir hingga saat ini.
Komitmen Kampus Mendorong Keterwakilan Perempuan Dalam Politik
Di sisi lain, Ketua Tim Humas UNJA, Tri Imam Munandar, menegaskan komitmen institusinya dalam memperkaya wawasan akademika. Sebab, Kampus Universitas Jambi konsisten mendorong ruang diskusi yang inklusif terkait peran strategis perempuan.
Selain itu, Tri Imam Munandar menyampaikan bahwa acara ini menjadi wadah strategis bagi para mahasiswa. Akibatnya, mahasiswa dapat memahami secara mendalam pentingnya prinsip kesetaraan dan keterwakilan perempuan dalam sistem politik modern.
Oleh karena itu, pihak rektorat berharap diskusi ini memberi dampak positif bagi pemikiran mahasiswa di Provinsi Jambi. Pada akhirnya, pemahaman mendalam mengenai isu gender akan membentuk generasi muda yang lebih responsif.
Lagipula, UNJA terus memfasilitasi kegiatan edukatif yang menghubungkan teori akademis dengan pengalaman praktis di lapangan. Dengan kata lain, sinergi antara akademisi dan praktisi dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai dinamika politik lokal.
Akhirnya, kegiatan Studium Generale ini melengkapi kurikulum Program Studi Ilmu Politik dalam melahirkan lulusan berkualitas. Oleh karena itu, pihak kampus berniat menjadwalkan program serupa secara berkala pada masa mendatang.
Secara keseluruhan, perkuliahan umum tersebut berakhir dengan lancar dan ditutup melalui sesi foto bersama. Kemudian, informasi lengkap mengenai kegiatan ini dapat diakses oleh publik melalui kanal media sosial resmi FISIPOL UNJA.(ar)









