Tanjung Jabung Barat, oegopost.id – Polisi menggagalkan rencana geng motor yang diduga akan menggelar tawuran di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Dalam operasi pada Sabtu (27/6/2026), petugas mengamankan sembilan remaja sebelum bentrokan terjadi.
Keberhasilan itu berawal dari laporan warga yang melihat konvoi pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan di kawasan Desa Pembengis, Kuala Tungkal. Polisi segera menindaklanjuti laporan tersebut untuk mencegah gangguan keamanan.
Laporan Warga Menggagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja
Kabag Ops Polres Tanjab Barat AKP Hermanto memimpin langsung operasi tersebut. Kasat Intelkam, Kapolsek Tungkal Ilir, serta personel Satreskrim dan Polsek Tungkal Ilir ikut memperkuat pengamanan.
Tim bergerak menuju Gapura Desa Pembengis setelah menerima informasi dari masyarakat. Petugas kemudian menghentikan rombongan sebelum mereka melanjutkan perjalanan.
AKP Hermanto menjelaskan bahwa polisi mengutamakan langkah pencegahan. Langkah itu bertujuan menghindari korban jiwa dan mencegah kerusakan fasilitas umum.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan sembilan remaja itu telah menyusun rencana tawuran dengan kelompok lain dari Kota Jambi. Kedua kelompok memilih kawasan Sungai Toman sebagai lokasi pertemuan.
Namun, polisi lebih dulu memotong pergerakan mereka di kawasan Pembengis. Tindakan cepat itu membuat rencana bentrokan gagal terlaksana.
Polisi Sita Lima Senjata Tajam Dan Minuman Keras
Petugas langsung memeriksa kendaraan serta barang bawaan para remaja. Pemeriksaan itu menghasilkan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan saat tawuran.
Polisi menemukan lima bilah senjata tajam dengan berbagai jenis. Barang bukti itu meliputi badik, celurit berukuran besar, serta beberapa senjata tajam hasil modifikasi.
Petugas juga menemukan sebotol minuman keras jenis anggur merah. Polisi menduga para remaja membawa minuman tersebut sebelum menjalankan aksi.
Selanjutnya, petugas mengamankan seluruh barang bukti untuk kebutuhan penyidikan. Penyidik memasukkan semua temuan ke dalam berkas pemeriksaan.
Polisi Dalami Motif Dan Jaringan Kelompok Motor Tersebut
Polisi membawa sembilan remaja itu ke Mapolres Tanjab Barat. Penyidik langsung memeriksa peran masing-masing serta menggali motif yang melatarbelakangi rencana tawuran.
Penyidik juga menelusuri kemungkinan keterlibatan kelompok lain. Langkah tersebut membantu polisi memetakan jaringan yang berkaitan dengan aksi itu.
Selain itu, penyidik terus mengumpulkan keterangan untuk menentukan proses hukum sesuai hasil pemeriksaan. Polisi menjalankan seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Polres Tanjab Barat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang cepat melaporkan aktivitas mencurigakan. Laporan warga membantu polisi menggagalkan bentrokan sebelum situasi berkembang menjadi lebih berbahaya.
Polisi menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi geng motor dan premanisme di wilayah Tanjung Jabung Barat. Aparat juga akan meningkatkan patroli serta mempercepat respons terhadap setiap laporan masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban.(ar)









