Jambi, oegopost.id – Polda Jambi bersama TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan instansi terkait mengintensifkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Aparat gabungan menyasar sejumlah titik rawan guna menekan potensi bencana asap di berbagai wilayah.
Langkah preventif ini melibatkan Satuan Brimob yang tergabung dalam Satuan Tugas khusus di lapangan. Petugas menyebar ke beberapa posko strategis untuk memantau situasi secara langsung.
Personel gabungan melaksanakan apel kesiapsiagaan di Posko 6 Sridadi kawasan Tahura Kabupaten Batanghari sebelum bergerak. Petugas melanjutkan kegiatan dengan menyisir kawasan hutan serta memberikan edukasi kepada warga sekitar.
Kegiatan serupa berlangsung di Posko 7 Desa Pompa Air Kabupaten Batanghari dengan agenda patroli rutin wilayah. Tim langsung bergerak melakukan penanganan saat mendapati titik api di area tersebut.
Penanganan Titik Api Serta Pendinginan Lahan Masyarakat
Petugas langsung melaksanakan proses pendinginan setelah berhasil memadamkan kemunculan api di lapangan. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada bara tersisa yang memicu kebakaran susulan.
Aksi pemantauan juga berjalan di Posko 71 Berbak Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui pengecekan lahan warga. Tim memastikan kondisi tanah di lokasi tersebut benar-benar aman dari potensi ancaman panas.
Kabid Humas Polda Jambi menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi memegang peranan vital dalam penanganan bencana. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Aparat kepolisian mengimbau warga agar segera melapor apabila menemukan indikasi kemunculan titik api. Kecepatan informasi dari masyarakat sangat menentukan efektivitas penindakan di lapangan.(ar)









