Penyerapan Anggaran Muaro Jambi 2026 Masih Rendah, Belanja Modal Tertinggal Tajam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerapan anggaran belanja daerah Muaro Jambi baru mencapai 30,91 persen hingga Juni 2026.( poto : halojambi.com )

Penyerapan anggaran belanja daerah Muaro Jambi baru mencapai 30,91 persen hingga Juni 2026.( poto : halojambi.com )

Muaro Jambi, oegopost.id – Penyerapan anggaran Muaro Jambi pada APBD 2026 masih berjalan lambat hingga pertengahan tahun.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mencatat realisasi belanja daerah baru mencapai Rp 410,55 miliar dari total pagu Rp 1.328,30 miliar hingga Juni 2026. Angka ini setara dengan 30,91 persen dari target tahunan.

Capaian tersebut menunjukkan pemerintah daerah perlu mendorong percepatan realisasi anggaran pada semester berikutnya. Selain itu, kondisi ini menyoroti efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang berjalan sepanjang tahun anggaran.

Belanja Pegawai Tetap Mendominasi

Belanja pegawai menyerap porsi terbesar dalam struktur realisasi APBD 2026. Pemerintah daerah membukukan belanja pegawai sebesar Rp 281,17 miliar hingga pertengahan tahun.

Angka tersebut menunjukkan anggaran daerah masih banyak terserap untuk kebutuhan rutin aparatur sipil negara (ASN). Sementara itu, belanja barang dan jasa mencapai Rp 67,30 miliar, sedangkan belanja lain-lain menyentuh Rp 58,75 miliar.

Baca Juga :  Target Nasional 80 Persen, DPRD Jambi Pacu Penyelesaian Temuan BPK

Struktur tersebut memperlihatkan pemerintah masih mengalokasikan sebagian besar anggaran untuk operasional dibandingkan pembangunan.

Belanja Modal Masih Sangat Rendah

Belanja modal mencatat realisasi paling kecil dibandingkan pos lainnya. Pemerintah daerah hanya merealisasikan Rp 3,33 miliar hingga Juni 2026.

Kondisi ini menunjukkan proyek fisik dan pengadaan aset daerah belum banyak berjalan pada semester pertama. Padahal, belanja modal berperan penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan pelayanan publik.

Minimnya realisasi ini juga mengindikasikan sebagian besar proyek masih berada pada tahap perencanaan dan proses pengadaan.

APBD 2026 Mengalami Penurunan

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menetapkan APBD 2026 sebesar Rp 1.328,30 miliar. Nilai tersebut turun 20,66 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan anggaran ini mendorong pemerintah daerah menyesuaikan kembali prioritas program agar tetap berjalan optimal. Kondisi tersebut juga menuntut efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pelayanan publik.

Baca Juga :  SKK Migas–PetroChina Latih UMKM Tanjabbar, Dorong Naik Kelas dan Mandiri

Proses pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya realisasi belanja modal pada semester pertama. Banyak proyek fisik baru mulai berjalan pada triwulan ketiga dan keempat.

Pola tersebut membuat penyerapan anggaran terlihat rendah pada pertengahan tahun, meskipun aktivitas belanja biasanya meningkat menjelang akhir tahun anggaran.

Pemerintah daerah perlu mempercepat proses administrasi dan pengadaan agar serapan anggaran meningkat secara signifikan. Fokus utama perlu diarahkan pada belanja modal yang masih tertinggal jauh dibandingkan pos lainnya.

Realisasi belanja daerah menjadi indikator penting kinerja fiskal daerah. Semakin cepat pemerintah merealisasikan anggaran, semakin cepat pula masyarakat merasakan manfaat pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur dan layanan publik.

Dengan sisa waktu tahun anggaran 2026, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan seluruh program agar target belanja dapat tercapai lebih merata dan efektif.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jambi Hemat Anggaran Rp200 Miliar dari Pengalihan PPPK ke Pusat
Sidak Bupati Merangin Perkim Temukan Kantor Kosong dan Musala Kotor
Pemkab Merangin Dorong Akreditasi Perpustakaan Desa dan Sekolah
Bupati Tanjung Jabung Barat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026
Dua Pejabat Dinas Pendidikan Kota Jambi Mengundurkan Diri
Bupati Batang Hari Hadiri Rapat Paripurna Listening Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto
Pemkab Kerinci Raih Prestasi Implementasi Program 3 Juta Rumah
Pemprov Jambi Raih Penghargaan Program 3 Juta Rumah 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pemprov Jambi Hemat Anggaran Rp200 Miliar dari Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Sidak Bupati Merangin Perkim Temukan Kantor Kosong dan Musala Kotor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Pemkab Merangin Dorong Akreditasi Perpustakaan Desa dan Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Dua Pejabat Dinas Pendidikan Kota Jambi Mengundurkan Diri

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB