Antisipasi Fenomena Geng Motor, Pemkab Merangin Gandeng Sekolah dan BIN

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Merangin Muhammad Syukur membubuhkan tanda tangan bentuk penolakan aktivitas geng motor di wilayah tersebut, Rabu (15/7/2026).(poto: ANTARA).

Bupati Merangin Muhammad Syukur membubuhkan tanda tangan bentuk penolakan aktivitas geng motor di wilayah tersebut, Rabu (15/7/2026).(poto: ANTARA).

Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin bergerak cepat melakukan antisipasi fenomena geng motor agar tidak masuk ke wilayah mereka. Oleh karena itu, pemerintah daerah meluncurkan langkah strategis yang melibatkan kolaborasi lintas sektor secara kuat. Langkah pencegahan ini sengaja menggandeng aparat keamanan hingga institusi pendidikan guna menjaga ruang publik tetap aman.

Bupati Merangin, Muhammad Syukur, menyambut baik komitmen bersama ini demi membentengi para remaja dari pengaruh buruk jalanan. Selain itu, ia mendukung penuh inisiasi Polres Merangin yang bergerak responsif dalam menjaga ketertraman wilayah. Sinergi nyata ini menjadi bukti kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda.

Sinergi Lintas Sektor Jaga Keamanan Wilayah Merangin

Pemerintah daerah tidak bergerak sendiri dalam memetakan potensi gangguan keamanan di lingkungan remaja. Selanjutnya, mereka mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Koordinator Wilayah Badan Intelijen Negara (Korwil BIN). Tidak hanya itu, kepala sekolah dan para siswa juga ikut ambil bagian dalam gerakan preventif ini.

Bupati Syukur menegaskan bahwa sejauh ini wilayah Merangin sebenarnya masih berada dalam kondisi yang sangat kondusif. Sebab, karakter masyarakat Merangin yang ramah dan menjunjung tinggi adat istiadat menjadi benteng sosial yang kuat. Budaya lokal yang positif ini terbukti mampu menyaring pengaruh buruk dari luar.

Baca Juga :  Imigrasi Jambi Gelar Workshop Fotografi dan Videografi untuk Perkuat Komunikasi Visual Digital

Sementara itu, keberadaan puluhan pondok pesantren di Merangin turut memperkuat situasi keamanan yang baik di tengah masyarakat. Lembaga pendidikan agama ini terbukti efektif dalam membentuk akhlak dan moral para remaja. Akhirnya, predikat sebagai pemilik pesantren terbanyak di Provinsi Jambi menjadi modal besar bagi kabupaten ini.

Polisi Lakukan Deteksi Dini Komunitas Motor Lokal

Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah Efendi, memastikan bahwa wilayah hukumnya saat ini bersih dari aktivitas geng motor. Kemudian, ia menjelaskan perbedaan besar antara komunitas pencinta sepeda motor dan geng motor. Komunitas motor cenderung fokus pada kegiatan positif, sedangkan geng motor selalu identik dengan aksi kekerasan.

Kendati situasi terpantau aman, namun pihak kepolisian tetap gencar melakukan deteksi dini terhadap seluruh komunitas motor. Deteksi dini ini bertujuan untuk mencegah adanya penyimpangan perilaku yang mengarah pada tindakan kriminal. Jadi, polisi ingin memastikan tidak ada kelompok remaja yang meniru aksi anarkis dari daerah lain.

Oleh karena itu, Kapolres mengimbau para orang tua dan guru untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak di luar jam sekolah. Pengawasan bersama ini dinilai efektif untuk menekan potensi kenakalan remaja di jalanan. Selain itu, polisi juga berjanji akan terus melakukan patroli rutin di titik-titik rawan.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Perkuat Komitmen Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Penandatanganan Pakta Integritas Tolak Aksi Kejahatan Jalanan

Sebagai bentuk komitmen nyata, seluruh pemangku kepentingan menyepakati sebuah pakta integritas bersama. Penandatanganan pakta ini menandai penolakan total terhadap segala bentuk aktivitas geng motor di Merangin. Oleh sebab itu, aparat akan menerapkan langkah hukum dan preventif secara tegas bagi siapa saja yang melanggar.

Bupati Merangin, unsur Forkopimda, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kepala Dinas Pendidikan memimpin langsung prosesi penandatanganan tersebut. Perwakilan kepala sekolah dan Koordinator Wilayah BIN juga turut membubuhkan tanda tangan mereka. Dokumen resmi ini menjadi landasan formal untuk menggerakkan aksi bersama di lapangan.

Melalui komitmen kolektif ini, seluruh pihak sepakat memperkuat bimbingan spiritual dan edukasi bagi para remaja. Namun, Bupati mengingatkan bahwa tindakan keji di jalanan biasanya terjadi akibat pengaruh alkohol atau zat terlarang. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan pencegahan peredaran barang haram tersebut sebagai prioritas utama.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Tebal Hambat Helikopter Padamkan Karhutla Gambut Jambi
Pemkot Jambi Salurkan Bansos Beras Tahap 4 untuk 49 Ribu KPM
Ribuan Santri Padati Lapangan MTQ Rayakan Hari Santri di Bungo
Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Jumat 23 Oktober 2026
Cuaca Jambi Hari Ini: Kerinci Hujan, Sarolangun Tembus 36 Derajat
Krisis Air Bersih di Tabir Teratasi Lewat Pasokan Tangki Darurat
Mahasiswa Demo Kantor Gubernur Jambi, Sorot Karhutla dan MBG
Mahasiswa Geruduk DPRD Jambi, Tuntut Karhutla Bencana Nasional
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Asap Tebal Hambat Helikopter Padamkan Karhutla Gambut Jambi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pemkot Jambi Salurkan Bansos Beras Tahap 4 untuk 49 Ribu KPM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Ribuan Santri Padati Lapangan MTQ Rayakan Hari Santri di Bungo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Jumat 23 Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Cuaca Jambi Hari Ini: Kerinci Hujan, Sarolangun Tembus 36 Derajat

Berita Terbaru

Polisi menangkap dua pelaku pembobolan pipa minyak Pertamina di Kota Jambi.(poto: istimewa).

Kriminal

Polisi Tangkap Dua Pembobol Pipa Minyak Pertamina di Jambi

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:40 WIB