Pemadaman Bergilir Sungai Penuh, PLTA Besar Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLTA milik PT Kerinci Merangin Hidro( Poto : istimewa ).

PLTA milik PT Kerinci Merangin Hidro( Poto : istimewa ).

Sungai Penuh, oegopost.id – Pemadaman listrik bergilir di Sungai Penuh kembali terjadi setelah gangguan pada jalur transmisi Sumatra Muara Bungo–Sungai Rumbai. Warga di Kerinci langsung merasakan dampaknya, meski daerah ini memiliki pembangkit besar yang disebut mampu menghasilkan listrik surplus. Isu listrik bergilir Sungai Penuh pun ramai dibahas publik.

Gangguan Transmisi Picu Pemadaman

Gangguan pada jaringan transmisi Sumatra membuat aliran listrik di beberapa wilayah tidak stabil. Kondisi ini memaksa operator menerapkan pemadaman bergilir agar sistem tetap seimbang.

Warga Sungai Penuh dan Kerinci merasakan listrik hidup-mati sejak siang hingga malam. Kondisi ini muncul setelah gangguan besar terjadi pada 22 Mei 2026.

Operator sistem langsung mengatur beban listrik agar jaringan tidak kolaps dan tetap bisa berfungsi secara bertahap.

Baca Juga :  Tol Sumatra Tetap Lancar Saat Gangguan Listrik Padam

PLTA Besar Jadi Sorotan Warga

Perhatian publik tertuju pada PLTA milik PT Kerinci Merangin Hidro yang memiliki kapasitas sekitar 350 megawatt. Pembangkit ini mengoperasikan empat turbin aktif dengan produksi stabil.

Warga mempertanyakan mengapa daerah penghasil listrik tetap mengalami pemadaman.

“Kalau listrik dari sini, kenapa kami masih ikut padam?” ujar seorang warga Kerinci.

Secara teknis, listrik dari PLTA langsung masuk ke sistem interkoneksi Sumatra. Sistem ini membagi listrik sesuai kebutuhan regional, bukan berdasarkan lokasi pembangkit.

PLN Jelaskan Sistem Pengaturan Beban

PLN menjelaskan bahwa mereka menerapkan pemadaman bergilir untuk menstabilkan jaringan setelah gangguan besar. Langkah ini membantu mencegah gangguan yang lebih luas di Sumatra.

Manajer PLN ULP Sungai Penuh, Eko Pitono, menegaskan bahwa sistem tidak mengalami pemadaman total.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Kabel Bawah Tanah PLN di Jambi Timur

“Tim kami mengatur beban agar sistem tetap stabil. Semua wilayah terdampak pengaturan ini,” katanya.

Sementara itu, pihak PLTA Kerinci Merangin Hidro memastikan seluruh unit beroperasi normal dan tidak mengalami gangguan produksi.

Dampak ke Warga dan Reaksi Publik

Warga tetap merasakan dampak langsung dari pemadaman bergilir ini. Aktivitas rumah tangga dan usaha kecil ikut terganggu karena listrik sering padam tanpa jadwal tetap.

Kondisi ini memicu diskusi soal distribusi listrik yang dianggap belum merata. Sebagian warga menilai daerah penghasil listrik seharusnya mendapat prioritas lebih.

Namun sistem interkoneksi tetap membagi listrik berdasarkan kebutuhan jaringan, bukan lokasi pembangkit. Hal ini sering menimbulkan perbedaan pandangan di masyarakat.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UIN STS Jambi dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Bagi ASN Kampus
Banggar DPRD Jambi Sepakati Pembentukan Pansus Pengelolaan Aset Daerah
Gubernur Jambi Terima WALUBI, Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Pelantikan Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi: UBR Dorong Sinergi Strategis Layanan Kesehatan
Kanwil Kemenkum Jambi Tingkatkan Kepastian Hukum Lewat Layanan Fidusia Elektronik
Wali Kota Sungai Penuh Perjuangkan Status Batas Kawasan Hutan Bukit Khayangan
Warung Berkah GJB Sungai Penuh Sediakan Makan Gratis Setiap Hari Jumat
Pembangunan Tugu TMMD Ke-129 di Bungo Masuki Tahap Finishing
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:30 WIB

UIN STS Jambi dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Bagi ASN Kampus

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Jambi Terima WALUBI, Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:00 WIB

Pelantikan Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi: UBR Dorong Sinergi Strategis Layanan Kesehatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Tingkatkan Kepastian Hukum Lewat Layanan Fidusia Elektronik

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:46 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Perjuangkan Status Batas Kawasan Hutan Bukit Khayangan

Berita Terbaru