Migas Rakyat di Jambi Melejit, UMKM Lokal Mulai Nikmati Hasilnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi migas rakyat di Jambi naik tajam.( Ilustrasi Poto : chatGPT ).

Produksi migas rakyat di Jambi naik tajam.( Ilustrasi Poto : chatGPT ).

Jambi, oegopost.id – Produksi migas rakyat Jambi meningkat dalam beberapa bulan terakhir dan mulai menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. UMKM, koperasi, dan badan usaha daerah kini mengelola sumur minyak dengan produksi yang terus bertambah.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyebut tren tersebut menunjukkan perkembangan yang positif. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menaikkan produksi minyak, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi baru di daerah.

“Produksi akan terus kami upayakan meningkat. Kami juga menambah kapasitas penampungan agar produksi masyarakat lebih optimal,” kata Djoko.

Produksi Minyak Rakyat Terus Naik

PT Batanghari Sinar Energi di Jambi memberi kontribusi terbesar dalam produksi minyak rakyat saat ini. Perusahaan itu mengirim minyak dari sumur masyarakat hingga 2.724 barrel oil per day atau BOPD.

Angka tersebut menunjukkan pengelola sumur rakyat mulai menjalankan sistem produksi yang lebih tertata. Mereka juga terus meningkatkan kapasitas produksi di lapangan.

Saat ini, pengelola membangun kontainer portabel untuk menambah kapasitas penampungan minyak. Langkah itu membantu mereka mengantisipasi kenaikan produksi dari sumur masyarakat.

Baca Juga :  Cek Endra Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI Bersama Pemuda Melayu di Jambi

Peningkatan produksi tidak hanya terjadi di Jambi. Pengelola migas rakyat di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah juga mencatat kenaikan produksi cukup signifikan.

Melalui skema BKU atau kerja sama BUMD, koperasi, dan UMKM, produksi minyak di dua wilayah itu sudah menembus rata-rata lebih dari 300 BOPD.

UMKM dan Koperasi Mulai Raup Keuntungan

Aktivitas migas rakyat kini memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Banyak UMKM dan koperasi lokal mulai memperoleh pendapatan besar dari produksi minyak masyarakat.

BUMD, koperasi, dan pelaku usaha lokal bahkan mampu menghasilkan pendapatan hingga puluhan ribu dolar AS per hari.

Kondisi tersebut membuat sektor migas rakyat semakin menarik bagi daerah penghasil minyak. Selain membuka peluang usaha baru, aktivitas ini juga membantu meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.

Regulasi Baru Perkuat Peran Masyarakat

Pemerintah ikut mendorong pertumbuhan migas rakyat melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025.

Aturan itu memberi ruang lebih luas bagi masyarakat dan badan usaha lokal untuk terlibat langsung dalam produksi migas.

Baca Juga :  251 IUP Tambang Tak Punya RKAB, BPK Soroti Lemahnya Pengawasan di Daerah

Dengan dukungan regulasi yang lebih jelas, pengelola sumur rakyat kini lebih leluasa menjalankan aktivitas produksi secara legal dan terorganisir.

SKK Migas juga melihat peluang besar dari sektor ini. Jika pemerintah terus memperkuat infrastruktur dan tata kelola, produksi migas rakyat bisa mencapai ribuan BOPD di berbagai daerah.

Pengelola Mulai Perkuat Keselamatan Kerja

Pengelola sumur rakyat kini tidak hanya fokus pada produksi. Mereka juga mulai memperhatikan keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.

Pekerja di lapangan mulai menggunakan alat pelindung diri atau APD dengan lebih tertib. Pengelola juga membangun tanggul semen untuk mencegah pencemaran lingkungan.

Selain itu, mereka memasang rambu-rambu keselamatan di area produksi agar aktivitas kerja berjalan lebih aman.

Langkah tersebut menunjukkan pengelola migas rakyat mulai menjalankan produksi secara lebih serius dan berkelanjutan. Jika tren ini terus berlanjut, migas rakyat berpotensi menjadi kekuatan ekonomi baru di daerah sekaligus membantu produksi energi nasional.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Tebal Hambat Helikopter Padamkan Karhutla Gambut Jambi
Pemkot Jambi Salurkan Bansos Beras Tahap 4 untuk 49 Ribu KPM
Ribuan Santri Padati Lapangan MTQ Rayakan Hari Santri di Bungo
Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Jumat 23 Oktober 2026
Cuaca Jambi Hari Ini: Kerinci Hujan, Sarolangun Tembus 36 Derajat
Krisis Air Bersih di Tabir Teratasi Lewat Pasokan Tangki Darurat
Mahasiswa Demo Kantor Gubernur Jambi, Sorot Karhutla dan MBG
Mahasiswa Geruduk DPRD Jambi, Tuntut Karhutla Bencana Nasional
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Asap Tebal Hambat Helikopter Padamkan Karhutla Gambut Jambi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pemkot Jambi Salurkan Bansos Beras Tahap 4 untuk 49 Ribu KPM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Ribuan Santri Padati Lapangan MTQ Rayakan Hari Santri di Bungo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Jumat 23 Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Cuaca Jambi Hari Ini: Kerinci Hujan, Sarolangun Tembus 36 Derajat

Berita Terbaru

Ilustrasi Pengemudi mencoba fitur T Intouch with Toyota Remote pada Kijang Innova Zenix terbaru di area parkir.(poto: AI).

Otomotif

Toyota Rilis Innova Zenix Terbaru 2026, Fitur Berubah Drastis

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:30 WIB

Ilustrasi Seorang karyawan membawa kotak barang di kantor Barclays saat pemangkasan 5.000 staf akibat integrasi AI.(poto: AI).

Bisnis

Barclays Pangkas 5.000 Karyawan demi Efisiensi AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:25 WIB

Ilustrasi Suasana sidang pembacaan putusan pembatalan denda pinjol oleh majelis hakim di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.(poto: AI).

Bisnis

Hakim Batalkan Sanksi KPPU Rp 755 Miliar ke 97 Pinjol

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:20 WIB