Makkah Route haji Indonesia 2026: Sistem Baru yang Bikin Ibadah Lebih Mudah dan Terintegrasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makkah Route 2026 mempermudah layanan haji Indonesia dengan sistem terintegrasi dari tanah air hingga Arab Saudi, membuat jamaah lebih cepat, nyaman, dan efisien.( Poto : Minanews.net ).

Makkah Route 2026 mempermudah layanan haji Indonesia dengan sistem terintegrasi dari tanah air hingga Arab Saudi, membuat jamaah lebih cepat, nyaman, dan efisien.( Poto : Minanews.net ).

Jakarta, oegopost.id – Kementerian Haji dan Umrah RI menyatakan bahwa penyelenggaraan keberangkatan jamaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M berjalan lebih tertib dan efisien setelah pemerintah menerapkan program Makkah Route.

Selain itu, Menteri Haji dan Umrah RI Moch. Irfan Yusuf memberikan apresiasi terhadap layanan tersebut. Ia menegaskan bahwa Makkah Route mempercepat proses keberangkatan dan sekaligus meningkatkan kenyamanan jamaah sejak masih berada di Indonesia.

Menurutnya, sistem ini mengintegrasikan seluruh proses layanan haji sejak awal. Oleh karena itu, jamaah tidak lagi menjalani proses administrasi berulang ketika tiba di Arab Saudi. Dengan demikian, perjalanan ibadah menjadi lebih ringan dan terarah.

“Kami mengapresiasi penerapan Makkah Route karena layanan ini memudahkan jamaah haji Indonesia. Sistem ini mempercepat proses dari tanah air dan memberikan kepastian serta kenyamanan saat jamaah tiba di Tanah Suci,” ujar Irfan di Jakarta, 23 April 2026.

Baca Juga :  SIM Kedaluwarsa Tidak Bisa Diperpanjang, Ini Cara Mengurusnya

Pemerintah Dorong Transformasi Layanan Haji

Selanjutnya, Irfan menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong inovasi dalam penyelenggaraan haji sebagai bagian dari transformasi layanan nasional. Ia menjelaskan bahwa sistem terintegrasi ini membantu jamaah agar dapat lebih fokus menjalankan ibadah.

“Dengan sistem ini, kami ingin jamaah memperoleh pengalaman ibadah yang lebih baik, tertib, dan manusiawi. Selain itu, jamaah tidak perlu lagi menghadapi proses tambahan saat tiba di Arab Saudi,” tambahnya.

Kolaborasi Internasional dalam Program Makkah Route

Di sisi lain, program Makkah Route lahir dari kerja sama berbagai lembaga di Arab Saudi, termasuk kementerian dalam negeri, luar negeri, kesehatan, serta otoritas penyelenggara haji. Sejak diluncurkan pada 2017, program ini telah melayani lebih dari 1,25 juta jamaah dari berbagai negara.

Implementasi di Embarkasi Indonesia

Kemudian, Indonesia mulai menerapkan layanan ini pada musim haji 2026 di beberapa embarkasi, yaitu Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Adi Soemarmo (Solo), Juanda (Surabaya), dan Sultan Hasanuddin (Makassar). Dari sana, jamaah berangkat menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.

Baca Juga :  Baleg DPR MK Kerugian Negara Bahas Putusan MK

Setibanya di Madinah, jamaah langsung menuju akomodasi tanpa melalui proses imigrasi ulang. Dengan cara ini, sistem tersebut mengurangi waktu tunggu sekaligus mengurangi kelelahan jamaah.

Layanan Terintegrasi dari Tanah Air

Selain itu, Makkah Route mencakup berbagai layanan penting seperti perekaman biometrik, penerbitan visa haji elektronik, pemeriksaan kesehatan, dan penyelesaian imigrasi di bandara keberangkatan. Tidak hanya itu, pengelolaan bagasi juga berjalan secara terintegrasi sehingga barang jamaah langsung dikirim ke tempat penginapan di Arab Saudi.

Akhirnya, pemerintah berharap sistem ini membuat penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan lebih lancar, efisien, dan memberikan pengalaman ibadah yang lebih khusyuk bagi jamaah Indonesia.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Pers dan Kemenkum Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik
5 Tanda Seseorang Berpotensi Menjadi Pemimpin Hebat
Kuliner Nusantara Kuno: 8 Makanan Tradisional yang Masih Eksis
29 Narapidana High Risk Jambi Dipindahkan ke Nusakambangan
Klepon Pandan Anti Gagal: Lembut, Kenyal, dan Isian Lumer!
Lulusan Guru Membludak, Pemerintah Evaluasi Arah Pendidikan Tinggi
Lapis Srikaya Tetap Jadi Favorit, Kue Tradisional yang Bertahan di Tengah Tren Modern
Resep Ikan Asam Padeh Autentik, Sajian Pedas Asam yang Menggugah Selera
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 22:00 WIB

Makkah Route haji Indonesia 2026: Sistem Baru yang Bikin Ibadah Lebih Mudah dan Terintegrasi

Jumat, 24 April 2026 - 21:00 WIB

Dewan Pers dan Kemenkum Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik

Jumat, 24 April 2026 - 19:00 WIB

Kuliner Nusantara Kuno: 8 Makanan Tradisional yang Masih Eksis

Jumat, 24 April 2026 - 17:00 WIB

29 Narapidana High Risk Jambi Dipindahkan ke Nusakambangan

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Klepon Pandan Anti Gagal: Lembut, Kenyal, dan Isian Lumer!

Berita Terbaru

Dewan Pers dan Kemenkum RI dorong perlindungan karya jurnalistik dalam RUU Hak Cipta untuk memperkuat industri pers di era digital dan AI.( Poto : dewanpers.or.id ).

Nasional

Dewan Pers dan Kemenkum Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik

Jumat, 24 Apr 2026 - 21:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk meninjau ulang usulan 31 formasi CPNS tahun 2026.

Daerah

Ketua DPRD Sungai Penuh Minta Evaluasi Formasi CPNS 2026

Jumat, 24 Apr 2026 - 20:23 WIB