Operator Telekomunikasi Tegaskan di MK: Istilah Kuota Internet Hangus Tidak Tepat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operator seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan di Mahkamah Konstitusi bahwa istilah kuota internet hangus ( Poto : dok.KOMPAS.com )

Operator seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan di Mahkamah Konstitusi bahwa istilah kuota internet hangus ( Poto : dok.KOMPAS.com )

Jakarta, oegopost.id – Perdebatan kuota internet hangus MK kini menunggu putusan Mahkamah Konstitusi yang akan berdampak luas bagi masyarakat.Perwakilan operator seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison menjelaskan bahwa pelanggan membeli paket dengan batas volume data dan masa aktif tertentu. Operator menentukan batas tersebut sejak awal dan menyampaikannya secara jelas kepada pelanggan saat transaksi.

Operator menyediakan akses jaringan sesuai durasi paket. Sistem langsung menghentikan akses ketika masa aktif berakhir karena kontrak layanan telah selesai. Operator tidak mengambil atau menghapus kuota pelanggan, melainkan hanya menghentikan layanan sesuai kesepakatan.

Baca Juga :  Klepon Pandan Anti Gagal: Lembut, Kenyal, dan Isian Lumer!

Operator Atur Kapasitas Jaringan

Mereka menjaga kualitas layanan agar tetap stabil bagi seluruh pengguna. Jika operator membiarkan pelanggan menumpuk kuota tanpa batas, lonjakan trafik akan menekan performa jaringan.Operator menerapkan masa aktif untuk mengatur distribusi penggunaan data. Kebijakan ini membantu mereka menjaga keseimbangan beban jaringan dan mencegah gangguan layanan di berbagai wilayah.

Sejumlah konsumen menggugat sistem tersebut karena merasa dirugikan. Mereka menilai kuota yang sudah mereka beli seharusnya tetap bisa digunakan tanpa batas waktu.Para penggugat juga meminta kebijakan yang memungkinkan akumulasi kuota atau pengembalian sisa paket. Mereka melihat internet sebagai kebutuhan penting sehingga penggunaan kuota perlu lebih fleksibel.

Baca Juga :  Resep Ikan Asam Padeh Autentik, Sajian Pedas Asam yang Menggugah Selera

MK Dalami Dampak Kebijakan

Perbedaan pandangan antara operator dan konsumen kini menjadi perhatian Mahkamah Konstitusi. Lembaga tersebut menilai aspek hukum, perlindungan konsumen, serta keberlanjutan industri telekomunikasi.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan
Indomaret Tutup Sementara di Sejumlah Daerah, Warganet Soroti Penyebabnya
Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi Tahap 2, Pendaftaran Dibuka
Ekspor Sawit, Batu Bara, dan Ferro Alloy Wajib Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026
Harga Daging Sapi Stabil di Berbagai Daerah Usai Idul Adha 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
Bareskrim Kejar Aktor Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Selidiki Praktik Under Invoicing
Korban Terseret Ombak di Pantai Ampenan Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup
Fase Armuzna Haji 2026 Tuntas, Seluruh Jemaah Indonesia Tinggalkan Mina
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:00 WIB

Indomaret Tutup Sementara di Sejumlah Daerah, Warganet Soroti Penyebabnya

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi Tahap 2, Pendaftaran Dibuka

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ekspor Sawit, Batu Bara, dan Ferro Alloy Wajib Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:27 WIB

Harga Daging Sapi Stabil di Berbagai Daerah Usai Idul Adha 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun

Berita Terbaru