Sungai Penuh, oegopost.id – Warga Koto Baru menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut pelaksanaan Kenduri Sko yang menjadi salah satu tradisi adat penting di daerah tersebut. Warga Koto Baru menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut Kenduri Sko. Tradisi ini merupakan adat penting di daerah tersebut.
Tokoh adat dan pemuda setempat turut menggerakkan warga agar ikut berpartisipasi dalam seluruh kegiatan. Mereka mengajak masyarakat menjaga kekompakan dan memastikan seluruh prosesi berjalan lancar sesuai adat yang diwariskan turun-temurun.
Warga Menghidupkan Tradisi Melemang Secara Gotong Royong
Dalam rangkaian kegiatan Kenduri Sko, warga Koto Baru melaksanakan tradisi melemang dengan penuh semangat. Masyarakat secara gotong royong menyiapkan bahan, membungkus beras ketan ke dalam bambu, dan membakarnya secara bersama-sama.
Warga memasak lemang di beberapa titik secara serentak untuk memenuhi kebutuhan jamuan adat. Mereka saling membantu tanpa membedakan usia maupun latar belakang, sehingga suasana kebersamaan terlihat sangat kuat.
Para ibu menyiapkan bahan makanan, sementara kaum laki-laki mengurus proses pembakaran lemang. Generasi muda ikut terlibat untuk belajar langsung tentang tradisi leluhur mereka. Masyarakat Koto Baru melaksanakan Kenduri Sko sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan, juga menjadikan kegiatan ini sebagai momen untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Tokoh adat menegaskan bahwa Kenduri Sko tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga nilai-nilai budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Warga Harapkan Tradisi Tetap Lestari
Warga berharap pelaksanaan Kenduri Sko dan tradisi melemang terus dilestarikan oleh generasi muda. Mereka menilai kegiatan ini memiliki nilai penting dalam membangun solidaritas, menjaga identitas budaya, dan memperkuat rasa kebersamaan.Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, masyarakat Koto Baru optimistis tradisi ini akan tetap hidup dan menjadi kebanggaan daerah di masa mendatang.***









