Kenduri Sko Koto Baru Melemang Digelar dengan Antusias Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Koto Baru menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut pelaksanaan Kenduri Sko yang menjadi salah satu tradisi adat penting di daerah tersebut.

Warga Koto Baru menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut pelaksanaan Kenduri Sko yang menjadi salah satu tradisi adat penting di daerah tersebut.

Sungai Penuh, oegopost.id – Warga Koto Baru menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut pelaksanaan Kenduri Sko yang menjadi salah satu tradisi adat penting di daerah tersebut. Warga Koto Baru menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut Kenduri Sko. Tradisi ini merupakan adat penting di daerah tersebut.

Tokoh adat dan pemuda setempat turut menggerakkan warga agar ikut berpartisipasi dalam seluruh kegiatan. Mereka mengajak masyarakat menjaga kekompakan dan memastikan seluruh prosesi berjalan lancar sesuai adat yang diwariskan turun-temurun.

Warga Menghidupkan Tradisi Melemang Secara Gotong Royong

Dalam rangkaian kegiatan Kenduri Sko, warga Koto Baru melaksanakan tradisi melemang dengan penuh semangat. Masyarakat secara gotong royong menyiapkan bahan, membungkus beras ketan ke dalam bambu, dan membakarnya secara bersama-sama.

Baca Juga :  Kalender Wisata Jambi Dongkrak Kunjungan Wisatawan Secara Signifikan

Warga memasak lemang di beberapa titik secara serentak untuk memenuhi kebutuhan jamuan adat. Mereka saling membantu tanpa membedakan usia maupun latar belakang, sehingga suasana kebersamaan terlihat sangat kuat.

Para ibu menyiapkan bahan makanan, sementara kaum laki-laki mengurus proses pembakaran lemang. Generasi muda ikut terlibat untuk belajar langsung tentang tradisi leluhur mereka. Masyarakat Koto Baru melaksanakan Kenduri Sko sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan, juga menjadikan kegiatan ini sebagai momen untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Terima Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh

Tokoh adat menegaskan bahwa Kenduri Sko tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga nilai-nilai budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Warga Harapkan Tradisi Tetap Lestari

Warga berharap pelaksanaan Kenduri Sko dan tradisi melemang terus dilestarikan oleh generasi muda. Mereka menilai kegiatan ini memiliki nilai penting dalam membangun solidaritas, menjaga identitas budaya, dan memperkuat rasa kebersamaan.Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, masyarakat Koto Baru optimistis tradisi ini akan tetap hidup dan menjadi kebanggaan daerah di masa mendatang.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Jambi dan Wamen LH Cek Penanganan Karhutla Tanjung Jabung Timur
MTsN 1 Kota Sungai Penuh Dominasi Juara KOMPAS Jenjang MTs
Pelantikan Pejabat Kemenkum Jambi Perkuat Akuntabilitas Keuangan Organisasi
Kemenag Resmi Tutup Perhelatan KOMPAS Sungai Penuh 2026
Pemkab Merangin Peringati Maulid Nabi, Bupati M. Syukur Tekankan Pelayanan Publik Berakhlak
Bupati Merangin Komit Percepat Transformasi Digital Birokrasi Daerah
Pemkab Merangin Matangkan Perencanaan Pembangunan Sekolah Rakyat
Gubernur Jambi Dan Kasiops Korem 042 Gapu Cek Karhutla Tahura Batang Hari
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Wagub Jambi dan Wamen LH Cek Penanganan Karhutla Tanjung Jabung Timur

Sabtu, 5 September 2026 - 12:02 WIB

MTsN 1 Kota Sungai Penuh Dominasi Juara KOMPAS Jenjang MTs

Sabtu, 5 September 2026 - 11:57 WIB

Pelantikan Pejabat Kemenkum Jambi Perkuat Akuntabilitas Keuangan Organisasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:31 WIB

Kemenag Resmi Tutup Perhelatan KOMPAS Sungai Penuh 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:02 WIB

Pemkab Merangin Peringati Maulid Nabi, Bupati M. Syukur Tekankan Pelayanan Publik Berakhlak

Berita Terbaru