Kementan Ungkap 139 PKS Diduga Tekan Harga TBS, Petani Sawit Tertekan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk muatan TBS Kelapa Sawit antre masuk ke pabrik ( jambione.com ).

Truk muatan TBS Kelapa Sawit antre masuk ke pabrik ( jambione.com ).

Jakarta, oegopost.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menemukan praktik penekanan harga TBS sawit rakyat oleh 139 pabrik kelapa sawit (PKS) di berbagai daerah.

Temuan ini langsung memicu perhatian karena berdampak ke pendapatan petani sawit, terutama di wilayah sentra seperti Jambi, Sumatera, dan Kalimantan.

Dari hasil pemantauan, sebagian kecil PKS sudah menyesuaikan harga sesuai aturan. Namun sebagian besar masih dalam proses pemeriksaan karena diduga menjalankan pola harga yang tidak sesuai ketentuan.

Selisih Harga TBS Capai Ratusan Rupiah

Kementan mencatat selisih harga TBS mencapai Rp50 sampai Rp300 per kilogram di bawah harga acuan. Di beberapa wilayah, terutama Sulawesi Barat, harga bahkan turun hingga Rp1.200 per kilogram.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan pemerintah akan bertindak tegas.

“Harga TBS tidak boleh jatuh tanpa alasan jelas. Pasar global justru sedang kuat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pemerintah siap mencabut izin PKS yang melanggar aturan pembelian TBS petani.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Dipangkas di Lapangan, 139 PKS Disorot Pengamat

Petani Jambi Hadapi Tekanan Pasar

Di Jambi, petani sawit swadaya menghadapi tekanan paling berat. Mereka sangat bergantung pada PKS tertentu karena minim pilihan pembeli lain.

Kondisi ini membuat petani sering menerima harga rendah. Mereka memilih tetap menjual TBS agar buah tidak rusak di kebun.

Situasi ini menunjukkan lemahnya posisi tawar petani dalam rantai pasok sawit di daerah.

Pemerintah Perketat Pengawasan PKS

Pemerintah memperketat pengawasan terhadap seluruh PKS di wilayah sentra sawit. Tim pengawas mengecek harga pembelian dan pola distribusi di lapangan secara langsung.

Jika menemukan pelanggaran, pemerintah langsung memberikan sanksi bertahap, termasuk pencabutan izin usaha. Pemerintah daerah juga ikut memantau agar harga tetap sesuai acuan.

Selain itu, pemerintah menelusuri kemungkinan adanya hubungan afiliasi antarperusahaan yang memengaruhi harga di pasar.

Baca Juga :  Permintaan Emas Meningkat, OJK Dorong Penguatan Industri Emas Nasional

Tata Niaga Sawit Dinilai Belum Seimbang

Struktur tata niaga sawit nasional masih belum seimbang. Petani swadaya menyumbang lebih dari 40 persen produksi, tetapi mereka masih bergantung pada pabrik besar.

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mencatat perbaikan harga mulai terlihat setelah pemerintah memperketat pengawasan.

“Harga naik sekitar Rp50 per kilogram setelah dua kali rapat,” kata perwakilan Apkasindo.

Namun mereka menilai masalah utama tetap ada pada ketergantungan petani terhadap sedikit pembeli di daerah.

Dampak Langsung ke Ekonomi Daerah

Perubahan harga TBS langsung memengaruhi ekonomi daerah. Saat harga turun, pendapatan petani ikut berkurang dan aktivitas ekonomi di desa melambat.

Pemerintah berharap pengawasan ketat bisa menciptakan harga yang lebih adil. Dengan begitu, petani bisa mendapatkan nilai jual yang sesuai dan tidak lagi berada dalam posisi lemah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Dekati Rp17.900, Begini Cara ESDM Menjaga Harga BBM Subsidi Tetap Stabil
Cara Dapat Uang dari TikTok Ramai Dicari, Ini yang Paling Banyak Dipelajari
Harga TBS Sawit Dipangkas di Lapangan, 139 PKS Disorot Pengamat
Harga TBS Sawit Jambi Turun Lagi, Petani Mulai Tertekan
Harga Pangan Masih Tinggi, Cabai Jadi Sorotan Utama
Harga TBS Sawit Anjlok, Petani Minta Kepastian Ekspor
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,9 Juta
Pemprov Riau Larang PKS Turunkan Harga Sawit Sepihak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:00 WIB

Rupiah Dekati Rp17.900, Begini Cara ESDM Menjaga Harga BBM Subsidi Tetap Stabil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIB

Cara Dapat Uang dari TikTok Ramai Dicari, Ini yang Paling Banyak Dipelajari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Harga TBS Sawit Dipangkas di Lapangan, 139 PKS Disorot Pengamat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:00 WIB

Kementan Ungkap 139 PKS Diduga Tekan Harga TBS, Petani Sawit Tertekan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:00 WIB

Harga TBS Sawit Jambi Turun Lagi, Petani Mulai Tertekan

Berita Terbaru